BUNGA DIATAS HATI YANG LUKA

BUNGA DIATAS HATI YANG LUKA
MISI KEDUA


__ADS_3

Roy segera mengajak kedua temannya itu masuk kesebuah kamar yang telah disediakan guna membicarakan kelanjutan misi mereka.


Sesampainya didalam kamar, Keenan segera memuntahkan seluruh isi perutnya yang sedari tadi dia tahan. Tubuhnya yang lemas segera dia rebahkan diatas ranjang.


Dirinya sangat  syok dengan adegan berani Tasya  yang dianggapnya vulgar dan sangat menjijikkan itu.


Bukan hanya vulgar, dari film yang ditampilkan tadi terlihat bahwa Tasya tampaknya juga mempunyai kelainan seksual, yaitu melakukan *** dengan kekerasan dan binatang.


Keenan bergidik ngeri sekaligus jijik pada saat adengan demi adegan tersebut kembali melintas dalam benaknya.


“ Aku yakin habis ini kamu tidak akan lagi mampu makan bubur dan sejenisnya yang lembek – lembek seperti… ”, ucap Roy menggoda, saat melihat temannya itu terbaring lemas diatas ranjang


Huekkk….huekkk…..huek...


Keenan segera berlari dan kembali memuntahkan semua isi perutnya kedalam wasatafel saat mendengar kata – kata Roy barusan.


Dia terus saja memuntahkan isi perutnya sampai habis hingga sudah tidak ada lagi sesuatu apapun yang bisa dikeluarkan dari dalam perutnya.


Dengan tubuh lemas Keenan berjalan menuju ranjang dan langsung merebahkan diri diatasnya dengan wajah sangat pucat.


Melihat Keenan seperti itu, sontak Roypun tertawa terpingkal – pingkal dan berguling – guling diatas ranjang disamping tempat tidur Keenan hingga perutnya terasa sangat sakit.


“ Puas kamu…melihat temanmu menderita..”, ucap Keenan dengan raut wajah kesal.


“ Jika tahu akan melihat hal seperti itu, dari awal aku akan memutuskan untuk tidak ikut ”, guman Keenan menyesal.


“ Hey…sekarang yang perlu kita pikirkan adalah bagaimana mendapatkan rekaman tadi. Rekaman eksklusif yang seperti itu tidak dijual bebas dan hanya orang – orang tertentu yang bisa memilikinya…”, ucap Roy sedikit frustasi.


“ Apa !!! eksklusif !!! apa kalian semua waras !!!...”, teriak Keenan dengan mata melotot.


Dia masih tak habis fikir bagaimana Roy dan Devian serta orang – orang disana bisa bersikap tenang bahkan menikmati setiap adegan demi adegan yang Keenan rasa sangat menjijikkan itu.

__ADS_1


“ Apakah kita tidak bisa meminta bantuan temanmu yang tadi ? ”, tanya Keenan datar.


“ Tidak bisa…rekaman seperti itu hanya pihak sini yang memiliki, untuk itu setiap pertemuan dalam kapal pesiar ini hanya akan diadakan setahun sekali. Karena sifatnya sangat eksklusif, makanya kita bisa menadapatkan tontonan film seperti tadi, dimana film tersebut tidak bisa kita dapatkan dimanapun, itu yang membuatnya berbeda dan membuat semua orang berlomba – lomba untuk bisa ikut dalam kapal pesiar ini… ”, ucap Roy menjelaskan.


“ Sekarang yang bisa kamu lakukan adalah mencoba mendekati Ryu, keponakan Kyosi…”, ucap Roy memberi saran.


“ Maksudmu orang yang ada dalam film tadi adalah Ryu…”, tebak Keenan dengan pandangan menyelidik.


“ bingo…”, ucap Roy sambil mengankat tangannya seakan hendak menembak musuh.


“ Dengan kecerdasan yang kamu miliki, pantas jika WD Group bisa berkembang pesat seperti sekarang…”, ucap Roy tersenyum lebar.


Keenanpun mulai mencerna setiap kata yang Roy ucapkan dengan cermat. Jika dilihat dari alur film tersebut, tampak jelas kalau hubungan Ryu dengan Tasya bukanlah hanya sebatas rekan kerja saja, tapi lebih dari itu.


Hal tersebut terlihat sangat jelas dari sikap dan keakraban  keduanya yang sangat terlihat dalam setiap adegan yang ada dalam film.


