
Bab 67 Pengepungan Monster.
Saat ini Bion yang sedang leluasa bersantai di Inti Dunia Mental. Mendapati banyak makhluk-makhluk berbagai ukuran dan berbagai jenis menuju Bion dengan momentum perang mengepungnya dari bebagai arah dan posisi.
Bion sendiri saat ini juga menghentikan makanan yang mengambil minuman. Ia mendapati bahwa ia akan menjalani perang yang sangat panjang, dengan makhluk-makhluk air dalam yang telah mengepung ya dengan jumlah yang tak berujung.
Dalam sekejap.
Bion keluar dari Inti Dunia Mental dan berubah menjadi mode perang.
Dengan tiga pedang yang melayang di sekelilingnya. Dan sebuah perisai besar yang telah siap menerima serangan dari belakang.
Tanpa menunggu mereka menyerang, Bion telah memukul mereka terlebih dahulu.
Mencari target terdekat adalah seekor cumi besar beberapa kilometer dengan banyak tentakel hitam yang memancarkan bau menyengat.
┻┻︵ヽ(`Д´)ノ︵┻┻
Tidak tahan.
Bion langsung menebasnya dalam sekejap dengan pedang penghancur yang telah ia praktikkan selama ini.
Menebas sekali tebasan.
Monster cumi-cumi ini langsung terbelah dua dengan mudah.
Kedua pedang Bion di sampingnya juga tidak tinggal diam saja.
Mereka seperti memiliki kehidupannya sendiri, mencari-cari target untuk mereka tebas.
Dan sesekali dalam jangkauan Dunia Mental, akan ada serangan-serangan jarum jiwa yang entah darimana datang tiba-tiba menghancurkan monster-monster ini.
Perisai Bion yang hanya bisa bertahan juga tidak tinggal diam.
__ADS_1
Ia melayang, mengitari Bion dan menghalau berbagai serangan jarak jauh aneh dan bermacam-macam dari Monster-monster laut dalam ini yang dengan cepat mulai berkumpul mendekat mengepung Bion di tengah.
Seiring berlalunya waktu, ruang lingkup serangan Bion semakin mengecil dan mengecil dengan banyak dan padatnya monster-monster laut yang telah mengepungnya.
Serangan Bion dan jumlah kemunculan monster-monster laut ini tidaklah sangat berimbang. Bion saat ini condong ke arah kekalahan dalam pengepungan monster-monster ini.
Darah hitam pekat korosi mewarnai laut di bawah Bion.
Bau busuk menyengat terasa dari berbagai mayat monster yang berhamburan melayang di permukaan laut karena kematian mereka.
Dan saat ini, Bion masih dalam peperangan yang brutal tanpa pandang bulu. Sekarang dalam pikiran Bion hanya ada satu kata.
" Tebas... Tebas... Tebas..."
Bion menebas satu lagi dan lagi tanpa memandang apakah itu monster besar atau kecil.
Saat ini, Bion merasa pertarungan yang "elegan" sangatlah tidak membatu dalam menghadapi pengepungan monster-monster ini yang terus menerus bermunculan dalam ruang lingkup Dunia Mentalnya.
Semakin banyak dan semakin padat.
Semakin aneh dan semakin kuat monster-monster yang telah muncul mengepung Bion.
Jadi, Bion hanya bisa melakukan tindakan brutal tanpa pandang bulu dalam menghadapi monster-monster ini.
Namun.
Bion sendiri saat ini, juga merasa ada semacam harapan, ketika ia merasakan jumlah Jarum Jiwanya yang semakin bertambah banyak dan semakin bertambah kuat.
Dan seiring berlalunya waktu, Jarum Jiwa Bion tidak hanya menjadi alat bantu sebagai serangan menyelinap. Namun ia juga mulai perlahan menjadi serangan utama Bion dalam pengepungan monster-monster ini.
...
[ Dasar Laut Dalam ]
__ADS_1
" Melapor ,Tuan. Jika ini terus berlanjut, pasukan kita akan habis dalam sebulan."
" Hm.... "
" Tuan? "
" Kirimkan, Ikan Paus Terbang. "
" Baik, Tuan"
...
[ Permukaan Dunia Laut ]
Bion yang telah bertarung sangat lama, perlahan-lahan mulai mati rasa dengan jumlah pengepungan monster yang tidak ada habisnya ini.
Namun karena jumlah Jarum Jiwanya yang semakin banyak dan semakin kuat. Serta Luar Dunia Mental nya yang telah berevolusi dengan kemampuan (Belajarlah). Menjadikannya dalam jangkauan Dunia Mental telah terlihat seperti sebuah Benteng Bergerak, yang menghalau monster-monster ini.
Berakibat.
Tekanan yang telah di derita Bion selama ini, sedikit demi sedikit mulai berkurang.
Ia sekarang sudah bisa sesekali beristirahat mengisi energi, memakan makanan dan tidur sebentar di Inti Dunia Mental.
Namun hari ini saat Bion akan beristirahat.
Ada banyak sosok yang seperti Ikan Paus melayang Terbang dengan lambat di atas langit yang luas bergerak ke arahnya.
" Apa itu ? "
" Ikan Paus? Melayang Terbang? "
⊙﹏⊙)?
__ADS_1
Bion saat ini mendongak dengan kebingungan, memiliki tanda tanya besar di kepalanya.
( Selesai )