Bion

Bion
Bab 61 Kegagalan Bion dalam Persidangan ke-3


__ADS_3

Bab 61 Kegagalan Bion dalam Persidangan ke-3


Saat Rumah Bion yang terbang tanpa tujuan di kekosongan dengan sangat cepat.


Ada sebuah kekuatan yang sangat kuat menyusul mereka dari belakang dengan momentum yang sangat merusak.


Net yang juga merasa hal ini.


Tanpa perlu perintah Bion, ia tahu bahwa itu adalah sebuah serangan.


Mulai mengendalikan Rumah Bion ke arah lain.


Net mencoba untuk melarikan diri.


Namun, serangan itu tetaplah mengulikutinya.


Saat mencoba pelarian lain.


Berubah memasuki (2 dimensi).


Serangan itu bahkan semakin dekat dengan mereka.


Tanpa daya.


Net, Kembali ke (3 dimensi).


Terbang dengan sangat cepat tanpa tahu arah dengan sebuah serangan di belakangnya.


Saat ini.


Bion melihat keluarganya Sisi, Vlay, Net, dan anak-anak yang telah berubah menjadi pucat.


Dengan wajah serius, Bion memerintahkan Net dengan tegas saat mengambil sebuah keputusan.


" Net, tetaplah melarikan diri."


Net yang melihat kakaknya sangat serius, langsung tahu apa yang akan ia lakukan.


Melihat Sisi, Vlay dan anak-anak.


Net akhirnya menelan kembali kata-katanya dan hanya menganggukkan kepalanya ke arah Bion dengan wajah khawatir.


Saat melihat Net yang menganggukkan kepalanya.


Dalam sekejap langsung Bion menghilang dari tempatnya.


Meninggalkan Sisi, Vlay, Net, dan anak-anak di ruang tamu yang telah memiliki suasana suram.


Terkaget dengan kepergian Ayah yang tiba-tiba. Sisi bertanya kepada ibunya dengan ragu-ragu.


" Bu, kemana Ayah pergi?"


" Ayahmu sedang berpergian untuk jangka waktu tertentu. Sisi tidak perlu sedih."

__ADS_1


Dengan senyum seindah rembulan. Vlay menjawab Sisi dengan sangat hangat.


Mendapati ini, Sisi sedikit merasa asam cuka. Karena Ayahnya yang baik hati, telah melupakan Sisi saat ia akan berjalan-jalan.


" Kenapa tidak mengajak Sisi?"


" Ini karena Ayah melakukan tugas dari Kakek. Ibu saja juga tidak di ajak oleh ayah."


Dengan wajah yang tanpa daya, Vlay juga tidak pus dengan keberangkatan Bion.


Saat melihat ekspresi ibunya yang tidak puas dan sangat di besar-besarkan.


Sisi juga merasa semakin tidak puas dengan ayahnya.


" Ya, Ayah jahat."


Melihat Sisi yang cemberut sangat lucu. Vlay tidak bisa tidak mencubit pipinya dan mulai tersenyum membawa anak-anak ke kamarnya.


" Hahaha, baiklah anak-anak. Ayo tidur Siang dulu."


" Ya Bu."


(◕ヮ◕)ノ (◕ヮ◕)ノ (◕ヮ◕)ノ


...


Net melihat Vlay telah mengambil anak-anak kembali ke kamarnya. Juga mulai melepaskan keterampilan dan mulai memfokuskan semua kekuatannya menuju sebuah pelarian.


...


Bion yang perlahan melayang dan tanpa menunggu waktu lama.


Ia melihat serangan yang datang menghampirinya.


Cahaya abu-abu hitam.


Menghantam.


Memukulinya dengan sangat cepat. Tanpa waktu ia untuk bereaksi.


Yang mengakibatkan Bion menghilang ke ketiadaan.


Bahkan dengan Dunia Mental yang memiliki Kebangkitan Kembali, Bion tetap tidak bisa dibangkitkan.


...


...


Waktu Tertentu.


Dunia [ Bumi Langit ]


Di sebuah Lembah Kematian, Bion perlahan membuka matanya.

__ADS_1


" Aku..."


Ia mendapati suasana yang akrab ini dan tidak bisa tidak merasa gugup sesaat.


Memfokuskan pandangannya ke arah [©] yang melayang dengan tenang di depannya.


Jantung Bion terasa berhenti.


" Aku, dilahirkan kembali?"


______________


© CREATE [?]


[ Status ] [?]


[ Buat ] [?]


[ Edit ] [?]


[ Hapus ] [?]


______________


" Halo [©] , tolong bantu aku memulihkan sedikit Kekuatan yang dalam masa sekarat ini."


[ © ]: .......


" Aku tahu kamu ada disana."


" Bantu aku atau aku akan mati lagi."


ノ*.✧◝◜✧*´`。*゚+→


Merasa tubuhnya sehat kembali. Bion mulai bangkit dan meregangkan tubuhnya.


Namun sebelum ia bisa berpikir lebih jauh. Ada suatu kekuatan kehancuran merusak yang mendekatinya dengan kecepatan yang sangat cepat.


Tanpa memberikan Bion bereaksi lagi, (3 dimensi) ke-121 tempat Bion berasal menghilang ke ketiadaan.


...


...


Dunia Putih Persidangan ke-3.


Bion yang telah dibangkitkan kembali, memandang BiSan5 di dunia putih dengan kebingungan diwajahnya.


BiSan5 memandang Bion, yang telah dibangkitkan lagi.


Sangat Menyesal dan kemudian berkata.


" Maaf Bion, kamu telah gagal persidangan ini."

__ADS_1


(Selesai)


__ADS_2