BUNGA DIATAS HATI YANG LUKA

BUNGA DIATAS HATI YANG LUKA
BASKORO


__ADS_3

Hari ini Siska datang kekantor lebih pagi dari biasanya.


Sudah hampir dua minggu ini dia disibukkan dengan berbagai permasalahan yang ditimbulkan oleh proyek barunya yang berada di luar pulau.


" Apa semua sudah siap...", ucap Siska datar.


" Sudah bu...semua sudah menunggu di ruang rapat sekarang " , ucap Andrew sambil sedikit berlari untuk mengejar langkah kaki bos nya yang berjalan cukup cepat itu.


Dengan langkah pasti Siska mulai menuju ujung gedung dimana ruang rapat berada.


Suasana rapat yang beberapa hari terakhir terlihat sangat mencekam namun tidak untuk pagi ini.


Semua staf yang hadir terlihat berwajah ceria dan segar.


" Apa ada kabar baik...", tanya Siska saat memasuki ruangan dengan wajah heran melihat raut muka karyawannnya yang terlihat begitu ceria.


" Benar bu. Akhirnya, semua permasalahan yang ada di S*******a dan B********n sudah teratasi ", ucap Anton kepala divisi Teknik tersenyum.


" Begitu juga dengan masalah yang ada di B**I dan P*******u " , ucapnya lagi.


" Bagus ..", ucap Siska puas dengan kianerja bawahannya.


" Lalu, untuk keuangannya bagaimana ", ucap Siska memandang Gunawan dengan tajam.


" Semua sudah beres... Semua kontraktor sudah menandatangani semua kontrak kerja yang baru sesuai permintaan Ibu " , ucap Gunawan, kepala bagian keuangan.


" Apa mereka tidak ada perlawanan ?" , tanya Siska heran.


" Meski awalnya agak sulit, namun akhirnya mereka menyetujui semua persyaratan yang kita ajukan kepada mereka jika memang masih ingin meneruskan kerja sama dengan kita " , ucap Gunawan menjelaskan.


" Aneh....padahal jelas - jelas waku itu mereka tidak setuju dengan clue yang aku ajukan ", batin Siska heran.


" Tapi....ya sudahlah kalau semua bisa teratasi " , batinnya lega.


" Kita hari ini juga mendapatkan kabar baik dari investor bu ", ucap Gunawan tersenyum lebar.


" Apa itu...", tanya Siska penasaran.


" Perihal pencairan dana yang kita ajukan tempo hari, semuanya sudah mereka setujui. Meski progress baru mencapai dua puluh lima persen para investor mau mencairkankan dana kepada kita sebesar enam puluh persen dari dana yang kita ajukan. Dan dana tersebut bisa dicairkan hari ini ", ucap Gunawan tersenyum bangga.

__ADS_1


" Dan itu berlaku untuk kelima proyek baru kita " , ucapnya lagi sambil tersenyum riang.


Gunawan sekarang tidak perlu pusing lagi menunggu dana dari bagian pemasaran.


Dengan dana yang turun sebesar enam puluh persen di tiap proyeknya maka bisa dipastikan proyek tersebut akan cepat selesai dari jangka waktu yang telah ditetapkan.


Semua orang yang berada dalam ruang rapat tersebut tersenyum lebar setelah mendengar penuturan dari Gunawan.


" Mari jadikan kabar gembira ini sebagai pemacu semangat kita untuk semakin baik lagi dalam bekerja. Terus tingkatkan kualitas dan jangan sampai lengah " , ucap Siska bersemangat.


Semua orang memberikan tepuk tangan yang cukup meriah atas kerjasama tim yang solid sehingga permasalahan ini bisa segera teratasi.


Akhirnya, awan mendung yang menyelimuti perusahaan selama dua minggu terakhir lenyap diganti dengan sinar mentari yang begitu terang dan hangat.


Siska melangkah keluar ruang meeting dengan langkah ringan, seakan satu beban dipundaknys berhasil dia lepaskan.


" Apa kamu tidak heran dengan semua ini ", ucap Adrian yang menemani Siska berjalan menuju ruangannya.


" Yang jelas aku sangat berterimakasih kepada orang yang telah membantu kita , siapapun itu ", ucap Siska sambil mulai duduk dikursi kerjanya dan segera meneliti berkas yang menumpuk dihadapannya.


" Tapi kita juga tidak bisa lengah, kapan saja si tua b****a itu pasti akan membuat ulah lagi " , ucap Adrian geram.


