
"Hey baby kau sudah pulang?" tanya kaizo kepada vidya yang sibuk menghitung uang belanjaannya
"Deg" vidya sontak terkejut dengan suara itu ia lalu menoleh ke arah sumber suara itu.dan tidak disangkah laki-laki yang menyuruhnya untuk tinggal di rumah mewahnya itu ternyata bisa menemukan rumahnya
"T...tuan kenapa kau bisa ada disini?" tanya vidya dengan ketakutan
"Kau tidak perlu tau baby" balas kaizo sembari tersenyum ke arah gadisnya itu "kenapa kau ketakutan seperti itu apakah wajah tampan ku ini terlihat menakutkan? tanya kaizo sekali lagi membuat ia gemas terhadap gadis yang dicintainya
Namun vidya hanya diam dengan kepalanya menunduk ia tidak berani menatap mata laki-laki yang ada dihadapannya sekarang
"Kenapa kau kabur dari rumah baby?apakah kau tau saat aku terbangun dan kau tidak ada disampingku aku merasa gila baby.tanpamu aku akan gila"
"Aku...aku cuma ingin pulang saja tuan dan kau tidak mengizinkan aku pulang makanya aku kabur saja" ujar vidya sembari kepalanya menunduk
"Jika aku sedang berbicara tataplah wajahku baby"
Setelah kaizo mengatakan itu vidya tetap saja menunduk,dan kini kaizo geram karena ucapannya tidak di dengar oleh gadisnya sama sekali dengan kasar kaizo menarik dagu vidya dan mengangkatnya ke atas agar gadisnya itu bisa melihat wajah tampannya kaizo
"Seperti ini baby jika sedang berbicara" ucap kaizo sembari mencengkram dagu vidya dengan kuat
Setetes air mata pun keluar dari mata vidya,ia kesakitan karena dagunya di cengkram oleh pria itu dengan kuat
"Ayo kita pulang!" ajak kaizo dan menggandeng tangan vidya
__ADS_1
Vidya lalu menghempaskan tangan kaizo dengan kasar lalu ia memberhentikan langkah kakinya
"Ada apa baby?ayo kita pulang" ucap kaizo yang menahan emosinya karena tangannya tadi dihempas kasar oleh vidya
"Tidak aku tidak mau pulang! jika tuan ingin pulang,pulang sendiri saja sana!!! aku tidak mau ikut denganmu!"bentak vidya lalu berlari menuju ke rumahnya dan mengunci pintu dari dalam
"Astaga! gadisku ini suka bermain petak umpet ternyata"
Vidya ketakutan dan berkeringat dingin saat ini dia masih ada di belakang pintu yang ia kunci tadi.
"Andy! andy!" panggil vidya ke andy
"Aku ada di sini kak!" teriak andy
"Apa yang kau lakukan hah?!" emosi vidya
"Maksud kakak?" heran andy yang tidak mengerti maksud kakaknya
"Kakak kan sudah bilang jika ada orang yang ketok ketok pintu kecuali itu kakak jangan di buka andy!!!" emosi vidya sembari mencubit lengan adiknya itu
"Awww sakit kak!" mengelus elus lengannya yang habis di cubit oleh kakaknya itu
"Bikin apa kamu?" tanya vidya dengan ketus
__ADS_1
"Teh"
"Buat siapa?"
"Buat pacar kakak" ucap andy santai
"Pacar? maksudmu laki-laki yang ada di depan rumah itu?" ucap vidya yang sontak terkejut
"Ya"
"Aduh andy dia itu bukan pacar kakak! dia itu teman kakak yang tergila gila dengan kakak makanya dia ngaku ngaku kalau kakak itu pacarnya padahal kakak tidak menyukai dia!" bohong vidya
"Omaygat?serius kak?" tanya andy dengan mata membulat
"Kacau kacau sekarang harus bagaimana" ucap vidya yang pergi dari dapur
"Kakak kau mau kemana?"teriak andy namun tidak di dengar oleh vidya
Di posisi kaizo
"Oky sekarang ayo kita mulai permainannya,baby aku yang jaga dan kau yang sembunyi ya?" teriak kaizo yang di dekat mobilnya
|||Bersambung|||
__ADS_1