CEO ITU AYAH PUTRIKU

CEO ITU AYAH PUTRIKU
Kesedihan Ardi


__ADS_3

Alex menatap Mutiara lalu beralih ke Sari. Setelah itu Memanggil Dion. untuk menunjukkan rekaman video nya.


Dion masuk dan segera menyerahkan ponselnya. setelah di buka video. Mutiara dan melihat. "Tega sekali tante Sarah pada kita ma. apa salah mama pada tante Sarah?" tanya Dinda.


"mama, merasa tidak pernah memiliki salah. katakan nak Sari. apa yang membuat mama kamu membenci keluarga tante.? " tanya Mutiara.


"Karena tante.. karena tante telah melukai dan membuat om Harry gila. dan sampai sekarang om Harry masih ada di rumah sakit jiwa." jawab Sari


"Apa... Harry.. Harry siapa? tante tidak pernah mengenal pria bernama Harry.'" jawabnya


Sari terdiam. Sari juga tidak tau masalah apa yang sebenarnya terjadi antara mama nya dengan Mutiara.


"Pergi.. dan jangan pernah menampakkan wajahmu di keluarga ini." usir Mutiara penuh penekanan.


"Sabar ma.. kita akan cari kakak Dinda sama sama." hibur Dinda.


"Kenapa mereka tega. membuat keluarga kita hancur. bahkan anak mama yang tidak tau apapun harus ikut menanggungnya." ucapnya Lirih.


"Maaa.. ", ucap Dinda sembari mengelus lengan sang mama.


" Nak Al.. bawa tante kekantor polisi. tante ingin tau kenapa dia sangat membenci tante." ucap Mutiara. yang meminta Alex untuk mengantarkan ke kantor polisi.


"Baik Tante.. Alex siap mengantarkan kemana tante akan pergi." ucap Alex.


Sesampainya di kantor polisi. Mutiara segera menuju ke ruangan penjengukan.


"Jenk Tia. " panggil Sarah


"Apa jenk Tia ingin mencabut tuntutannya. ? terimakasih jenk. say bersyukur sekali, jenk Tia memang orang baik. saya telah salah menilai jenk Tia." ucap Sarah dengan mata berkaca kaca bahagia.


"Anda salah Nyonya Ardi Anggara. Saya datang kesini karena saya ingin melihat wanita yang sudah menculik bayi saya. katakan.. di mana bayi saya sekarang? " tanya Tiara


"Jenk Tia.. maafkan saya.. saya tidak tau bayi itu sekarang berada. saya tidak tau menahu soal bayi itu." jawab Sarah


"Jangan Bohong pada Saya Nyonya.. saya sudah tau semua yang Anda lakukan pada keluarga saya. saya sudah tau jika anda yang sudah menyebar fitnah putri saya. sekarang katakan di mana putri saya berada." teriak Tiara


"Tante tenang tante.." ucap Alex menenangkan.


"Sebelum saya menemukan putri saya. saya tidak akan pernah memaafkan Anda nyonya." ucap Tiara


"Jenk.. saya benar benar tidak tau putri Anda berada. saya memang menculiknya namun saya tidak pernah memegang bayi anda." jawab Sarah.

__ADS_1


"Kenapa anda lakukan ini pada keluarga saya? kenapa kau menghancurkan kehidupan putri putri saya." tanya Tiara


"Yaa saya benci padamu.. karena kamu adikku jadi gila karena kamu orangtuaku juga ikut stres merasakan adikku yang gila. apa kau mau tau.. Harry adikku sangat tergila gila padamu. tapi apa.. tapi apa... kau malah memilih Darmawan untuk menjadi suami kamu. dan kamu tau.. sejak saat itu aku sangat membencimu. " jawab Sarah.


"Harry... Harry siapa. aku bahkan tidak mengenalnya. da tidak tau siapa Harry. " ucap Tiara. Tiara memang benar dirinya tidak pernah tau siapa Harry.


"Maaf jam kunjungnya sudah habis Nyonya." ucap seorang petugas penjaga lapas.


Tiara dan Alex segera pergi meninggalkan Sarah di sini.


...***...


pagi telah


Setelah pencabutan perawatan di rumah sakit ini selesei. Ardi segera membawa Ratu ke bandara. dengan didampingi oleh petugas medis dari rumah sakit di mana Ratu tadi di rawat.


