Bion

Bion
Bab 53 Berakhirnya Perang (3 Dimensi)


__ADS_3

Bab 53 Berakhirnya Perang (3 Dimensi)


(" Bion, tidakkah kamu ingin melakukan persidangan selanjutnya?")


Saat memasuki ruang tamu, tiba-tiba ada sebuah pertanyaan yang memasuki telinga Bion.


" Ya, Bisakah kamu memberiku sedikit jalan?"


Tanya balik Bion dengan sedikit harapan saat melihat orang di dalam ruangan yang telah bertanya kepadanya.


("Bisa, namun kamu harus membuat Handphone-ku memiliki Baterai Abadi.")


" Hanya ini?"


Mendengar permintaan yang sepertinya asal-asalan ini, Bion merasa sedikit bingung.


("Ya, hanya ini.")


"Itu mudah."


Mendengarkan jawaban pasti ini dari dia, Bion dengan cepat menjawabnya. Karena takut orang di depannya akan bertobat.


Dan dengan kekuatan Dunia Mental Bion. Bion menciptakan tanda petir yang perlahan memasuki Handphone yang telah dikeluarkan Penulis Novel.


_______ノ*.✧*´`。*゚+✧◜✧→


Sekarang Handphone di depan Bion telah sedikit berubah dari sebelumnya.


Karena ada tambahan petir emas di belakang baterai handphone.


Menandakan daya handphone yang selalu terisi.


" Baiklah kamu coba."


("Ok.")


...


2020 detik beralalu.


...


("Ok, Aman.")


(" Ini tiket mu ke Persidangan selanjutnya.")


" Baiklah, Terima...."


Bion yang telah menerima tiket ke Persidangan ke-3. Mendapati sebelum ia menyelesaikan ucapan terimakasih, orang di depannya telah menghilang.


(눈‸눈)


Wajah Bion merasa hitam.


"Ingat, Bion. Ia bisa mengambil kembali tiket mu bila ia marah."


( ͡◉ ͜ ʖ ͡◉)/┌(~.~)┐


J.Bli tiba-tiba memegang bahu Bion, menepuk-nepuk nya dengan perlahan.


Net Sendiri juga tidak berdaya, dengan dia yang telah muncul dan menghilang sesuka hati di tubuhnya.


(Rumah Bion \= Tubuh Net)


" Ya kakak bersabarlah."


" Yah, ayo duduk di ruang tamu dan kita menonton TV. Melihat cerita Perang di (3 dimensi)"


(^﹏^)/♪


Mendengarkan Net juga telah menyuruhnya tenang. Bion sendiri tanpa bisa melampiaskan kekesalannya juga mulai mengalihkan perhatiannya ke arah lain.


...


Di Layar TV.


Perang di (3 dimensi) pun tidak memiliki ketegangan. Hanya tersisa 100 (3 dimensi) kekuatan besar dan dimensi-dimensi sangat kecil yang sangatlah jauh dari pusat (4 dimensi).


Diantaranya (3 dimensi) ke-1 yang telah menghancurkan dimensi kelahiran Bion.


Saat ini di pusat (4 Dimensi) 100 cahaya yang memancar memasuki setiap dimensi dan membawa orang-orang yang telah berpatisipasi di dalam pertempuran ini dan membawanya ke (4 dimensi).

__ADS_1


Dan dengan berlalunya cahaya ini, 100 (3 dimensi) hanya menyisakan orang biasa tanpa kekuatan yang tidak tahu apapun tentang apa itu perang (3 dimensi).


...


Melihat apa yang telah terjadi di layar TV ruang tamu.


Bion memikirkan sesuatu dan dengan hati-hati selama beberapa saat.


(⇀‸↼‶)?


" Net jangan masukkan 100 dimensi ini kedalam bagian dari Server Sistem mu.


Hanya mengawasi mereka saja."


" Aku merasa ada yang sangat aneh dengan makhluk biasa ini, yang telah di tinggalkan oleh (4 dimensi)"


( ‘ ~ ` )?


Net kebingungan menerima instruksi aneh kakaknya Bion.


" Ya kakak.."


Namun ia tetap mematuhi kakaknya meski ia sangat meragukannya.


Namun keraguan Net dengan cepat terjawab oleh J.Bli yang berkata dengan baik untuk Bion yang sudah terlihat bermartabat ini.


" Kamu merasa benar Bion. Makhluk Biasa ini telah terjangkit sebuah kekuatan aneh dari puncak kekuasaan di (4 dimensi). Dan Kekuatan aneh ini hanya bisa di hancurkan dengan menghancurkan intinya saja."


" Bila ada sesuatu yang menyentuh atau mengganggu orang-orang biasa ini."


" Kekuatan aneh ini akan beralih dan menyebar ke makhluk lainnya itu."


" Kekuatan apa ini Kakek."


(☉。☉)!


Bion terkaget sesaat.


Mendengar sesuatu yang bahkan dengan kekuatannya saat ini (puncak (4 dimensi)) hanya bisa samar-samar merasakan.


¯( ᴼل͜ᴼ )/¯


J.Bli melihat Bion sesaat dan kemudian hanya mengangkat bahu santai menjawabnya .


" Hah? Sungguh ada semacam kekuatan yang seperti ini?"


" Yah, dunia luas. Maaf aku tanpa sengaja terpeleset berbicara."


(⸝⸝⸝´꒳`⸝⸝⸝)?


Mendapati hal yang sungguh tercela ini, Bion meragukan kehidupan. Dan tiba-tiba ia teringat bahwa ia masih Kekuatan sekecil semut yang tidak tahu luasnya dunia.


