Cat And Wolf

Cat And Wolf
Sunday morning with him


__ADS_3

Pukul 9 pagi.


Sesuai janji, Mereka janjian di depan minimarket terdekat sebelum akhirnya berangkat ke toko buku.


Sembari berjalan menuju minimarket, Kirana mengirim pesan kepada Kak Sean.


"Kak, aku sedang menuju ke minimarket, sebentar lagi sampai."


Setelah terkirim, ia memasukkan ponselnya ke dalam sling bag kulit sintetis berwarna beige miliknya.


Pagi ini, Kirana mengenakan outfit santai seperti celana kulot hitam, kaos rumahan, cardigan motif stripes berwarna coklat-putih, dan sepatu .


.


.


.


Saat Kirana hampir sampai di minimarket, ia terkejut ternyata Kak Sean sudah menunggunya dari tadi di sana sembari bermain ponsel dan duduk di atas motor besarnya itu. Ini pertama kalinya ia melihat Kak Sean mengenakan sweater putih, biasanya ia memakai outfit apapun serba hitam. Hal ini membuat penyegaran baru terhadap Kak Sean.


"Kak!"


Sapa Kirana sembari melambaikan tangan dan tersenyum.


Lantas, Kak Sean langsung menoleh ke arahnya.


-"Ah, akhirnya datang."


Ujar ia sembari tersenyum.


"Loh, aku telat banget kak? Kakak udah dari tadi?"


Tanya Kirana sembari melihat jam tangannya, saat itu jam menunjukkan pukul 09.10 WIB.


-" Gak kok, belum lama. Yaudah ayok kita langsung kesana aja."


Ujar ia dengan tetap tersenyum sembari mengambil helm nya yang berwarna hitam dari stang motornya.


Tiba-tiba, Kirana memperhatikan motor Kak Sean.


"Wah, ini pertama kalinya aku naik ini, biasanya motor yang lebih pendek. "


Ujar Kirana saat memperhatikan tingginya yang melebihi pinggang Kirana. Sebenarnya, ia merasa agak kesulitan.


"Beneran? Ah, kalau gitu tadi kakak pinjam motor temen sekost-an. Kalau naik ini aja gak apa-apa?"


Ujar Kak Sean dengan wajah agak khawatir.


Melihat respon kak Sean yang demikian, Kirana agak terkejut. Disisi lain entah mengapa justru ia terlihat...


("menggemaskan?")


Ujar Kirana dalam hati.


-" Iya gak apa-apa .Yasudah ayok kita langsung berangkat aja kak."


Ujar Kirana dengan cepat.


"ok. Bilang ya kalau kakak nyetirnya sembarangan."


-"Pfftt aman lah pasti~"


Jawab Kirana sembari tertawa kecil.


Lalu, Saat Kirana hendak naik, Kak Sean membantu Kirana dengan menggenggam tangannya.


Hal ini agak membuat Kirana jadi agak canggung untuk sesaat.


Akhirnya, mereka berdua berangkat juga kesana.


Selama perjalanan, tampak Kak Sean mengendarai motornya dengan berhati-hati sekali.


Selama perjalanan juga hampir tak ada pembicaraan diantara mereka. Kecuali Kirana yang memulai percakapan duluan untuk menanyakan letak toko bukunya.


Sesampainya disana, mereka langsung turun dari motor. Toko buku di hadapan mereka ini cukup besar dan merupakan toko yang baru launching cabangnya disana.


Tampak ada beberapa banner bertuliskan


diskon besar, promo besar, dan sebagainya.


"Ayok kita masuk."


Ajak Kak Sean.


Lalu, Kirana mengangguk dan masuk duluan. Kemudian diikuti Kak Sean.


Ketika mereka masuk, Kirana melihat ke sekeliling. Ada banyak sekali jenis buku disana. Rasanya seperti berada di surga buku.


"bau buku-buku baru"


Ujar Kirana dalam hati dengan ekspresi senang.


.


.


-"Mau ikut ke lantai atas atau mau lihat yang disini dulu?"


Tanya Kak Sean.


"Yaudah ke lantai atas dulu saja."


Setelahnya, mereka langsung naik ke lantai atas. Di lantai atas dominan buku-buku kuliah. namun, juga ada beberapa rak memajang novel keluaran terbaru,baik dalam negeri maupun hasil terjemahan karya luar.


Kirana langsung menghampiri rak novel tersebut saat pertama kali melihatnya.


