Cat And Wolf

Cat And Wolf
Konser


__ADS_3

Setelah melalui hari yang panjang, akhirnya tak terasa hari spesial yang ditunggu-tunggu oleh Shella dan Hellen pun tiba.


Hari konser Dylan George.


Seperti janji, Hellen menjemput Shella dan Kirana di tempat janjian. Lalu mereka datang ke konser bersama. Mereka berangkat 1 jam lebih awal. Memang tak se awal yang lain, karena mereka sudah pesan bangku yang VIP dengan nama mereka.


Sesampainya disana, Shella dan Hellen langsung bersemangat. Mereka berdua bahkan memakai baju fandom Dylan George ditambah poster wajah Dylan yang mereka bawa.


"Kyaaaa... Bebeb, kami datangg!!"


Ujar Hellen dan Shella bersamaan.


Lantas, saking semangatnya, mereka berlari langsung menuju ke gedung konser seperti anak kecil .


-"Haihhh, kenapa mereka?"


Ujar Kirana yang heran.


Ia bahkan tambah heran kenapa ia harus memegang poster wajah Dylan juga. Padahal itu membuatnya ribet.


-"Aku jual aja ya kamu abis ini, pasti laku."


Ujar Kirana kepada poster tampan Dylan.


.


.


Di dalam gedung konser, sudah ramai sekali orang-orang berkumpul. Sepertinya ribuan.


Melalui arahan staff, semua fans ditertibkan. Mereka masuk mulai dari bangku VIP, platinun, silver, dan yang terakhir bronze.


"Kyaaaa Kita duduk depan bangettt!!! Gak sabar!!"


Ujar Shella heboh.


-"Iyaa, untung boleh ngerekam. Aku udah siap handycam!"


"Hoo persiapanmu bagus banget. Aku modal android aja. Dylan ganteng banget gak sihh?? Kalo jadi member boyband cocok beud pasti."


-"Iyaaaa cocokkkk!!! ~~ mantab banget nanti dia bawain 7 lagu. Terus ditengah-tengah acara ada fans beruntung yang bakal di tarik Dylan!! omg!"


Ujar Hellen antusias.


"Beruntung banget! Kita harus heboh biar di notice!"


-"Itu benar!"


Mereka berdua lantas melanjutkan kehebohan mereka. Sesekali Kirana diajak mengobrol soal Dylan yang bahkan tidak pernah di kepo-in Kirana.


Setelah satu jam berlalu, konser pun akhirnya dimulai.


Sebagai intro, lampu panggung langsung dimatikan. Suasana benar-benar gelap gulita, hanya ada sinar dari beberapa penggemar yang membawa lightstick fanmade berwarna biru muda.


Lalu, tiba-tiba terdengar suara gitar dipetik.

__ADS_1


Dan lampu panggung pun dihidupkan.


Sontak, suara riuh penggemar memenuhi satu gedung, hingga keluar gedung.


Dylan, artis itu berambut pirang ikal pendek, dengan wajah tampan dan senyum manis. Stylenya keren, dimana ia sering mengenakan jaket jeans, kaos polos, celana jeans dan boots.


Hampir mirip gayanya seperti seseorang yang Kirana kenal,


"Ahh.. Kating killer itu~"


Ujar Kirana dalam hati.


Dylan tak langsung menyanyi. Ia lantas beranjak dari kursi lalu maju beberapa langkah.


"Thanks a lot for my fans who have taken the time to come and support my concert today. Thank you for my Indonesian fans!!"


Sontak, para penggemar langsung bersorak riuh dan bertepuk tangan.


"and I'll sing a special song for all of you, i made this song before i arrived in Indonesia. A song about all hearts that are bound without needing to be explained in words, but rather in actions and loyalty."


Lalu, ia kembali duduk di kursi tengah panggung tadi. Sebuah lampu sorot langsung mengarah kepadanya, membuat semua jadi terfokus padanya saja.