Mendapati Bion yang telah malu, J.Bli tidak dalam suasana membuat lelucon Bion.


( ͡° ͜ʖ ͡°)


" Hahaha, tidak apa-apa Bion.


Kamu sekarang masih terjebak di (3 dimensi) wajar jika kamu tidak tahu apa-apa tentang (4 dimensi)."


" Tidakkah kakek mau memberitahuku?"


Mendengar masih banyak rahasia di (4 dimensi). Bion sedikit memberanikan diri bertanya kepada kakeknya yang sepertinya dalam suasana hati yang baik kepadanya.


Mendengar anak Bion yang penasaran ini. J.Bli yang dalam suasana hati baik tidak akan terjebak dengan perangkap yang rapuh ini.


" Hah? Nanti saja aku akan memberitahumu bila kamu sudah menyelesaikan seluruh persidangan."


" Namun aku penasaran kakek."


(人 •͈ᴗ•͈)


Mendengarkan jawaban kakeknya ini. Bion sedikit bermain harta Karun untuk kakeknya yang sudah tua.


J.Bli memalingkan muka menjauh dari anak badut Bion yang sudah bersikap manja kepadanya dengan harapan mendapatkan sesuatu.


" Yah, kalau begitu cepatlah selesaikan persidangan ini."


¯( ᴼل͜ᴼ )/¯


" Ok, ok."

__ADS_1


(╯︵╰,)


Mendapatkan bahu yang terangkat dari Lampu Minyak tua ini, Bion menyerah.


Mengalihkan perhatiannya ke arah Net yang telah diam dengan tanda tanya besar di kepalanya karena tidak mengerti dan mengetahui apa yang mereka bicarakan. Sebab ada sebuah kekuatan yang menghalangi segala sesuatu tentang persidangan tanpa sengaja saat mereka berbicara.


Bion tersenyum menepuk-nepuk Net yang telah memiliki mulut lebar ini.


(・–・) (・◡・)/


" Baiklah Net, peperangan telah selesai.


Meski Kita hanya menjadi penonton yang tidak berkualitas."


" Namun kita juga tidak bisa menyia-nyiakan apa yang mereka telah tinggalkan."


" Baik kakak, Beri Aku perintah."


ᕙ( ~ . ~ )ᕗ


Merasa tepukan lembut kakaknya. Net dengan cepat juga berubah ke mode Karyawan Teladan.


Melihat sikap Net yang telah 180° berubah menjadi Karyawan Berkualitas dari Paman setengah baya Botak.


Bion dengan Wajah 100% serius mulai menjelaskan rencananya.


(^ ‿ ^)


" Pertama: Mulai memasukkan semua (3 dimensi) yang telah ditinggalkan, menjadi (2 dimensi) lukisan di atas toko."


" Namun Ingat...! Jangan pernah menyentuh 100 (3 dimensi) yang telah menang dalam perang ini."


" Ke dua: Mulai menyelamatkan dan memasukkan semua (2 dimensi) yang telah lolos dari perang ini ke dalam lukisan di atas toko. Namun bedakan mana lukisan untuk (3 dimensi) dan (2 dimensi)."


" Ke tiga: Persiapkan semua keadaan di (3 Dimensi) yang dapat menentukan kapan toko rumah kita Bisa terbuka."


" Untuk (2 dimensi) kakak?"


Net memotong daftar rencana Bion tiba-tiba.


Saat mendengarkan persiapan pembukaan toko ini hanya di gunakan di (3 dimensi).


Mendengar pertanyaan tiba-tiba Net, Bion hanya tersenyum dan mulai menjelaskan dengan sabar.


( ͡° ͜ ͡°)


" Untuk (2 dimensi). Tunggu Server ke-2 mu menyelesaikan pembangunan sempurna, barulah kita memikirkan di (2 dimensi)."


" Tidakkah ini akan terlambat kakak?


Karena (2 dimensi) akan bertambah dengan sangat cepat seiring berjalannya waktu."


" Tidak apa-apa."


" Kerena (2 dimensi) adalah lubang tanpa dasar. Maka lebih baik kita membuat server mu sempurna dulu agar tidak mempengaruhi pelanggan toko di (2 dimensi) nanti."


" Ya, baiklah kakak."


" Dan ingat...! Semua tindakan Penyebaran Rune Pemilik, Aplikasi Obrolan, Satelit, Pesawat penyelamat, dan Virus bisa dimulai kembali. Namun kamu harus lebih merahasiakannya Net."


" Ya kakak, bukankah kakak masih takut bahwa (4 dimensi) akan mengawasi ke arah Medan perang ini lagi nanti."


" Ya Net kamu benar, Buatlah semua keadaanmu terlihat sangat-sangat alami saat memulai aksimu."


...


...


...


J.Bli di samping melihat Bion mulai berdiskusi dengan Net dengan serius dan ia bahkan terlihat sangat berhati-hati.


Membuat J.Bli sungguh merasa tidak berdaya dengan seberapa takut Bion akan masalah yang ditimbulkan oleh perilakunya.


Namun J.Bli sendiri juga tidak menghentikan moto keamanan pertama Bion ini.


Karena kebanyakan, kecerobohan di dunia yang luas dan tidak di ketahui ini akan mengarah ke kematian.


Jadi sekarang, J.Bli di samping hanya mendengarkan Bion dan Net yang sedang berdiskusi dengan serius.


Serta, sesekali ia akan memberi saran sebagai orang tua yang telah banyak memakan asam, gula dan garam .

__ADS_1


( Selesai)


__ADS_2