Sedangkan Sari saat ini di rumah. tidak ada yang dia lakukan. Sari memang bukan pekerja keras atau orang yang suka bekerja. kesehariannya memang cuma di habiskan nongkrong dan ngemall bersama teman temannya.


Namun semenjak berita Jika orang tua Sari di ambang kebangkrutan. tidak ada teman yang menghubunginya.


Sari pun nggak mau menjenguk mamanya yang ada di penjara. menyentuh peralatan dapur saja tidak mau. apalgi harus berkunjung kerumah tahanan yang sangat bau.


Di Tempat Ardi sekarang.


"Bagaimana dokter? apa putri saya bisa di sembuhkan? " tanya Ardi saat melihat Dokter keluar dari ruangan Ratu.


"Mohon maaf.. putri anda sudah meninggal. 10 menit yang lalu. " ucap Dokter


"A... apaa.. Ratu meninggal.. tidak dokter ini tidak benar..." sangkal Ardi


Ardi belum bisa Terima putrinya telah tiada. Setelah mobil dijual untuk biaya Ratu di sini. namun malah Ratu tak bisa di selamatkan. .. Ardi terduduk lemas di bangku tunggu di rumah sakit.


"Kenapa semuanya jadi begini. apa yang telah ku perbuat." lirihnya. tak ada yang memberi support untuk dirinya.


'Semua ini gara gara Sarah. kalo saja dia tidak melakukan kejahatan. semua ini tidak akan terjadi." gumamnya


Ardi segera mengurus kembali pencabutan perawatan. karena memang sudah tidak bisa di selamatkan.


Ardi segera menyewa helikopter untuk membawa jenazah Ratu dan dirinya kembali lagi ke Nagara.


Ardi segera menekan tombol hijau. melakukan panggilan kepada Sari.

__ADS_1


Namun Sari tak kunjung mengangkatnya. "Sariii.. kau ini apa yang kau lakukan .." gumam Ardi kesal.


"Lebih baik kehilangan Sari daripada kehilangan Ratu." lirih Ardi.


...**...


Acara pemakaman Jenazah Ratu sudah selesei. Ardi masih merasakan kehilangan yang amat dalam.


"Haii Kau.. " panggil seorang sipir pada Sarah.


Sarah mendongak dan menatap Sipir wanita yang sudah memanggilnya


"Ada kabar duka. putrimu sudah meninggal." ucap Sipir itu tanpa ada rasa kasian pada Sarah.


"Putrikuu... Sari atau kah Ratu. " gumam Sarah..


"Bu.. tolong bawa saya ke makam putri saya. saya mohon ntuk sekali ini saja saya hanya ingin melihat jenazah putri saya untuk yang terahir kali." mohon Sarah.


"Itu tidak mungkin. kau adalah tahanan baru. jadi kau belum bisa keluar keluar. " jawab Sipir


"Tolong Buu.. saya mohon.." ucapnya lagi.


Akhirnya karena, petugas itu tidak tega melihat wajah sedih Sarah. mereka bersedia mengantar Sarah ke pemakan putri nya.


*


"Raa... Ratu anak mama... kenapa kau tinggalkan mama nak.? " teriak Sarah saat sudah berada di pemakaman Ratu.


"Semua ini gara gara kamu. kamu yang sudah membuat keluargaku hancur. kamu yang sudah membuat putri ku meninggal." tuduh Ardi saat melihat Sarah hadir di pemakaman. Ardi langsung menghampiri istrinya.


"Mas.. bukan aku mas.. ini karena kamu yang sudah memukul Ratu. ini salahmu. dan kau yang harus masuk penjara karena kau telah membunuh anakku. " teriak Sarah.


"KAU YANG TELAH MEMBUNUH PUTRI KU. KAU SARAH.. KAU YANG AKAN MENDEKAM DI PENJARA." teriak Ardi


"Pak Ardi.. sudah.. ini di makam. kasian Ratu pak." ucap seorang warga


Sarah terduduk lemah di pinggir makam Putri nya. Sarah melihat Sari. yang hanya diam menatap tanpa ada belas kasian pada Sarah.


"Sari putri ku.. kau tak mau menjenguk mama di penjara nak.? " tanya Sarah.


...Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2