BUNGA DIATAS HATI YANG LUKA

BUNGA DIATAS HATI YANG LUKA
TITIK TERANG


__ADS_3

Siang itu, matahari bersinar begitu teriknya membuat Devian yang sedang meninjau proyeknya kegerahan.Bukan hanya tubuhnya yang panas, telinga dan hatinya juga ikut panas mendengar omelan dadynya di telepon tentang beberapa tender besar yang gagal dia peroleh.


Tampaknya kali ini bukan hanya Keenan saja yang diincar, Baskoro juga menargetkannya sebagai sasaran karena ikut campur dalam permasalahan yang ada.


“ Awas saja kau tua Bangka…”, maki Devian geram.


Tender yang sudah berada didepan mata hilang begitu saja akibat campur tangan Baskoro. Namun hati Devian terasa sejuk saat mendengar kabar dari Roy, salah satu orang kepercayaannya.


“ Darimana kamu mendapatkan video itu…”, ucap Roy penuh selidik.


“ Kenapa…apa ada kabar baik ”, tanya Devian antusias.


Tubuhnya terasa segar seperti terguyur air dingin ditengah cuaca yang sangat panas itu saat mendengar suara Roy.


“ Sebaiknya kamu datang ketempatku sekarang…aku jelaskan…”, ucapnya singkat dan langsung menutup teleponnya.


Bagi Roy, menjelaskan sesuatu lewat telepon itu tidaklah efektif. Ditambah lagi banyak hal yang harus dia katakan kepada Devian mengenai video yang diselidikinya itu.


Pasalnya mendapatkan video panas Tasya bukanlah hal yang mudah. Selama ini hanya orang – orang  tertentu saja yang bisa mendapatkannya.


Selain karena bentuk tubuhnya yang bagus dan wajahnya yang cantik, Tasya mempunyai keahlian yang membuatnya lihat dalam bercinta. Bukan hanya yang bermain dengannya yang merasa puas, yang melihat videonya pun merasakan hal yang sama.


Gayanya yang lihai dan cukup liar membuat siapa saja berani untuk merogoh koceknya dalam – dalam hanya untuk bermain dengannya.


Sebagai seorang yang pro, Tasya tidak sembarang menerima klien. Hanya yang berduit banyak dan bisa merahasiakan tentang dirinya serta membantu karir serta usaha papinya lah yang akan dia pilih.

__ADS_1


Untuk video yang beredarpun, para pembeli juga harus memenuhi beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, dan tidak boleh menyebarkannya tanpa sepengetahuan pihaknya.


Dari bisnis Tasya inilah Baskoro mendapatkan dukungan yang tidak sedikit dari pengemar anaknya. Bukan hanya secara financial mereka mendukung Baskoro, tapi juga secara moril sehingga Baskoro sangat percaya diri secara perlahan bisa menghancurkan Fransisco karena ada beberapa orang besar yang akan melindunginya dari belakang.


Devian yang mendapatkan angin segar akan permasalahan yang dihadapi sahabatnya itu segera memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.


Setelah tiba diapartemen, dia segera masuk dan menuju ruang kerja dimana Roy sedang sibuk mengotak atik laptop yang ada didepannya.


“ Cepet juga lu datang…”, ucap Roy sambil menyodorkan sekaleng minuman soda dingin yang baru saja dibukanya.


“ Ini penting bro…jadi harus gercep lah…”, ucap Devian tersenyum lebar.


“ Lihat ini….”, Roypun langsung menunjukkan dua video dihadapan Devian.


“ Bagaimana…”, tanyanya saat melihat Devian serius melihat dua video yang ada dihadapannya.


“ Lalu…”, ucapnya membuat Devian kembali berpikir.


“ Tunggu….kenapa adegan awal dan tengah ini sedikit berbeda ”, ucapnya sambil berulang kali mereplay salah satu potongan adegan yang menurutnya beda orang tersebut.


“ Jadi begini….permainan teman lu hanya sampai di bagian awal saja….sampai sini…”, ucapnya sambil menunjukkan bagian yang sempat mebuat Devian binggung tadi.


“ selanjutnya semua ini sampai selesai itu orang lain yang melakukannya. Jadi wahjah temen lu yang nonggol dibagian sini ini hanya editan…”, ucapnya menjelaskan.


“ Sekarang kamu amati lagi…cowok yang ini ada tato, sedang yang awal tidak ”, ucapnya sambil memperbesar gambar yang menunjukkan tato huruf Jn tersebut.

__ADS_1


“ Jika kita tidak jeli, tato tersebut tidak terlalu terlihat mengingat pencahayaan yang cukup minim ”, ucap Roy menjelaskan.


“ Dan hanya pengemar video Tasya saja yang bisa tahu kalau ini editan. Karena yang aku tahu, Tasya tidak pernah membuat video ditempat yang sama untuk kedua kalinya. Makanya saat melihat video temanmu itu aku langsung teringat tentang adegan Tasya yang ini karena tempat dan posisinya sama ”, ucapnya menambahkan.


“ Jadi menurutmu, temanku itu dijebak…”, ucap Devian berasumsi.


“ hmmm…bisa jadi. Pasti ada maksud tertentu Tasya merekam itu ditempat yang sama…kemungkinan temanmu itu pingsan sebelum menyelesaikan adegan yang diinginkan  ”, ucap Roy tersenyum mengejek.


“ Bisa jadi…sebab dia melakukan itu juga karena pengaruh obat, kemungkinan obatnya terlalu keras sehingga menyebabkan dia tak sadarkan diri  sebelum menyelesaikan tugasnya ”, ucap Devian berusaha membela sahabatnya.


Roy yang mendengar pembelaan Devian kepada sahabatnya hanya bisa terkekeh.


“ Kamu ada koleksi waktu Tasya melepas keperawanannya nggak…”, tanya Devian lugas.


“ Kalau yang itu aku nggak punya bro…tapi yang aku dengar, dia melepaskan keperawanannya di acara lelang yang sering diadakan dikapal pesiar satu kali dalam setahun, dan kebetulan lusa besok waktunya. Kalau kamu mau datang, aku bisa membawamu masuk kesana…”, ucap Roy menambahkan.


“ Ok…aku ikut ”, ucap Devian spontan.


“ Baik kita ketemu ditempatku lusa jam tujuh malam, kalau kamu mau temanmu ajak juga, siapa tahu kita dapat barang menarik disana ”,ucap Roy antusias.


“ Deal…”, ucap Devian sambil menjabat tangan Roy dengan erat.


“ Bagus…akhirnya ada titik terang juga ”, batin Devian lega.


Diapun segera menghubungi Keenan untuk memberitahukan kabar gembira tersebut agar temannya tidak semakin terpuruk.

__ADS_1


 


 


__ADS_2