"Wahhh, ada novelnya!"


Ujar Kirana senang dan kagum menyadari ada novel incarannya selama ini.


-"Novel apa?"


Tanya Kak Sean dengan wajah penasaran.

__ADS_1


"Novel tentang malaikat, adegannya menegangkan, tapi sebenernya ini tuh genrenya romantis! Ini juga novel dari luar negeri sih. Pernah di filmkan, tapi cuma season pertama, nah yang season dua novelnya saja."


Jelas Kirana antusias.


"Ohh begitu. Ini Hanya sampai season dua?"


-"Iya. Tapi tebal sekali kan kak bukunya? Baca ini bisa sampai sebulan! Kakak gak nyoba baca?"


"Pfft.. Kakak mana sempat baca novel , kecuali kalau masih tahun kedua atau pertama, mungkin masih sempet."


-"Oh iya, kakak udah sibuk banget. Nanti kalau udah di smester 7 dan 8 kakak fokus sama skripsi dong?"


"Sekarang aja kakak udah nyoba garap. Semster depan harus KKN juga yahh~(gumam Sean). Oh ya, awal semester depan itu terakhir kakak di komunitas sama BEM fakultas."


-"Loh, kenapa kak?"


Ujar Kirana agak terkejut.


"kakak mau keluar dan serah jabatan, udah saatnya fokus tugas dan skripsi. "


Kirana lantas mengangguk


-" Ngomong-ngomong Kakak di BEM fakultas toh, baru tau. Jadi apa kakak?"


Ujar Kirana dengan ekspresi polos.


"Pfft.. Ahhh~Ternyata sampai sekarang belum tau? Kakak Ketuanya."


-"Ohh ketua toh ...


Apa ketuaaa?! Sumpah kak? Serius?"


Ujar Kirana dengan ekspresi terkejut.


"hahaha kenapa sih kaget?"


Ujar Sean heran.


-"Aku baru tau soalnya ."


Jawab Kirana.


(-"Jadi.. Yang dibicarakan temen-temen dari kemaren, itu kak.. Sean?"


Ujar Kirana samar dengan ekspresi berpikir)


"Loh, bicarain soal apa?"


-"Bukan apa2 heheheh.. Kok bisa ya Kak Sean ngurus 2 organisasi sekaligus, gak susah kak?"


"Gak sih, enjoy aja. Kan banyak teman yang bantu. Apalagi mereka udah ngerti tugas masing-masing harus gimana."


-"Ohh begituuu."


"Yaudah, kakak kesana ya. Nanti kesana saja kalau sudah selesai lihat novel."


Kak Sean lantas tersenyum.


-"Iya kak."


.


.


"Ah, kak Sean itu memang suka senyum gitu apa ya?"


Ujar Kirana.


Setiap Kating itu tersenyum, pasti aura lembutnya benar-benar terpancar. Kirana jadi berpikir itu alasan banyak yang menyukai Kak Sean.


"Oh ya, Kok temen-temen gak ada yang pernah nyebut nama dia sih pas lagi dibahas ? Apa itu suatu pamali kah, atau karena gak tau namanya?"


Tambah Kirana dalam hati.


Matanya memang mengarah kepada novel-novel, tetapi pikirannya kemana-mana.


Setelah itu, barulah ia benar-benar memilih novel dan melihat-lihat novel lain .


Setelah puas , Kirana langsung pergi menghampiri Kak Sean.


Saat ini, Kirana baru dapat satu buku, sementara Kak Sean sudah memegang 3 buku besar di tangannya.


-"Kakak mau beli semua itu? Tebelnya kayak ensiklopedia versi lengkap! "


Ujar Kirana heran.


"Hahah.. Ini biasalah. Untuk membantu garap skripsi."


Lantas, mata Kirana langsung tertuju ke sampul buku-buku yang Kak Sean pilih.


Nampaknya, isinya mengenai isu lingkungan semua.


-"Kakak mau ngambil pembahasan ini?"


Sean lantas mengangguk sembari tersenyum.


-"Woahh~ keren sih kakak. Apa sih sebenarnya kekurangan kakak?"


Ujar Kirana excited.


"Pftt.. Udah-udah. Kalo mau tau kekurangan kakak, coba tanya sama temen-temen kakak nanti pas kamu ikut panitiaan. Mereka paham pasti."


Ujar kak Sean sembari melihat - lihat buku lain.


"Mereka pasti juga bingung jawabnya."


Ujar Kirana sembari melihat - lihat buku juga.


