BUNGA DIATAS HATI YANG LUKA

BUNGA DIATAS HATI YANG LUKA
VONIS


__ADS_3

Setelah Baskoro tertangkap, maka persidangan atas kasus yang didakwakan kepadanya bisa segera dimulai.


Banyaknya bukti dan saksi yang memberatkan kliennya membuat Edo sedikit sakit kepala dalam menghadapi persidangan kali ini.


Apalagi bukti dan saksi yang dibawanya untuk menyanggah semua tuntutan yang diajukan oleh jaksa penuntut umum sama sekali tak berpengaruh pada jalannya persidangan yang berlangsung.


Tasya dan Baskoro menghadapi jadwal persidangan yang berbeda karena tuntutan yang diajukan kepada keduanya juga berbeda.


Melihat jalannya persidangan yang lebih menguntungkan pihak Keenan, Baskoro yang sudah memprediksi akan hasil akhir persidangan yang tengah berlangsung tersebut menjadikan dirinya pihak yang tanggung jawab atas semua kejahatan yang dilakukannya bersama sang putri.


Hal itu dilakukannya agar nantinya hukuman yang diterima oleh Tasya bisa lebih ringan hingga putri kesayangannya itu tak mendekam dibalik jeruji besi dalam waktu yang lama.


“ Pa…bagaimana ini ?....apa kita akan kalah begitu saja ?....”, ucap Tasya merajuk.


“ Bukti dan saksi yang dihadirkan oleh Keenan sangat kuat. Kita tak akan bisa menang melawannya…..”


“ Semua ini biarkan papa yang tanggung agar hukumanmu bisa ringan….”


“ Setelah kamu bebas, kamu bisa memulai lagi rencana untuk membalaskan dendammu kepada mereka….”


Baskoro terlihat sudah merencanakan semuanya dengan matang. Hanya ini satu – satunya cara yang bisa dia tempuh saat ini.


Biarkan nanti Tasya yang akan membalas semua perbuatan Keenan pada saat dia sudah bebas dari penjara.


“ Hutang nyawa harus dibayar dengan nyawa….”, batin Baskoro tajam.


Tasya yang mendengar ucapan sang papa merasa sedikit tenang karena ternyata papanya sudah memikirkan semuanya jauh kedepan.


Dengan misi yang diberikan kepadanya itu, Tasya bertekad tidak akan kembali berbuat ulah demi bisa bebas lebih cepat dari vonis yang akan dijatuhkan kepadanya.


Edo yang sudah mendapatkan bayaran diawal untuk jasanya selama enam tahun kedepan berjanji akan membantu Tasya sebisa mungkin setelah gadis itu keluar dari penjara setelah masa hukumannya berakhir.

__ADS_1


Keenan cukup senang karena persidangan berjalan dengan lancar dan berakhir seperti yang diinginkannya.


Setelah menempuh beberapa kali persidangan, akhirnya pengadilan memvonis Baskoro hukuman penjara seumur hidup dan denda karena semua kejahatan yang telah dilakukannya.


Sedangkan Tasya yang terjerat kasus portitusi online dan dengan sadar mengedarkan serta menggandakan video dewasa miliknya dijatuhi vonis hukuman penjara selama lima tahun dan denda.


Akibat vonis yang diterimanya tersebut karirnya di dunia modeling bisa dipastikan tidak akan mungkin bisa dilanjutkan lagi.


Keduanya berakhir tragis dan menyedihkan seperti itu karena semua perbuatan yang telah mereka lakukan selama ini.


Dengan sengaja dan sadar melukai dan berniat untuk mengambil nyawa orang lain karena obsesi dan dendam yang menjerumuskan.


Saat ini yang bisa mereka lakukan hanya pasrah menjalani semuanya dengan menghabiskan sebagian besar waktu mereka dibalik jeruji penjara.


Dinginnya udara yang ada di dalam penjara malam ini  tidak sebanding dengan dingin dan kosongnya ruang hati Tasya saat ini.


Bukan hanya kehilangan orang yang sangat dicintainya, teman dan juga orang – orang penting serta ternama yang dulu selalu mengelilingi dan mendukungnya sekarang langsung menghilang tanpa jejak begitu vonis pengadilan keluar.