Lantas, lagu indah pun dilantunkan hanya dengan gitar dan nyanyiannya. Sederhana, tetapi sangat berkesan di hati mereka.


Semua mata fans tentu berkaca-kaca dan ada ada juga yang tetap on fire karena melihat Dylan.


Tak disangka, Kirana menyukai sekali lagu yang ia nyanyikan itu. Terlebih, Dylan ternyata artis yang loyal dan ramah. Ia membuatkan lagu baru dan yang pertama mendengarnya adalah fans dari Indonesia itu.


Begitulah konser berjalan hingga 7 lagu ditambah lagu spesial tadi dan adanya lucky fans yang bisa naik ke panggung. Beruntung, Shella termasuk ke dalam lucky fans itu. Ia bahkan sangat salah tingkah dan nervous super.


"Ahhh asik banget hari ini!! Heii Shella, gimana rasanya dipeluk Dylan?! Apakah hangat bagaikan pelukan pacar? Atau suami?!"


Ujar Hellen heboh.


-"ahhh.. Aku meleleh, oh tidak~~"


Ujar Shella mendramatisir.


"huwaa kamu beruntung bisa dipeluk!!."


-"Ya Tuhan terimakasih atas hari ini~aku beruntung! Rasanya tuh kayak.. Dipeluk pangeran berkuda putih! Oh ya, Kamu juga dapat greeting card dari Dylan kan? Mantabbb!!"


Ujar Shella.


"Hehehe bisa aku pajang, berasa dikasih surat cinta~"


-"Hohoho benda bersejarah!


Eh kita heboh sampe lupa Kirana.. Naa maaf yaa!!"


Ujar Shella baru peka.


"Oh iya, maaf ya."


Sambung Hellen.

__ADS_1


-"Kenapa? Aku menikmati konsernya banget, apalagi ini semua hasil traktiran kalian. Kayaknya harus aku ganti deh karena ini udah lebih dari cukup."


"Ehh gak usahh, kami antusias!"


Ujar mereka bersamaan.


-"Tiket yang aku beli dikasih diskonan. Soalnya temenku dilarang ortunya keluar karena mau ada acara keluarga. Dia holkay cuy."


Ujar Shella.


"Wahaha mantab deh, eh guys kita santai banget gak sih, padahal besok lusa ada UTS?"


Ujar Hellen sembari tersenyum.


-"Hahah gak apa-apa, belajar SKS (sistem kebut semalam) aja~ kita memang beda hehehe.."


Ujar Shella sesat.


"Hiks, padahal aku ditarik paksa kemari sama Kalian."


Ujar Kirana dengan berakting sedih.


-"Heheh Kirana kan pintar, pasti bisa lah ya~"


Ujar Shella.


"Eh btw, mana poster Dylan yang kamu bawa?"


Tanya Hellen tiba-tiba.


-"Ehmm.. Tadi ada orang yang pengen, aku jual ke dia."


Ujar Kirana polos.


-"Buset, dia jual! huhuhu... Laku berapa lagi itu?"


Lantas, Kirana tersenyum senang


"Cukup untuk makan kita bertiga besok pas kuliah ~ oke gak?"


Hellen dan Shella lantas saling bertatapan. Kemudian, mereka tersenyum dan mengangguk.


"Mantabb!!"


Jawab mereka bersamaan.


Mereka pun lantas asik mengobrol hingga diperjalanan pun mereka masih asik membahas tadi.


Sepulang dari konser, Kirana langsung menyempatkan diri untuk belajar.


Esoknya saat masuk kuliah, ia juga belajar di sela-sela waktu istirahat.


Bahkan, ia dengan sengaja bolos dulu hari ini dari komunitas pecinya botani itu, hanya demi belajar.


Ya, begitulah Kirana, kalau sudah bertekad belajar tak mudah diganggu.

__ADS_1


Lalu, selama beberapa hari UTS itu, semua kegiatan di agenda Kirana pun nuga ia batalkan demi fokus ke UTS hingga selesai seluruhnya.


__ADS_2