CEO ITU AYAH PUTRIKU

CEO ITU AYAH PUTRIKU
Extra part.


__ADS_3

...***...


"Tunggu.. tunggu.. apa maksud mas Dion mengatakan begitu. itu pujian atau Ejekam sihh sebenarnya." tanya Neni dengan mengerucutkan bibinya


Dion segera mendekat ke Neni dan berbisik. "ini caraku menyampaikan cinta ku padamu." ucapnya yang lebih seperti mende*ah.


Tubuh Neni menegang bulu kuduk nya tetiba merinding.


Neni segera menpakkam Walah kesalnya pada suaminya.


Dion hanya menanggapi dengan senyum. " udah ini.. orang ini mau kamu apain sayang?" tanya Dion s lanjutnya


"Biar aku poto aja mas. biar piral" jawabnya. Dion teratawa pelan saat Neni menjawab asal pertanyaannya. Namun benar saja Neni langsung memotret kedua pemuda itu. sebelum Neni melapor polisi.


Neni langsung Mengunggah poto itu di grup bu ibu. setelah itu mengunggah di storynya.


Tak berapa lama polisi datang dan segera membawa kedua orang itu kekantor polisi.


...**...


Dinda dan Alex tengah menikmati makan malam.


"Sayang malam ini kan sepi. anak anak di bawa mama. kita di rumah bersenang senang aja yuk." rajuk manja Alex


"Tidak bisa mas Alex. Dinda ada pekerjaan rumah." jawabnya


"pekerjaan rumah?" tanyanya


Dinda mengangguk.


"Pekerjaan rumah ngapain.. kan sudah ada mbok jum." protes Alex


"Ngerjain kamu." Jawab Dinda.


*Aihh.. nih istriku bikin aku salting aja.* batin lex dengan dada berdebar.


Wajahnya merona mendengar gombalan sang istri.

__ADS_1


"Yakin mau ngerjain aku?" tanya Alex dengan berbisik di telinga Dinda. Alex menenggelamkan wajahnya di ceruk leher Dinda.


"Mas.. ngapain sihh?" tanya Dinda


"sebelum mas di kerjain. mas yang akan ngerjain lebih dulu." gumamnya. lalu segera memeluk sang istri dan beberapa kali mengecup leher jenjangnya.


Alex segera menggendong Dinda ke kamarnya. Sesekali bibirnya mengecup bibir Dinda.


"Gemas banget deh sama ni bibir." ujar Alex sesaat setelah melepas kecupannya


Meletakkan tubuh Dinda dengan pelan di atas tempat tidurnya. Alex berada di atas Dinda sembari menatap matanya.


"Aku sangat tergila gila padamu Din." gumam Alex


"Aku sangat mencintaimu mas.. kaulah cinta terakhirku. Hanya kau pelabuhan terakhirku untuk menetap." ujar Dinda


Alex semakin gemas mendengar kata romantis dari istrinya. bibirnya kembali Alex tempelkan di bibir, mata, pipi dan hidungnya.


Alex melepas pakaian Tidur Dinda yang sangat tipis. Dengan bibirnya yang masih menempel di bibir Dinda.


Mphhh.. Dinda mend**ah saat Alex mengi*ap pu*ngnya.


...***...


"mas.. ini.. " ujar Dinda. Setelah gituan percintaan nya. Dinda segera melihat ponselnya. ingin menanyakan keadaan kedua anaknya pada mama Alis.


"Ada apa sayang." tanya Alex yang masih setia tubuhnya di jadikan bantal sang istri.


"ini Kak Neni bikin story. jika rumahnya kemasukan rampok. " ujarnya.


Alex segera mengarahkan ponsel Dinda kedirinya. "iya.. tanyain keadaan keluarganya." ujar Alex.


"Tapi.. sepertinya aku mengenal pria ini deh." ujar Dinda.


Hemmm.. Alex mengerutkan keningnya.


"Siapa?" tanya Alex kemudian.

__ADS_1


"Dia.. ( sambil berpikir ) ohh.. iyaa dia temanku dulu. Rafael." ucapnya.


"Rafael?" tanya Alex. yang di angguki oleh Dinda.


👉Semenjak kejadian itu. Rafael hidup susah bersama keluarganya. tak berapa ibu Nilam ibunya Rafael meninggal karena terlambat memberi obat.


Sedangkan kakak Rafael pergi merantau untuk mencari pekerjaan.


Rafael sendiri hidup sebatangkara. tidak ada sanak saudara yang mau membantunya. sehingga Rafael harus hidup bebas semaunya.


Dan kini Rafael malah ikut komplotan anak jalanan yang selalu bikin ulah. Akhirnya Rafael pun mengikuti kelompoknya dengan banyak kejahatan👈


Dinda segera menekan tombol hijau pada Neni.


dalam seringan ke 4 baru di angkat.


...***...


Rafael di penjara karena ternyata sudah banyak kejahatan yang di lakukan. termasuk penculikan bayi di komplek Neni.


bayi itu sudah dijual. dan tidak tau keberadaanya sekarang.


...End...


👉 **Pesan..👈


🌹 Terimakasih. untuk yang sudah mengikuti cerita ini. walau banyak yang bilang terlalu memutar mutar. dan Anak usia 7 tahun masih cadel.


Saya sebagai pengarang dari cerita ini. hanya membuat Alur sesuai pemikiran ide yang ada di kepala.


Saya bersyukur ini adalah hasil karya tanpa menjiplak milik siapapun. jika tidak suka cukup tinggalkan. jangan membuat othor jadi Dwon karena komentar.


Sejujurnya saya mah orangnya nggak bisaan. jadi kalo mau mengabaikan komentar yang tidak enak. tidak bisa. pasti saya tetep bales.


pura pura tertawa saat membalas komentar. padahal hatiku sangat kacau..🌹


Ngak bisa bikin cerita romantis juga. terlalu hambarrr 😣😣**

__ADS_1



__ADS_2