" Tentu saja. Untuk itu lah kamu ada disini membantuku " , ucap Siska tersenyum manis.


" Untuk menghadapi kakek Baskoro kita harus tenang. Sekali terpancing maka akan fatal akibatnya ", ucap Siska datar.


Adrian membenarkan ucapan sepupunya itu. Jika bukan karena menghormati Nenek Riana mungkin saat ini kakek Baskoro sudah dihancurkan oleh Adrian.


Padahal selama ini keluarga Riana lah yang selalu membantunya disaat kondisi keluarganya benar - benar terpuruk.


Entah kenapa lelaki tua tersebut selalu saja menganggu Riana sekeluarga.


Apalagi saat tahu bahwa Hartono, kakek Siska mewariskan perusahaannya kepada putranya, Frans, Baskoro terlihat sangat marah.


Baskoro merasa bahwa dirinya sudah sangat berjasa untuk membesarkan JR Group sehingga hanya dirinyalah yang berhak untuk menduduki posisi pimpinan disana, bukan Fransisco, keponakannya.


Sebenarnya sejak awal Fransisco tidak berkeinginan untuk mengambil alih JR Group karena dia sudah memiliki perusahaan sendiri, yaitu JRF Consultant yang saat ini dipegang oleh Siska, putrinya.


Tapi karena keinginan terakhir mendiang ayahnya berpesan seperti itu maka dengan berat hati keinnginan terakhir ayahandanya dipenuhi.

__ADS_1


Sejak Frans sibuk mengurusi JR Group, JRF Consultant diberikan kepada Siska sebagai satu - satunya anak yang dimilikinya.


Meski pada awal kepemimpinannnya Frans mendapat banyak cibiran bahkan tidak sedikit dari mereka yang meragukan kepemimpinannya di perusahaan.


Namun mulut semua orang tersebut mampu dibungkamnya hanya dalam waktu yang cukup singkat.


Hanya dalam waktu dua tahun kepemimpinannya, perusahaan mampu meraup keuantungan yang fantastis.


Bahkan harga saham perusahaanpun meroket tinggi selama dirinya menjabat.


Keberhasilan Frans tersebut tentunya membuat Baskoro semakin geram.


Banyak cara dilakukan untuk menghancurkan perusahaan yang ikut membesarkan namanya tersebut.


Namun usahanya belum menuai hasil seperti yang diharapkan hingga dia mulai menyerang JRF Consultant yang dipimpin Siska.


Siska yang terus diserang akhirnya sedikit kewalahan hingga akhirnya Adrian didatangkan untuk membantu sepupunya tersebut.


Sebenarnya mereka cukup lega saat setahun terakhir Baskoro sudah tidak pernah berbuat ulah lagi.


Meski begitu, Siska maupun Fransisco tetap waspada dan terus memantau pergerakan orang - orang dibawahnya.


Hingga mereka mulai mencium pergerakan Baskoro yang mengacau proyek JRF Consultant yang berada diluar pulau.


Disaat yang sama, secara perlahan Baskoro dan antek - anteknya mulai menyerang JR Group.


Melihat kondisi tersebut, Bagus yang sangat ingin dekat kembali dengan Fransisco secara sukarela membantu tanpa diminta saat JR Group mengalami kesulitan.


Untuk lebih mengakrabkan diri, Bagus secara terang - terangan mengatakan bahwa dirinya akan selalu berada di belakang Fransisco jika sahabatnya tersebut sedang kesulitan.


Tentu saja semua orang tahu apa makna dibalik perkataan Bagus tersebut.


Dan berita tentang hal itu tentu saja sampai ke telingga Baskoro dan membuat laki - laki tua tersebut naik darah.


" Tak kusangka Bagus dan Fransisco bisa berbaikan secepat itu. Ini tidak bisa dibiarkan ", ucap Baskoro geram.


" Aku harus segera bertindak cepat sebelum semua rencanaku hancur berantakan ", ucapnya marah.


Kemudian dia segera menghubungi seluruh anak buahnya untuk segera menjalankan rencana selanjutnya.

__ADS_1


Baskoro tidak akan pernah membiarkan Bagus dan Fransisco bersatu kembali.


Jika tiga belas tahun yang lalu dia bisa memisahkan mereka, maka kali ini dia percaya bahwa rencananya akan menghancurkan hubungan tersebut selama - lamanya.


__ADS_2