
Sesuai dengan prediksi semua orang, Rosalie dan Bagus Aji segera mendatangi kediaman Fransisco begitu mendengar kabar jika menantu mereka sudah kembali ke rumahnya.
Untung saja Siska sudah pergi bersama Alexander dan Adrian sebelum kedua mertuanya tersebut datang.
Sehingga hal yang buruk tidak kembali terjadi mengingat keputusan Siska yang dianggap akan mendapatkan penolakan yang sangat keras dari mertuanya.
Keputusan Siska untuk bercerai dari sang suami dan menyembuhkan luka yang ada dalam hatinya.
Meski sangat berat karena sekarang dirinya dalam kondisi mengandung, namun hal tersebut tampaknya tak sedikitpun membuatnya ragu untuk segera mengurus perceraiannya dengan sang suami.
“ Tolong urus perceraianku secepatnya…”, ucap Siska lemah.
“ Istirahat dan tenangkan dirimu. Jangan pikirkan apapun selain bayi yang ada dalam kandunganmu. Untuk masalah Keenan, biar aku dan Adrian yang mengurusnya…”, ucap Alexander sambil mengecup kening Siska dengan lembut.
Dengan lembut Alexander mulai membaringkan tubuh Siska diatas ranjang dan menyuruhnya untuk beristirahat agar kondisi tubuhnya bisa cepat pulih.
Selanjutnya, Alexanderpun mulai mengajak Adrian keruang kerjanya untuk membicarakan langkah yang akan mereka tempuh selanjutnya.
Keduanya sepakat untuk menyembunyikan tentang masalah kehamilan Siska dari semua orang,terutama Keenan dan keluarganya.
Untuk saat ini yang terpenting adalah kesehatan tubuh Siska dan ketenangan jiwanya agar kandungannya yang lemah tidak semakin bermasalah.
“ Bagaimana menurutmu ideku ini ?...”, tanya Alexander serius.
“ Cukup bagus…aku akan coba diskusikan dengan Siska dulu. Terutama soal proyek baru yang sedang ditanganinya saat ini…”, ucap Adrian sambil bersendekap dan menyandarkan tubuhnya di dinding.
__ADS_1
“ Ok. Nanti kita bahas lagi jika kamu sudah berdiskusi dengan Siska. Aku keluar dulu, ada urusan penting yang harus kukerjakan. Kalau ada apa – apa, kamu bisa langsung hubungi aku….”, ucap Alexander sambil mengambil jasnya dan berlalu.
Untuk beberapa sisi, Adrian lebih senang jika Siska bersama dengan Alexander daripada Keenan.
Meski berbahaya, namun Alexander adalah orang yang memegang komitment dan sangat bertanggung jawab.
Selain itu yang terpenting adalah dia bukan orang dari masa lalu yang telah menghancurkan masa kecil sepupunya itu.
Dan untuk bayi yang ada dalam kandungan Siska, Adrian rasa Alexander tak akan mempermasalahkan hal tersebut.
Bahkan jika nantinya Siska enggan merawat bayi itu karena membuatnya ingat akan masa lalunya, dia juga bersedia untuk membesarkannya.
Bagaimanapun rasa Adrian kepada sepupunya itu masih sangat dalam. Meski dia sudah mengikhlaskan sepupunya itu bahagia dengan orang lain.
Tapi apapun yang berhubungan dengan sepupunya itu akan selalu menjadi prioritas utama bagi Adrian.
“ Kurasa Keenan sudah menjelaskan semuanya. Dia juga memberikan bukti – bukti yang cukup untuk membuktikan bahwa dirinya dijebak oleh Tasya….lalu, apalagi yang membuat Siska ragu dan ingin menggugat cerai Keenan…”, tanya Bagus Aji berapi – api.
Frans sangat tahu jika kedua mertua putri semata wayangnya itu tidak akan bisa menerima keputusan Siska begitu saja.
“ Kondisi fisik dan psikis Siska saat ini sedang tidak bagus. Jadi, saat dia memutuskan hal itu kami sebagai orang tuanya hanya bisa mendukungnya….”, ucap Frans berusaha menjelaskan situasi yang dihadapi putrinya saat ini.
“ Ini adalah kedua kalinya psikis Siska terguncang seperti ini dan fatalnya penyebabnya adalah orang yang sama. Kami harap, kalian bisa mengerti….”, ucap Adelia penuh penekanan.
Jlebbb….
__ADS_1
Hati Rosalie dan Bagus Aji seperti tertancap pisau tajam begitu mendengar semua perkataan Adelia.
Dulu, mereka menyakiti Siska kecil karena kebodohannya masuk dalam perangkap yang sudah disiapkan oleh Baskoro. Dan kali ini Siska kembali tersakiti juga karena jebakan yang dibuat Baskoro beserta anaknya.
Bagus Aji dan Rosalie merasa menjadi orang bodoh karena berhasil terjebak untuk kedua kalinya dengan orang yang sama.
Meski belum bisa menerima sepenuhnya keputusan sepihak yang dibuat oleh menantu dan keluarganya.
Bagus Aji dan Rosalie mengakui jika apa yang terjadi adalah karena kelengahan keduanya hingga Tasya bisa leluasa bergerak dan membuat Keenan masuk kedalam perangkap yang telah disiapkannya itu.
“ Kami akui jika semua hal buruk ini terjadi karena kelalaian kami, tapi…apakah kami bisa bertemu dengan Siska sebentar…”, ucap Rosalie sedih.
“ Dalam waktu dekat mungkin masih belum bisa karena kondisi fisiknya yang masih lemah. Mungkin nanti jika kondisinya sudah sedikit membaik aku akan coba bicarakan hal ini dengan Siska….”, ucap Adelia bijaksana.
“ Dirawat dirumah sakit mana Siska ?....”, tanya Rosalie penuh selidik.
“ Maaf, kami tidak bisa memberitahukan kepada kalian karena Siska saat ini benar – benar membutuhkan waktu sendiri dan tidak terbebani hal – hal yang bisa membuatnya stress…”, Adelia berusaha menjelaskan segamblang mungkin agar kedua mertua putrinya itu bisa mengerti.
Bahwa putrinya itu sama sekali tidak ingin bertemu maupun berbicara dengan suami beserta keluarganya.
Mendengar hal itu, Bagus Aji dan Rosali hanya bisa mengambil nafas dalam – dalam dan menghembuskannya secara perlahan.
Merasa jika Frans dan Adelia sama sekali tidak akan membantunya, kedua mertua Siska tersebut akhirnya memutuskan untuk meninggalkan kediaman keluarga Fransisco dan mendiskusikan semua hal ini dengan putra semata wayangnya.
Rosalie sangat berharap Keenan tidak kembali down setelah gagal mendapatkan kembali wanita yang dicintainya.
__ADS_1
Bahkan sekarang dia juga terancam digugat cerai oleh sang istri akibat kelengahannya.