
Setelah sekian lama ditunggu, akhirnya hari ini Siska memutuskan untuk menemui dan berbicara langsung dengan Keenan.
Keenan yang memang sudah menunggu saat - saat seperti inipun terlihat begitu gembira.
Apalagi Siska mengajaknya untuk makan malam dan bicara empat mata dengannya.
Tidak ingin mengecewakan wanita pujaan hatinya, Keenan yang dibantu oleh Devian menyiapkan candle light dinner yang romantis.
Mulai pagi senyuman manis tidak pernah hilang dari wajah tampannya.
Melihat keceriaan diwajah putra semata wayangnya hati Rosalie merasa sangat bahagia.
" Ternyata keputusanku untuk mendonorkan ginjalku pada Adelia adalah langkah yang tepat ", ucap Rosalie gembira.
" Akhirnya aku bisa melihat senyuman itu kembali " , ucap Rosalie dengan mata berbinar - binar.
" Sudah....jangan berlebihan. Sekarang kamu istirahat dan makan yang bergizi, bukankah besok kamu sudah harus berada di rumah sakit untuk persiapan operasi ", ucap Bagus mengingatkan.
" Iya pi, mami ingat kok...", ucapnya masih dengan senyum lebarnya.
Ditatap tajam oleh suaminya, Rosaliepun segera beranjak naik kedalam kamarnya untuk beristirahat agar kondisinya fit saat menjalankan operasi besok.
Siska yang sedang melihat kondisi maminya yang semakin hari semakin lemah hanya bisa bersedih hati.
Tak terasa air matanya mengalir dengan deras di pipinya.
Tak pernah putus Siska selalu mendoakan maminya setiap kali berkunjung kesana.
" Besok mami akan dioperasi...mami harus kuat ya...Siska sayang mami...", bisik Siska di telinga Adelia.
Setelah jam kunjungan telah habis, Siska pun dengan enggan meninggalkan ruang rawat tersebut.
Meski sudah lewat masa kritis, namun demi menjaga kondisi pasien agar tetap stabil menjelang operasi maka pasien ditempatkan diruang rawat khusus dan membatasi orang yang hendak menjenguknya.
" Selanjutnya kita kemana...", tanya Siska begitu keluar dari ruang rawat.
"........"
"....."
"....."
Andrew menjelaskan semua jadwal yang telah dibuatnya untuk hari ini sambil berjalan menuju parkiran mobil.
" Aku mau besok seharian kosongkan jadwalku dan pindah ke hari yang lain ", ucap Siska menegaskan.
" Baik bu...." , ucap Andrew patuh.
Kemudian Andrew segera menghubungi beberapa klien untuk merubah jadwal yang telah disepakati sebelumnya.
" Hari ini harus kuselesaikan semuanya sehingga besok bisa fokus pada operasi mami " , batin Siska sedih.
Malam harinya Siska sudah berdandan cantik dan elegan dengan gaun hitam selutut pas body yang dipadu padankan dengan sandal high hell lima centimeter berwarna silver senada dengan tas kecil yang dibawanya.
Setelah tiba direstoran, Siska diajak oleh pelayan untuk naik keatas rooftop.
__ADS_1
Disepanjang jalan menuju rooftop, Siska melihat banyak hiasan lilin berwarna merah dengan bunga mawar merah dan putih disampingnya.
adanya lilin dan bunga serta lampu kerlap kerlip yang terpasang membuat susana restoran terlihat begitu romantis.
" Pantas saja restoran ini terkenal dengan nama " couple " karena suasanya begitu romantia dan cocok bagi pasangan yang sedang kasmaran ", batin Siska takjub.
Pelayan tersebut membawanya ke tengah ruangan yang sudah dihias dengan lilin dan bungga disepanjang lantai yang dipijaknya.
Kemudian berhenti di sebuah meja makan yang dihiasi dengan lilin dan bunga mawar putih.
Saat menoleh kearah samping, Siska melihat kolam renang yang telah dihias dengan bunga mawar yang cukup indah dengan lilin yang menyala di sepanjang kolam yang berbetuk hati itu.
Tak jauh dari tempatnya, berdiri seorang laki laki tampan dengan jas hitam menanti kedatangannya.
Kemudian alunan musik dari biola terdengar sangat merdu mengiringi lamaran yang diberikan Keenan padanya.
