Bosku Yang Angkuh

Bosku Yang Angkuh
Ajakan Monica


__ADS_3

Beritahu bagian keuangan, kita akan mengadakan rapat." ucap Arka pada Alena.


"Sebuah perhitungan biaya proyek bisnis perusahaan ini selama tiga tahun terakhir yang kamu lakukan selama dua hari ternyata ada masalah data di dua bagian. Apakah perusahaan memperkerjakanmu untuk datang bermain? perusahaan tidak ada waktu buatmu untuk belajar dengan perlahan. Segera berikan padaku kalau sudah mengubahnya," Ucap Arka melempar berkas yang ada di tangannya ke meja Sofi.


"Aku sudah memeriksanya dua kali tidak mungkin ada yang salah. Aku akan segera memperbaikinya tuan," jawab Sofi.


"Aku mau lihat ini semua beres besok pagi."


"Besok pagi? baiklah.


"Alena ikut denganku untuk rapat bersama staff lain."


"Baik bos, Alena berjalan membuntuti Arka.


"Aku tahu tuan, aku akan segera mengubahnya," teriak Sofi.


Perasaan semuanya sudah benar. Hemm .. aku harus lembur malam ini kalau tidak habislah aku besok.


🍁🍁🍁


"Apa yang kamu lakukan?" tanya Monica.


"Oh nona Monica," Sofi kaget dan langsung berdiri melihat kedatangan Monica.


"Sudah sangat malam, tetapi kamu masih bekerja. Pulanglah sekarang untuk istirahat, mengurusi pekerjaan tidak akan pernah ada habisnya."

__ADS_1


"Tidak apa-apa, aku hampir selesai. tuan Arka membutuhkan ini secepatnya."


Monica mengambil laporan yang ada di meja Sofi dan mengeceknya.


"Kamu mengerjakan dengan dua cara ya, cukup rapi."


"Aku takut terjadi kesalahan data lagi jadi aku mengerjakan dengan menggunakan dua cara, kalau salah satu datanya cocok tidak akan ada masalah." ucap Sofi dengan yakin


"Sofi? aku benar-benar meremehkanmu. Aku punya penilaian yang sangat luar biasa terhadap kemampuan beradaptasimu. Tetapi kalau di lihat dari sekarang kemampuan profesionalmu sama sekali tidak lemah, kamu penuh percaya diri." ucap Monica


"Terima kasih atas pujiannya, ucap Sofi penuh semangat. Sofi adalah orang yang selalu bekerja keras dalam mengerjakan sesuatu.


"Kalau sudah selesai, apakah kamu mau pergi makan malam bersamaku?"


Sofi terdiam dan heran dengan Monica yang tiba-tiba mengajaknya makan malam. Tapi Sofi merasa tidak enak menolaknya.


🍁🍁🍁


Mereka pun pergi makan malam ke salah satu tempat makan di pinggir jalan. Memesan beberapa menu andalan di tempat itu.


"Ini makanan kalian sudah siap semua, silahkan di nikmati," seru seorang pelayan yang datang membawakan pesenan.


"Makanlah, ini sangat lezat," Sofi memberikan sayap ayam bakar untuk Monica. Monica menerimanya dengan senang hati.


Untuk Sekarang aku tidak memikirkan perasaanku. Sofi bukan orang yang buruk, bahkan dia orang yang tulus dan bersungguh-sungguh dalam melakukan pekerjaannya. Ah, apa yang aku pikirkan. Untuk saat ini tidak usah berfikir macam-macam dulu.

__ADS_1


"Bolehkah aku bertanya sesuatu?" ucap Sofi.


"Ya, kamu tanya saja."


"Apakah tuan Arka sebelumnya benar-benar orang yang dingin, angkuh, dan tidak bisa dengan mudah memaafkan kesalahan orang?"


Monica terdiam menatap wajah Sofi yang penuh rasa penasaran terhadap sifat Arka.


"Kenapa tiba-tiba kamu bertanya seperti itu."


"Aku hanya penasaran saja."


"Itu karena kamu jauh berbeda dengan Arka. Kamu orang yang mudah bergaul dengan orang lain dan pandai mengambil hati orang. Sedangkan Arka paling kurang dalam hal itu."


"Kalau begitu Apakah tuan Arka pernah punya pengalaman buruk di masa lalunya atau pernah di sakiti orang lain sebelumnya? Kenapa begitu sensitif dengan orang yang berbuat salah."


"Aku kasih tahu satu hal padamu, besok-besok lebih banyak mengerjakan tugas di perusahaan dan kurangi bergosip. Apa kamu mengerti?"


"Aku mengerti, ucap Sofi merasa tidak enak.


Aduh Sofi, kenapa kamu menanyakan hal seperti itu pada nona Monica. Kalau dia berfikiran macam-macam bagaimana?


Mereka pun melanjutkan menyantap makan malam yang ada di atas meja. Monica begitu lahap menyantap makanan yang ada, maklum baru pertama kali datang ke tempat makan pinggir jalan. Kali ini Sofi yang memilih tempat. Makanan yang tidak pernah di santapnya tapi terasa nikmat di lidahnya. Sampai Sofi tertegun melihat Monica menghabiskan semua makanannya.


Setelah kenyang, Monica bangun dari tempat duduknya. Sofi pun langsung ikut bangun. Monica berterima kasih pada Sofi karena sudah menemaninya makan malam. Monica berjalan ke tempat kasir membayar makanan dan keluar, diikuti dengan Sofi yang berjalan di belakangnya. Mereka berpisah di jalan karena berbeda arah, Sofi pulang menggunakan taxi online dan Monica pulang sendiri mengendarai mobilnya.

__ADS_1


🍒🍒🍒


Dukung Author terus ya readers ❤️❤️❤️


__ADS_2