Padalah, Tasya sudah sangat royal kepada mereka semua namun balasan yang dia peroleh sungguh sangat menyakitkan.


Apa yang mereka tuai dulu itulah yang mereka terima sekarang. Penyesalapun sudah tak berguna lagi saat ini.


“Apa langkah kamu selanjutnya ?...apa kamu tak merasa aneh jika Baskoro menyerah dengan mudah seperti itu ?....”, tanya Devian dengan penuh kecurigaan.


Keenanpun sempat kepikiran akan hal itu. Namun, dia yakin jika Baskoro tidak akan bergerak dalam waktu dekat mengingat pihak kepolisian juga masih mengawasinya terkait Fandi rekannya yang merupakan Bandar narkoba yang saat ini kondisinya masih buron.


“ Kurasa dia akan bergerak setelah Tasya bebas dari penjara….”, ucap Keenan penuh keyakinan.


“ Saat ini aku harus fokus untuk bisa menemukan keberadaan Siska dan anakku. Selamanya aku tak akan pernah setuju untuk bercerai dengannya, bagaimanapun kondisinya….”, ucap Keenan tajam.


Devian hanya bisa menepuk bahu sahabatnya itu dengan pelan beberapa kali untuk menyemangatinya.

__ADS_1


Meski mereka sudah mengetahui jika Siska berada di Italia, namun Alexander tampaknya sangat rapi menyembunyikan gadis itu hingga sama sekali tak bisa terendus keberadaannya.


Apalagi Devian baru saja mendapatkan kabar jika kedua orang tua Siska kemungkinan besar ikut menetap di Italia mengingat perusahaan mertua Keenan tersebut sudah dijalankan oleh Alexander dan Adrian.


Sementara itu, Siska yang berada dinegara pizza telihat sudah bisa melupakan kenangan buruknya bersama sang suami.


Hidup dan tinggal serta bergaul dengan orang – orang yang memiliki pikiran positif sedikit banyak bisa menghapuskan semua kesedihan yang ada adalam hatinya.


Saat ini diapun mulai fokus pada perkembangan bayi yang ada dalam kandungannya dan kebahagiaan dirinya sendiri.


Alexander yang melihat Siska sudah ceria kembali dan bersemangat seperti sedia kala merasa sangat senang.


Begitu juga Frans dan Adelia yang memutuskan untuk berada di kota yang sama dengan Siska sampai cucu mereka lahir kedunia.


Akibat keputusan Frans yang mendadak seperti ini membuat Adrian kerepotan karena harus mengurus dua perusahaan sekaligus, ** Group dan JRF Consultan.


Untung saja ada Ala\exander yang membantunya mengatasi setiap permasalahan yang muncul diperusahaan sang paman sehingga Adrian bisa merasa sedikit lega.


“ Terimakasih bro…kamu sudah cukup banyak membantuku….”, ucap Adrian penuh rasa syukur.


“ Ini sudah jadi kewajibanku sebagai menantu  untuk membantu perusahaan calon istri dan mertuaku selama keduanya tidak ada dinegeri ini….”, ucap Alexander santai.


Adrian hanya bisa tersenyum sinis mendengar ucapan terus terang Alexander kepadanya.


Meski lelaki tampan itu tahu jika dirinya memiliki rasa terhadap sang sepupu, namun Alexander sama sekali tak mempermasalahkan akan hal itu.


Bagi Alexander, Adrian bukanlah rival yang perlu untuk ditakuti karena tidak mungkin bagi keduanya untuk bersama karena adanya ikatan darah yang cukup kental.


Orang yang harus dia waspadai adalah Keenan. Selain Siska masih ada perasaan cinta meski hanya tersisa sedikit.


Namun, adanya anak yang ada dalam kandungan Siska yang merupakan darah daging penerus Wisnudharta tersebut sedikit banyak membuat Alexander khawatir karena dia belum sepenuhnya mendapatkan hati Siska saat ini.

__ADS_1


Mungkin, jika hati Siska sudah berlabuh kepadanya, Alexander tak akan secemas ini. Saat ini yang bisa dia lakukan hanyalah berusaha sebisa mungkin untuk memisahkan keduanya.


Dia akan terus memblokir jalan Keenan untuk bisa menemukan keberadaan Siska dan calon anak yang masih berada dalam kandungannya itu.


__ADS_2