
Mendapatkan pekerjaan memang hal yang sangat ditunggu-tunggu oleh Sofi. Tapi entah kenapa Sofi tidak terlalu bersemangat. Padahal ini hari pertama masuk kerja.
Alarm Hp berbunyi, Sofi pun bangun lebih cepat dari biasanya. Walaupun bekerja tapi Sofi tetap ingat dengan tugasnya di rumah. Apa lagi kalau bukan membereskan rumah dan membuatkan sarapan untuk keluarganya.
Waktu sholat subuh pun tiba. Sofi membangunkan adik-adiknya untuk sholat subuh. Setelah sholat, Sofi menyiapkan keperluan untuk hari pertamanya masuk kerja. Sedangkan adiknya Dika dan Vina lebih memilih tidur lagi. Terkecuali Ara yang hari ini membantu Sofi membereskan rumah.
Ara senang kakanya sudah mendapatkan pekerjaan. Ara pun menyemangati kakanya.
"Nanti semangat ya kak kerjanya," seru Ara menyemangati.
"Ya Ra, terima kasih," ucap Sofi yang tidak terlalu bersemangat.
Tak terasa sudah jam 6 pagi. Sofi pun segera memesan ojek online untuk mengantarkannya ke tempat kerjanya. Sofi tidak mau di hari pertamanya kerja telat. Karena dia tahu resikonya kalau sampai telat.
Sambil menunggu ojek online pesanannya datang. Sofi menyempatkan untuk menyiapkan sarapan pagi di meja makan yang sudah dimasaknya sebelum sholat subuh.
Tidak lama kemudian ojek online pesanannya datang. Sofi menghampiri Ara untuk pamit dan menyuruh Ara membangunkan yang lain.
Ayah Sofi kerja shift malam dan pulang pagi. Sedangkan ibu tirinya tidur lagi setelah sholat subuh dan tidak ada yang berani membangunkannya.
"Ara, kakak berangkat dulu ya? kamu nanti jangan lupa sarapan."
"Ya kak, kakak juga ya?" jangan lupa sarapan juga. Bekal yang tadi Ara siapkan jangan lupa di makan."
"Siiap bos!"
"Assalamualaikum...."
"Wa'alaikum salam. Hati-hati kak," jawab Ara.
Sofi bergegas menghampiri ojek online tadi yang sudah cukup lama menunggu.
"Assalamualaikum Sof," terdengar suara Fahmi.
__ADS_1
"Wa'alaikum salam mi," jawab Sofi.
"Hari ini hari pertama kamu kerja Sof. Semangat ya," seru Fahmi menyemangati Sofi.
"Ya mi,terima kasih. Aku berangkat dulu ya takut telat. Kamu juga mau berangkat kerja mi," tanya Sofi.
"Ya Sof," ucap Fahmi.
Mereka pun berangkat kerja ke tempat kerja masing-masing.
Tak lama kemudian Ayah Sofi pulang. Menghampiri Ara, Dika dan Vina yang sedang sarapan di meja makan.
"Kak Sofi mana Ra," tanya Ayahnya.
"Kak Sofi sudah berangkat kerja pagi-pagi yah," jawab Ara.
"Kak Sofi sudah dapat pekerjaan Ra. Ayah sampai tidak tahu."
"Kemaren Kak Sofi belum sempat ngasih tahu ayah, karena ayah kan lembur berangkat lebih awal."
"Ya yah," jawab Ara.
"Ayah tidak sarapan dulu," tanya Vina.
"Nanti bareng sama ibumu Vin," jawab ayahnya.
"Yah, Dika pamit berangkat sekolah dulu ya?" sembari menyalami tangan ayahnya
"Fahri tadi sms sudah nungguin di depan," ucap Dika.
Disusul Ara dan Vina juga pamit menyalami tangan ayahnya.
"Assalamualaikum," mereka pun kompak mengucapkan salam.
__ADS_1
"Wa'alaikum salam," jawab ayah mereka.
Sofi sampai di tempat kerjanya di perusahaan Wijaya grup. Karena masih ada waktu sebelum kerja. Sofi menyempatkan untuk sarapan bekal yang tadi Ara siapkan untuknya.
Sofi masuk ke dalam kantin perusahaan yang ternyata ada beberapa karyawan yang sedang sarapan juga di situ. Ada yang membawa bekal sendiri dari rumah ada juga yang membeli makanan dikantin.
"Permisi..., Boleh ikut duduk di sini," ucap Sofi pada salah satu karyawan perempuan yg sedang duduk dan menikmati sarapan di kantin.
"Ya tentu saja boleh, silahkan.Kamu baru ya di sini? aku baru lihat kamu," tanya karyawan tadi.
"Iya, aku karyawan baru di sini. Perkenalkan namaku Sofi, salam kenal."
"Namaku Alena, salam kenal juga."
"Kamu di bagian apa?" tanya Alena.
"Aku Asisten manager bagian pemasaran," jawab Sofi.
"Wah kita satu divisi dong," ucapnya.
"Di bagian kami memang sedang membutuhkan orang. Soalnya seminggu yang lalu ada salah satu staff kami yang mengundurkan diri."
"Kenapa mengundurkan diri?" tanya Sofi.
"Dia bilang tidak cocok dengan peraturan kerja di sini. Kamu tahukan peraturan kerja di sini sangat ketat. Dia melakukan kesalahan, dan tuan Arka tidak suka. Dia sangat malu di marahin tuan Arka di depan staff yang lain. Jadi dia mengundurkan diri," lanjut Alena menjelaskan.
"Terus tuan Arka tidak menahannya."
"Tidak, kami juga tidak tahu kesalahan apa yang dia lakukan sampai tuan Arka marah sekali pada saat itu," jawab Alena.
Kesalahan apa yang membuat bosnya marah sekali. Ahh, bukannya dulu hanya gara-gara bajunya kecipratan teh saja dia sudah marahinku depan orang lain, dasar angkuh, nyebelin, gumam Sofi.
Mereka pun selesai sarapan dan bergegas masuk ke ruang kerja.
__ADS_1
🍁 Setiap orang pasti akan mempunyai teman baru di lingkungan yang berbeda. Memiliki banyak teman merupakan anugerah terindah dari Allah. Maka kita harus jaga sebaik mungkin hubungan kita dengan teman.