Bosku Yang Angkuh

Bosku Yang Angkuh
Pemilik taman


__ADS_3

Suasana taman yang ramai di hari libur. Banyak dari mereka yang datang ke taman menikmati hiburan yang ada, khusus di hari libur taman ini mendatangkan grup musik untuk menghibur para pengunjung sembari menikmati makanan yang ada. Atau hanya sekedar duduk santai di taman. Taman yang biasa di kunjungi Sofi ini memang tidak pernah sepi pengunjung.


Sesampainya mereka di taman, Sofi langsung duduk di bagian depan menyaksikan grup musik yang sedang membawakan sebuah lagu jadul tapi tetap enak di nikmati dengan mengubah aransemen lagu.


Kemarin kan aku habis dari sini, menikmati kelapa muda bersama bos dan Rama. Ehh kenapa jadi teringat mereka.


"Sof, aku belikan minuman dulu ya," ucap Anita.


"Jangan lupa mendoannya ya Nit," seru Sofi. Ia sesekali ikut menyanyi di bagian lirik yang ia ingat. Tiba-tiba ia melihat sesosok lelaki yang sepertinya ia kenal.


Bukannya itu Rama, sedang apa dia di sini.


Rama berdiri tepat di samping panggung. Ia melihat kesekeliling memperhatikan para pengunjung dan mengawasi taman.


Masa iya Rama jadi pengawas di sini. Ahh apa gajinya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhannya sehingga ia harus mencari pekerjaan sampingan, gumam Sofi.


Anita kembali dengan membawa minuman dan mendoan pesanan Sofi.


"Kenapa kamu Sof, sepertinya kamu sedang memikirkan sesuatu. Sudahlah tidak usah memikirkan pekerjaan. Ini makan mendoanmu keburu dingin."


"Ahh iya terima kasih Nit," ucap Sofi.


Tak berapa lama kemudian, sang vokalis menyebutkan nama yang membuat Sofi dan semua orang terkejut. Tidak banyak yang tahu kalau taman yang selama ini mereka kunjungi adalah milik Arka putra wijaya.


Arka keluar dari balik tirai panggung dan memberi salam kepada semua pengunjung. Pandangannya menyusuri semua pengunjung yang duduk di depan panggung. Namun perhatiannya berhenti kepada sesosok perempuan yang di lihatnya. Arka melihat Sofi duduk di barisan depan. Sofi yang tahu bosnya memperhatikannya langsung menunduk. Arka hanya menyapa para pengunjung dan berterima kasih karena sudah mengunjungi taman ini, taman yang ia beri nama Taman Cinta. Rencananya akan di resmikan setelah pembangunan taman selesai. Karena ada beberapa bagian taman yang akan di perbaiki dan di rombak lagi.

__ADS_1


Setelah selesai memberi sedikit sapaan dan penjelasan kepada pengunjung, Arka langsung pergi meninggalkan panggung diikuti Rama dari belakang.


Ternyata ini taman miliknya. Kenapa aku baru tahu, sepertinya banyak yang tidak tahu. Taman cinta, mungkin nama itu di berikannya untuk mengenang sesuatu. Ahh apa yang sedang aku pikirkan. Rumit sekali hidupnya. Dan benar saja dimana ada Rama, pasti ada bosnya.


"Nona Sofi."


Sofi mendengar suara yang tidak asing memanggilnya.


"Sof, itu di belakangmu."


Sofi menengok ke belakang dan benar saja itu suara Rama.


"Ehh, ada apa ya? bukannya ini hari libur. Kenapa mencariku."


"Maaf nona, silahkan nona ikut denganku. Tuan Arka sudah menunggu nona."


"Ahh, baiklah. Sebentar ya Nit."


Rama membawa Sofi ke dekat danau yang ada di taman. Arka sudah menunggunya di situ.


"Tuan, ada apa mencariku. Bukannya di hari libur aku di bebaskan tugas."


"Hei siapa juga yang akan memberimu tugas."


"Terus kenapa aku di panggil kemari?"

__ADS_1


"Coba kamu lihat di sebelah sana, menurutmu bagus tidak kalau di bikin beberapa saung untuk pengunjung yang datang ke taman supaya mereka bisa duduk dengan santai di saung sambil menikmati danau."


"Apa pendapatku penting tuan, kenapa tuan menanyakan padaku."


"Itu karena...? Ahh kamu kan salah satu pengunjung taman ini wajar kan aku menanyakan padamu. Apa susahnya si tinggal di jawab "


"Ohh, menurutku ide yang bagus. Jadi para pengunjung bisa lebih nyaman dan mungkin mereka bisa lebih lama berada di sini menikmati indahnya danau. Lebih bagus lagi kalau di sini di sediakan perahu atau sepeda air."


"Wahh otakmu cerdas juga. Bisa di coba idemu itu."


"Aku baru tahu kalau taman ini milikmu bos."


"Belum lama ini menjadi milikku. Sudahlah ceritanya panjang. Karena kamu sudah memberikan ide bagus, aku traktir kamu makan malam ya malam ini."


Apa! makan malam bersama bos. Duhh mau ga ya, kalau menolaknya pasti dia marah.


"Hei lama sekali kamu berfikir. Emang berani menolak ajakanku.'


"Ya tentu tidak berani."


"Ya sudah nanti malam aku akan menjemputmu," ucap Arka


"Tapi ada syaratnya, kali ini aku yang mencari tempat, bagaimana?"


"Ya baiklah, setuju."

__ADS_1


Sofi tersenyum dan pergi meninggalkan bosnya. Arka yang melihat tingkah Sofi tak sadar tersenyum lebar dan memperhatikan Sofi sampai tidak terlihat lagi dari pandangannya.


Bersambung ❤️❤ ❤


__ADS_2