
Bab 57 Kembang Api di pembukaan Toko
[ Pagi di rumah Bion.]
Tok! Tok! Tok!
Ada ketukan pintu kamar Bion.
Bion terbangun dan membuka mata.
" Ya, aku datang."
Bion menjawab Vlay dengan lebut dan penuh kasih sayang.
"Cepat, sarapan 30 menit lagi."
Vlay yang merinding dengan perkataan lembut ,Bion. Saat ini, Ia hanya bisa menelan kembali kemarahannya dan menyuruh Bion cepat bergegas ke ruang makan.
" Baik, Bu."
(^_^)づ
Mendengar langkah kaki yang semakin menjauh dari balik pintu, Bion menurunkan tangannya yang tanpa sengaja memberi hormat.
" Ha, sungguh. Hidup di kamp militer ini terlalu ketat."
╮(^▽^)╭
...
Bion mulai bangun membersihkan diri, berpakaian rapi, berjalan keluar dari kamarnya.
[Di ruang makan.]
Melihat keluarganya yang telah bersiap makan dan telah duduk rapi di meja makan. BION merasa malu datang terlambat.
Melihat Sisi dan anak-anak lain tidak memperhatikan kedatangannya hanya melihat makanan di atas meja.
Bion juga dengan cepat duduk dan memberi salam kepada anak-anaknya.
(⊃ • ʖ̫ • )⊃
" Pagi anak-anak."
(つ≧▽≦)つ
( ˵ ° ~ ° ˵ )/ ( ˘ _ ˘ )/ (@°▽°@)/
" Pagi ayah."
Sisi, BimA, BinTang dan BiLBo melihat Ayahnya yang telah bangun. Hanya melambaikan tangannya secara sadar dan kembali ke memfokuskan ke makanan di depannya.
Melihat anak-anak yang tidak terlalu memperdulikannya, Bion hanya mengangkat bahu.
┐(´ー`)┌
" Bagaimana tidur kalian?"
( •_• )/ ( •_• )/ ( •_• )/ ( •_• )/
" Baik."
Melihat anak-anak yang telah tidak sabar, bahkan menjawab Ayahnya dengan asal-asalan. Vlay mencoba memecah suasana yang memalukan ini.
(✿^‿^)/
" Ayo makan, berhentilah berbicara dan makan dengan tenang."
" Ya Bu."
♬(^∇^)ノ♪└( ^ω^)(╹◡╹)ノ(๑^◡^๑)ノ
Bion melihat Mayor Jenderal Ibu, Vlay telah memberikan perintah. Juga dengan patuh mulai sarapan paginya dengan tenang.
Di ruang makan, hanya suara sendok dan piring yang berdenting bersentuhan memberikan semacam harmoni.
[2020 menit berlalu.]
Vlay mulai membersihkan sisa perang di atas meja. Berjalan ke dapur memberi susu hangat untuk anak-anak dan memberi secangkir Kopi Susu untuk yang lainnya.
Melihat suasana santai setelah makan di ruang makan.
J.Bli tiba-tiba teringat sesuatu.
° ͜ ʖ °)/
" Ya, Bion. Tidakkah kamu akan memulai Persidangan lagi?"
" Ya, nanti saja setelah membuka toko."
ʘ‿ʘ)?
__ADS_1
Net di samping yang tidak tahu apa yang ditanyakan J.Bli ke pada Bion. Namun mendapati dari jawaban Bion akan melakukan sesuatu setelah membuka toko.
Net tiba-tiba berkata.
( ´◡‿ゝ◡`)/
" Kakak, Toko KELUARGA BION Bisa di buka sekarang."
...
" Benarkah kita akan membuka toko, Paman?"
Sisi dan anak-anak yang mendengar Pamannya Net juga mulai tertarik dengan obrolan ini.
Mendengar Sisi.
Net mengalihkan pandangannya ke Sisi dan yang lainnya, memberikan pertanyaan tambahan dengan senyum terhangat.
" Ya, anak-anak. Toko ini siap untuk dibuka. Apakah kalian juga ingin melihat pembukaan toko pertama?"
" Ya Paman."
Sisi yang telah mendengarkan kepastian Kakeknya, mulai menyuruh suruh kakaknya mempercepat meminum susu.
" Ayo, kakak. Cepat-cepat meminum susu ini."
Mendengar Sisi.
(ꏿ﹏ꏿ;)(ꏿ﹏ꏿ;)(ꏿ﹏ꏿ;)
BimA, BinTang dan BiLBo gugup, mempercepat meminum Susu.
...
...
Bion sendiri yang mendengarkan pembukaan Toko dari Net, juga Ikut berbicara.
" Yah, bila kamu sudah siap. Ayo kita buka tokonya. Dan tidakkah Kakek akan menjadi penjaga toko?"
J.Bli yang di samping sedang bermain Kecap menjadi penonton.
Tiba-tiba Ia di seret ke percakapan oleh Bion, hanya memberinya pandangan sekilas.
(눈‸눈)
" Ya, aku akan mengurusi toko di lantai 1."
( ͡ ͜ ʖ ͡)/(•‿•)(•‿•)(•‿•)(•‿•)
" Penjaga toko akan aku serahkan kepada anak-anak."
