BUNGA DIATAS HATI YANG LUKA

BUNGA DIATAS HATI YANG LUKA
TAKDIR


__ADS_3

Tak terasa hangatnya musim semi sudah mulai terasa. Bunga - bunga mulai bermekaran dan burung - burung juga mulai membuat sarang di pepohonan, menyambut datangnya sinar mentari pagi yang hangat.


Perlahan,tangan seputih salju tersebut mulai membuka jendela kamarnya. Membiarkan sinar sang mentari masuk kedalam ruangan agar terasa hangat.


Dalam gendongan wanita tersebut terlihat bayi munggil yang cantik sedang mengeliat manja waktu sinar sang mentari menyentuh kulit tubuhnya yang putih bersih seperti sang mommy.


" Pagi cantik...ayo bangun sayang....", ucap Alexander sambil mencium pipi bayinya yang cuby tersebut dengan gemas.


Begitu melihat Alexa kembali menggeliat dengan bibir mengerucut, membuat Alexander terkekeh sambil menatap malaikat kecil tersebut dengan gemas.


" Jika begini...kamu persisi seperti mommy mu....", ucap Alexander sambil melirik sang istri dari sudut matanya.


Mendengar sindiran yang diberikan sang suami kepadanya, Siska hanya bisa memutar bola matanya dengan malas.


Sambil memeluk kedua perempuan cantik yang ada dihadapannya tersebut, Alexander menatap langit pagi ini yang terlihat sangat cerah.


Secereah  hati keluarga Alexander saat ini yang terbalut kebahagiaan dengan hadirnya Alexa, malaikat kecilnya yang cantik.

__ADS_1


Kini, lengkap sudah keluarga kecil yang dibina Siska dan Alexander dengan adanya dua buah hati yang menemani masa tue mereka nantinya.


Mengingat kondisi psikologis Siska yang masih belum stabil benar, keduanya pun sepakat untuk tidak memiliki anak lagi setelah kelahiran Alexa.


Untuk itu pada operasi kelahiran bayi perempuan cantik tersebut dokter juga melakukan sterilisasi agar Siska tak bisa hamil lagi.


Bagi keduanya, kehadiran Rafelio dan Alexa sudah bisa memberi warna bagi kehidupan rumah tangga mereka.


Tak terasa waktu berjalan dengan cepat dan kedua buah hati Alexander telah tumbuh besar. Rafelio sekarang sudah masuk sekolah menengah pertama sedangkan sang adik duduk disekolah dasar.


Pada saat kedua buah hatinya sudah tumbuh besar, Siska pun mulai sibuk dengan bisnis kuliner yang setahun belakang ini mulai ditekuninya.


Jika Siska sudah bisa meraih kebahagiaan dengan keluarga kecilnya, lain halnya dengan kehidupan yang dilalui oleh Keenan.


Setelah kehilangan istri dan buah hati tercinta, tampaknya kebahagiaan tak kunjung juga menghampiri Keenan.


Setelah pernikahannya yang kedua kembali kandas diusianya yang baru seumur jagung Keenan pun memutuskan untuk tetap sendiri.

__ADS_1


Dia lebih memilih menenggelamkan dirinya dengan berkas – berkas kantor demi bisa mengembangkan sayap lebih tinggi.


Meski keputusan Keenan tersebut membuat kedua orang tuanya merasa sangat sedih, tapi mereka juga akhirnya hanya bisa pasrah menerima semua keputusan yang telah dibuat oleh putranya tersebut.


“ Sudahlah mi…mungkin ini memang keputusan yang terbaik buat Keenan….”, ucap Bagus Aji sambil mengusap punggung sang istri dengan lembut.


“ Mami hanya ingin ada yang merawat Keenan pi….apa itu salah ?....”, ucap Rosalie dengan hati sedih.


“ Mami tidak salah hanya saja tampaknya Keenan masih belum bisa membuka hati untuk wanita lain selain Siska. Papi takutnya, jika kita kembali memaksanya untuk menikah, hasil akhirnya pun pasti akan sama. Kita malah akan semakin merasa bersalah nantinya….”, Bagus Aji kembali berkata sambil menghela nafas panjang.


Keduanya pun saling terdiam larut dalam pikiran mereka masing – masing. Semua orang memang ingin melihat Keenan bahagia.


Tapi jika takdir sudah berkata, maka yang bisa kita lakukan hanyalah pasrah untuk menerima semuanya dengan lapang dada.


Untung saja Wisnudharta masih memiliki Rafelio yang merupakan keturunan keluarga mereka meski bocah lelaki tersebut sampai detik ini masih belum bisa menerima Keenan sebagai papanya.


Tapi untungnya bocah lelaki tersebut masih bisa menerima kakek dan neneknya dengan kedua tangan terbuka.

__ADS_1


Semua itu tak lepas dari peran Siska yang masih menganggap baik kedua mertuanya tersebut meski dirinya tak bisa menerima kehadiran sang mantan suami.


……………………………………………………………….END…………………………………………………...............


__ADS_2