
Langit luas dengan cahaya senja membuatku tersenyum
Suara burung terdengar makin lirih hingga menjadi sunyi
Begitu besar kuasaNya mampu membuat bahagia manusia dengan cara sederhana
Seperti itulah aku yang ingin tetap bahagia di depannya
Mobil merah berhenti di depan rumah. Sania keluar dari mobil dan langsung menuju teras rumah. Menghampiri kakaknya yang sedang duduk santai di temani secangkir teh hangat.
Arka langsung pulang ke rumah setelah mengantarkan Sofi. Dia tidak kembali lagi ke kantor. Biasanya Arka minta di buatkan secangkir kopi latte pada pelayanannya, tapi sore ini Arka minta di buatkan teh hangat.
Sania datang mengagetkannya. Namun kali ini Arka tidak marah. Dia sedikit tersenyum melihat tingkah adiknya itu. Sania merasa heran dengan sikap kakaknya yang tiba-tiba berubah. Biasanya Arka langsung marah jika Sania menggodanya.
Hari ini Sania ingin pergi nonton bioskop bersama temannya. Tapi ternyata teman Sania tiba-tiba membatalkannya. Sania mencoba mengajak Arka untuk menemaninya nonton di bioskop.
"Aku punya 2 tiket film bagus. Kak Arka temenin aku nonton di bioskop ya malam ini, please...?"
"Kakak tidak bisa San, kakak sedang sibuk!!"
"Ka Arka selalu sibuk sampai tidak ada waktu untukku," ucap Sania sambil lari meninggalkan Arka.
__ADS_1
Arka kaget mendengar ucapan Sania. Arka sadar bahwa waktunya selama ini di habiskan hanya untuk bekerja. Permintaan adiknya tidak bisa ia penuhi padahal hanya sekedar minta di temani nonton di bioskop.
Arka masuk ke dalam rumah dan menemui Sania. Meminta maaf pada Sania dan bersedia menemaninya nonton malam ini. Sania sangat senang mendengar kakaknya mau menemaninya.
Arka pergi ke kamarnya untuk siap-siap. Arka mandi dan setelah itu memakai baju yang sudah lama tidak ia pakai. Arka sampai lupa kapan terakhir ia keluar rumah memakai baju-baju itu. Biasanya dia keluar memakai kemeja dan setelan jas untuk bekerja. Maklum pengusaha muda terlalu sibuk dengan pekerjaannya, hampir tidak ada waktu untuk refreshing.
Di luar kamar, Sania sudah meneriaki kakaknya untuk cepat-cepat supaya tidak terlambat.
"Ka Arka, buruan keluar!! kita berangkat sekarang nanti telat, ke buru filmnya di putar."
"Ya sebentar," jawab Arka.
Tak lama kemudian Arka keluar. Sania kaget melihat kakaknya memakai kaos putih dan celana jeans panjang serta jaket kulit berwarna hitam membuatnya keliatan semakin tampan.
"Ya dong siapa dulu,Arka putra wijaya hehe..."
Sania sangat senang melihat kakaknya tertawa lepas seperti yang ia lihat sekarang. Entah apa dan siapa yang membuat sikap kakaknya berubah. Sania sangat bersyukur kakaknya kembali seperti dulu sebelum Arka terjun ke dunia bisnis.
"Ayolah kita berangkat," ucap Arka.
"Yuukk..." jawab Sania.
Mereka berdua pergi ke bioskop menggunakan mobil Sania. Bioskop yang akan mereka datangi berada di salah satu mall yang tidak begitu jauh dari rumahnya. Kali ini Sania yang membawa mobil.
__ADS_1
Setelah 15 menit kemudian, mereka sampai.
Suasana malam yang indah. Bertaburan bintang di langit menggambarkan suasana malam yang cerah.
Arka dan Sania turun dari mobil. Mereka langsung menuju bioskop karena sebentar lagi film yang akan mereka tonton di putar.
Kebetulan ini malam minggu, banyak pasangan anak muda yang mengunjungi mall. Ada yang nongkrong di kafe, ada yang makan, ada yang shopping, ada yang menuju bioskop, dan ada juga yang hanya sekedar jalan-jalan di mall.
Arka menjadi pusat perhatian para kaum wanita di mall. Mereka iri dengan Sania. Sania yang mengetahui kakaknya jadi pusat perhatian langsung merangkul Arka membuat mereka semakin ngiri.
Arka tidak peduli dengan para wanita yang mendekatinya dan minta kenalan. Arka bak artis terkenal di mall. Ada yang minta no Hp dan minta foto, tapi Arka mengabaikan mereka semua.
Sebentar lagi film yang akan mereka tonton segera di putar. Arka menunggu Sania yang sedang pergi ke counter makanan untuk membeli pop corn dan minuman. Kemudian mereka masuk ke dalam bioskop 3. Sania memberikan 2 tiket kepada petugas. Mereka duduk di kursi penonton barisan paling atas.
Film pun di putar. Mereka menonton film horror. Tiba-tiba Arka kaget dan teriak histeris melihat hantu yang ada di film tersebut nongol. Sania pun tertawa geli melihat tingkah kakaknya. Maklum baru pertama kali Arka nonton film di bioskop.
Di depan Arka duduk sepasang anak muda. Sesekali wanita itu memeluk laki-laki yang ada di sampingnya. Entah kenapa wanita itu mengingatkan Arka pada Sofi. Arka pun mengalihkan pandangannya ke layar bioskop. Sania menawarkan popcorn dan minuman pada Arka. Mereka pun melanjutkan nonton sembari makan popcorn.
Setelah film berakhir. Arka dan Sania keluar dari bioskop, turun ke lantai bawah menuju parkiran. Sania meminta kepada Arka untuk mampir sebentar ke kafe, namun Arka menolaknya. Mereka pun akhirnya pulang.
Kali ini Arka yang menyetir mobil, meninggalkan mall menuju rumah.
__ADS_1
🍁 Dukung Author terus ya reader...terima kasih. ❤❤❤