Lalu, beberapa saat kemudian ia langsung menemukan buku yang ia cari.


Hal itu membuat Sean heran lagi. Padahal dirinya ada banyak pertimbangan untuk memilih, tapi Kirana langsung menemukan buku yang ia ingin beli.


Namun, Kak Sean tak membahas itu kepadanya.

__ADS_1


-"Udah selesai?"


Tanya ia memastikan.


"Iya kak ini aja. Wah~ pokoknya aku kasih bintang 5 toko ini, lengkap banget! Oh ya, Kakak juga udah?"


-"Udah, ayok langsung turun aja."


Kirana kemudian mengangguk.


Lalu, mereka segera turun dan membayar buku-buku tersebut.


Setelah itu mereka keluar dari sana.


.


.


"Oh iya Na, udah makan belum?"


Tanya Kak Sean tiba-tiba


-"hemm.. Belum kak."


"Di sekitar sini ada yang jual soto, mau?"


-"Yaudah, bolehhh."


Ujar Kirana.


Lalu, akhirnya tujuan mereka selanjutnya adalah tempat makan soto itu.


Letaknya tak jauh dari sana, hanya selisih 2 persimpangan jalan.


Sesampainya disana, Kirana melihat tempat tersebut ramai orang yang datang. Untungnya masih tersisa satu meja untuk mereka.


Lalu, mereka segera duduk disana.


Tak lama, seorang pegawai mendatangi mereka dan mencatat pesanan, Kirana dan Kak Sean memesan menu yang sama .


Setelah itu, pegawai itu pergi ke bagian dapur.


"Oh ya, Kakak tau semua destinasi disini yang terbaru ya?"


-"gak semua sih, kalau yang ini sudah lama. Yang baru toko buku tadi aja."


"Ohh begitu, wah.. Aku bener-bener gak Update banget soal tempat sekitar sini. Temen dekatku dikelas bahkan dia tau segala tempat di Kampus, jadinya dia inisiatif jadi tour guide ku pas jam istirahat atau jamkos."


Cerita Kirana panjang.


Sementara, kak Sean antusias mendengarkannya. Ia lantas tersenyum


" Gak masalah, awalnya kakak juga begitu. Yaa..nanti lama-lama juga paham atau kalau ada waktu luang kakak ajak jalan-jalan lagi, mau? "


-" Hahaha gak usah kak. Jadi ngerepotin aku nya."


Ujar Kirana dengan canggung.


" Gak kok."


Kak Sean lantas meletakkan sendoknya di mangkuk. Kemudian menatap Kirana.


" Kan kakak yang nawarin."


Jawab Kak Sean sedikit lebih serius.


Tatapammya membuat Kirana jadi agak canggunh seketika.


"Ehm.. Mungkin bisa kap.."


"Ini mba, mas pesanannya."


Ujar pegawai disana tiba-tiba kepada mereka berdua sembari meletakkan 2 mangkuk soto dan 2 gelas es teh satu persatu.


"terimakasih mba.."


Jawab Kirana kepada orang itu.


Kemudian, Kirana  dan Kak Sean segera menyantap pesanan mereka


Tapi, tiba-tiba Kirana merasa agak canggung. Kalau dipikir-pikir, ini pertama kalinya ia makan bersama kating. Bahkan berdua. Sebelumnya ia belum pernah sama sekali baik dengan teman atau kakak kelas yang lawan jenis.


Hal ini membuat Kirana sedikit jaim dan canggung.


.


.


"Enak apa gak makanan disini?"


Ujar Kak Sean dengan suara kecil setelah melihat ekspresi wajah Kirana.


-"E Enak kok kak."


Ujar Kirana sembari menyendok kuah.


"Nanti kalau pas panitiaan mau kesini lagi bilang saja. Kalo menjelang hari H acara biasanya pulang bisa sampai sore atau bahkan malam."


"Oh sampai malam??"


Ujar Kirana agak terkejut.


-"Iya. Tapi karena kamu maba, bisa aja sih nanti kakak bilang ke yang lain untuk pulang duluan."


"Gak usah gak apa-apa sih kak, nanti aku dikira diistimewakan."


-"Maba lain kalo mau juga bisa kok. Bilang aja kalo ada kesulitan pokoknya ya?"


"hehehe iya kak. Terima kasih~"


Jawab Kirana, kemudian ia melanjutkan makan Kembali.


_______

__ADS_1


(next part 2)


__ADS_2