Mulai dari sorot mata dan gesture tubuh mereka sudah bisa menjelaskan semuanya tanpa perlu mengatakan apapun.


Saat Keenan sedang memikirkan hubungan yang pelik tersebut, tiba – tiba dirinya mengingat pertemuannya dengan sang istri.


“ Siska !!!...aku hampir melupakannya…”, guman Keenan yang langsung bergegas bangkit dari ranjangnya.


Melihat Keenan bangun dengan semangat dan berganti pakaian, Roy pun memicingkan satu matanya dengan curiga.


“ Mau kemana bro ?...”, tanya Roy sambil mengamati penampilan Keenan yang tak biasa itu.


“ Aku ada keperluan penting sebentar….”, ucap Keenan langsung mengambil dompet dan ponselnya diatas nakas dan mengantonginya.


Melihat gelagat yang tak biasa dan mencium ada yang tak beres dengan temannya yang satu itu, diapun segera menghubungi Devian untuk ikut bersama Keenan dan menjaganya.


Roy takut Keenan melakukan sesuatu hal yang dapat membuat ketiganya ditendang keluar di tengah – tengah laut seperti ini.

__ADS_1


Devian yang baru saja hendak naik ke dalam kamar tak sengaja bertemu dengan Keenan pada saat yang sama  pesan dari Roy masuk kedalam ponselnya.


“ Mau kemana ?...”, tanya Devian dengan pandangan menyelidik melihat penampilan sahabatnya itu yang terlihat rapi dan keren.


“ Mau mencari Siska…”, ucap Keenan acuh.


Diapun segera berlalu tanpa memperdulikan Devian yang masih terdiam mematung, mencerna ucapan sahabanya itu.


Keenan terus melangkah maju untuk mencari istrinya yang beberapa saat lalu terlihat dalam kapal pesiar bersama seorang lelaki tampan dan gagah.


“ Kamu nggak salah lihat kan…bagaimana mungkin Siska ada disini…”, Devian berucap sambil mengikuti langkah Keenan yang masih fokus mengedarkan pandangannya kesegala arah untuk mencari sosok yang sangat dirindukannya itu.


Tidak mendapat respon atas pertanyaannya, Devian yang sudah hafal diluar kepala mengenai watak dari penerus Wisnudharta itu hanya bisa mengikutinya dari belakang dan menjaganya agar tidak melakukan tindakan konyol tanpa arti.


“ Kecemasan Roy tampaknya sangat tepat sasaran, disaat seperti ini memang harus ada yang mendapingin Keenan, jika tidak…bukan tidak mungkin jika mereka bertiga akan ditendang keluar ditengah laut seperti apa yang menjadi kekhawatiran Roy tadi….”, batin Devian cemas.


Devian sangat paham bagaimana perasaan sahabatnya itu saat ini. Rasa cintanya yang sangat besar terhadap sang istri hingga dirinya harus melakukan hal seperti ini demi bisa membuatnya kembali.


Tapi Devian juga tahu jika Siska sangatlah keras kepala. Meski bukti sudah ada, namun dia sangsi jika wanita itu masih mau bersama dengan Keenan karena adanya banyak alasan yang masih dia simpan yang membuat istri sahabatnya itu kabur dan menghilang seperti sekarang.


Bukannya sengaja untuk menutupi, Devian hanya tidak ingin menyakiti hati sahabatnya itu jika sampai hal ini diketahuinya.


“ Huffft…benar – benar hubungan yang rumit…”, ucap Devian sambil menarik nafas cukup dalam.


Sudah cukup lama Keenan berkeliling diatas kapal pesiar yang sangat luas itu, namun sosok yang dicarinya sama sekali belum menampakkan batang hidungnya, membuat rasa frustasi mulai menghampirinya.


“ Kita istirahat di sana saja dulu….”, ucap Devian yang terlihat sudah kelelahan mengikuti langkah Keenan yang tak jelas arah itu.


Melihat ide sahabatnya itu tidak terlalu buruk, Keenanpun mulai melangkah menuju restoran yang ada dihadapannya.


Sambil menyantap makanan yang tersaji didepannya, Keenan kembali berpikir bagaimana caranya agar dia bisa bertemu dengan sang istri.

__ADS_1


Meski belum bisa membawa istrinya itu pulang, setidaknya dia bisa melepas sedikit kerinduan yang ada dihatinya, hanya dengan memandang wajahnya saja.


__ADS_2