(≧▽≦)/(ノ◕ヮ◕)ノ*.✧(^_^)/(@°▽°@)/
" Benarkah kakek?"
" Hidup kakek. "
" Kakek yang paling tampan."
" Panjang Umur, Kakek..."
Sisi, BimA, BinTang dan BiLBo dengan riang memeluk kakek mereka. Dan kemudian secara hampir bersamaan mereka berlari menuju toko di lantai 1.
Vlay, sendirian di dapur yang sedang membersihkan sisa makanan keluarga ini juga ikut tersenyum melihat keluarganya yang bahagia berangkat ke toko lantai 1 menyiapkan pembukaan toko.
...
Toko lantai 1.
...
" Apakah kalian siap?"
" Tunggu aku."
Vlay berteriak, berlari menuruni tangga.
Sisi yang telah dalam suasana gembira juga melihat Ibu yang telah berlari menuruni tangga dengan tergesa-gesa.
Dengan cepat bergegas ke pelukan Ibunya.
*.✧(つ≧▽≦)つ⊂(•‿•⊂ ✿)
" Ah ayo, kami bahkan lupa ibu."
" Yah, aku senang kalian anak-anak tidak akan melupakan ibu kalian. Tidak seperti beberapa orang yang hanya memikirkan kesenangannya sendiri."
(✿—‿—)
Vlay menyempitkan matanya ke arah ketiga orang yang sedang bersiul-siul memandang langit.
__ADS_1
Dalam hati.
Bion, J.Bli dan Net di sampingnya hanya tersenyum dengan pahit.
┻┻︵ヽ(`Д´)ノ︵┻┻
" Tidakkah kamu sudah di depan tangga menuju lantai 1 saat kita akan membuka toko?"
...
Mengabaikan mereka, Vlay membawa anak-anak ke depan pintu toko dan dengan lambaian tangannya, munculah beberapa petasan kembang api.
Bion sendiri melihat tindakan Vlay, juga membuat langit sedikit berawan menutup matahari.
Vlay yang telah sadar akan tindakan Bion. Hanya tersenyum kecil dan kemudian memfokuskan kembali menuju anak-anak yang penasaran.
" Ayo dengan petasan ini, kita akan secara resmi membuka toko."
" Penghargaan ini akan diberikan kepada kalian anak-anak."
" Ayo nyalakan petasan ini?"
" Benarkah Bu?"
" Ayo, ayo."
" Kakak tunggu aku."
...
...
_____________________________________
...
Salah satu Dunia di sisa-sisa perang ( 3 dimensi).
Dunia RoBo.
Dunia ini adalah sebuah dunia mesin yang 90% dihuni oleh mesin dan sisanya 10% manusia biasa.
Dalam Dunia RoBo.
Meski kebanyakan hal dilakukan oleh mesin, namun manusia itu sendiri haruslah kuat untuk bisa bertahan mengendalikan mesin-mesin ini.
Karena selama perkembangan Zaman yang tak terhitung jumlahnya hingga saat ini, mereka (robot) tetaplah berbeda dengan manusia dan tetap tidak bisa mengganti manusia asli.
Dan dalam Zaman ini, Clone manusia yang bisa berpikir sendiri adalah ilmu utama dalam perkembangan Dunia yang akan datang.
...
Di suatu tempat kumuh di Dunia RoBo.
Seorang remaja yang telah mendapatkan Aplikasi Obrolan beberapa hari yang lalu, telah mengantarkan perubahan mental yang besar dalam hidupnya.
Riwayat hidup remaja ini adalah
seorang remaja yang telah di dibuang oleh keluarganya. Karena semua serum Kekuatan untuk memperkuat tubuh telah dengan sia-sia saat memasuki tubuhnya.
Dan jika hanya masalah serum Kekuatan saja ia tidak akan di buang ke tempat Kumuh ini.
Alasan utamanya adalah ia mengidap penyakit aneh yang bahkan dengan kekuatan robot saat ini tidak bisa berbuat apa-apa.
Dan dapat di pastikan, Ia akan meninggal dalam 3 minggu ke depan.
Dalam keputusasaan ini, remaja itu tidak menyerah dan tetap bereksperimen dengan tubuhnya sendiri. Hingga kemarin ia mendapatkan Aplikasi Obrolan dalam benaknya.
Saat ini di pintu kamar tidurnya, tiba-tiba ada pintu tambahan yang di layar Aplikasi Obrolan bahkan memiliki pengumuman menyuruhnya memasuki pintu.
Memberanikan diri dengan hal yang aneh ini.
Ia melangkah memasuki pintu.
Dibalik pintu adalah sebuah taman yang hanya melihatnya saja membuat tubuh dan jiwanya merasa tenang.
Namun ketenangan ini perlahan hilang dengan suara petasan kembang api di kejauhan.
Mengamati sebentar, pemuda ini tiba-tiba teringat sebuah buku kuno di keluarganya.
Dalam halaman tertentu menceritakan bahwa, Kembang api ini hanya akan di lakukan oleh orang-orang dari zaman kuno.
Meski takut dengan situasi saat ini.
Pemuda itu tetap perlahan mendekat ke arah kembang api.
..
..
(Selesai)
__ADS_1