Pria tampan tersebut segera mengambil microfon yang tergeletak diatas meja dan berkata
Dulu...
Kita pernah menangis bersama....
Tertawa bersama....
Dan bahagia bersama....
Namun.....
Semuanya hilang seketika.....
Sekarang....
Setelah menunggu dalam waktu yang cukup lama....
Kamu...
Yang selama ini hanya hadir dalam angan dan mimpiku....
Akhirnya bisa kurengkuh nyata ....
Tidak ingin kulepas lagi....
Kemudian Keenan berjalan mendekat dan berjongkok serta mengeluarkan sebuah kotak hitam dengan cincin berlian yang ada didalamnya sambil berkata
"Will you marry me...", ucapnya sambil tersenyum lebar.
Para pengunjung restoran yang berada diluar kolam yang sudah berdiri mengerumuni pasangan tersebut sejak Keenan mengutarakan semua rasa dihatinya mulai menyemangati Siska untuk menerima lamaran itu.
Terima.....
Terima.....
Terima.....
Terima....
__ADS_1
Riuh sorak sorai pengunjung yang ada direstoran tersebut menyemangati lamaran romantis yang dilakukan oleh Keenan tersebut.
Terlihat banyak wajah penasaran dari orang - orang yang berada disana akan jawaban yang Siska berikan.
Mereka menunggu Siska yang masih terdiam membisu dengan ponsel berada ditangan untuk mengabadikan setiap moment special itu.
" Apa - apaan sih ini, bikin malu aja " , batin Siska geram.
" Jika aku tolak, maka mami besok dipastikan tidak jadi dioperasi....Tapi kenapa dia harus menggunakan cara kekanak - kanakan seperti ini sih... , batin Siska kesal.
Tidak ingin membuat Keenan malu dan ingin segera mengakhiri pertunjukan bodoh ini, akhirnya Siskapun menjawab
" I will...", ucap Siska singkat.
Sontak semua orang tersenyum bahagia melihat hal tersebut dan memberikan selamat kepada mereka.
Keenan yang lamarannya diterima Siska tidak bisa menyembunyikan kegembiraan hatinya.
Dipeluknya dengan erat gadis yang sebentar lagi akan menjadi istrinya tersebut dengan erat.
Devian yang sedang mengabadikan moment tersebut untuk diberikan kepada Rosalie sedikit khawatir saat sekilas melihat raut wajah Siska yang tampak kesal.
" Semoga makan malam ini tidak berakhir dengan buruk " , batin Devian cemas.
" Lepaskan aku..." ,, bisik Siska geram.
" Awww...sakit yang..." , ucap Keenan sambil meringis menahan sakit akibat perut sixpacknya dicubit oleh Siska.
" Malu - maluin aja...", bisik Siska pelan.
Kemudian dia segera duduk dikursi yang telah disiapkan dan mulai menyantap makanan yang telah tersedia.
Sementara itu, tak jauh dari tempat Siska duduk terlihat sesosok pria sedang mengepalkan kedua tangannya menahan amarah.
" Wah....romantis sekali mereka. Aku juga ingin dilamar seperti itu ", ucap gadis yang berada dihadapannya.
" Apanya yang romantis, norak begitu ", ucap Teddy sebal.
" Itu tuh...romantis banget sayang....", ucapnya kembali sambil tersenyum lebar membayangkan seandainya Teddy melamarnya seperti itu.
Ya...saat ini Teddy, mantan tunangannya Siska sedang makan malam dengan wanita yang dijodohkan oleh keluarganya disana.
Sejak batalnya pernikahannya dengan Siska, perusahaan Subroto yang hampir bangkrut tersebut di tolong oleh David, salah satu koleganya.
Kebetulan David mempunyai seorang putri yang telah jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Teddy.
Meski awalnya Teddy menolak, tapi dia tidak bisa berbuat apapun untuk menentangnya.
Karena semua kesialan yang menimpah keluarganya adalah kesalahan dia.
Maka dari itu dia berada disini dengan putri David yang bernama Cintya untuk makan malam bersama.
Teddy sama sekali tak menyangka kalau Siska bisa secepat itu move on dari dirinya.
Ditambah lagi calon suaminya lebih tampan dan lebih kaya darinya membuatnya terlihat sangat marah.
__ADS_1
" Seandainya aku tidak terbuaiasa lalu, mungkin sekarang dia sudah jadi istriku ", batin Teddy sedih.