Ceo Kejam Itu Suamiku

Ceo Kejam Itu Suamiku
Aku mencintaimu


__ADS_3

Karena vidya yang sudah mulai begitu panik dan takut jika adit benar-benar menembak kaizo dari belakang,tanpa berfikir jernih terlebih dahulu dengan gerak cepat vidya memeluk kaizo dengan erat sembari memejamkan kedua matanya.


Dan "dorrr" adit dengan cepat melesetkan timah panas itu ke arah kaizo.


Seketika darah merah segar menciprat ke arah segala benda yang ada disekitarnya setelah terkena timah panas tersebut.


Sementara kaizo yang menyaksikan adegan mengerikan tersebut dirinya seketika mematung karena dirinya masih terkejut atas yang dilakukan oleh adit barusan.


"Kali ini aku akan melindungimu kaizo" ucap vidya yang masih sadar


Timah panas yang dilesetkan oleh adit tadi itu tidak sengaja mengenai punggung vidya.vidya yang sudah menyadari rencana jahat adit dirinya hanya memilih diam saja dan tidak memberitahukan soal tersebut terhadap kaizo.


"Kamu mungkin sudah tahu sekarang,bahwa aku sudah tidak ada disisimu lagi aku akan tetap mencintaimu...berbahagialah selalu.dan terima kasih untuk segala hal yang kau berikan padaku.mulai dari cinta hingga kasih sayang.jaga dirimu baik-baik aku mencintaimu sayang" ucap vidya sekali lagi diiringi dengan senyuman terakhirnya


Setelah mengucapkan kalimat terakhirnya itu dengan perlahan-lahan vidya mulai memejamkan matanya dan akhirnya dia pun tertidur untuk selamanya.

__ADS_1


"Tidak! tidak baby! tidak mungkin! kamu pasti sedang berpura-pura tidur iya kan baby?! bangun baby! aku mohon jangan seperti ini hikss..."


Sementara semua orang yang berada di ruangan itu mereka pun ikut menangis termasuk frank dan jonathan setelah melihat pemandangan yang menegangkan dicampur dengan kesedihan itu.


Jiwa kejamnya kini telah bangkit.kaizo menatap adit dengan sorotan tatapan tajam seperti aura membunuh,karena adit telah berani menghilangkan seseorang yang sangat berharga dan berarti didalam kehidupannya.


"Aku tidak mengizinkanmu untuk meninggalkan aku untuk selama-lamanya,kamu dengar tidak?!"


Kaizo mengelap noda bercak darah di punggung gadisnya itu dengan tangannya.ia lalu mengusapkan darah tersebut ke pipinya sendiri.


"Jika kamu tidak bisa diselamatkan,aku akan mengubur semua orang disini bersama denganmu!" lanjut kaizo yang menatap adit kembali dengan tatapan aura mematikan


Adit yang tadinya kini seperti menjadi pahlawan kesiangan dirinya pun seketika diam dan menatap kaizo yang menatap dirinya dengan tatapan tidak biasa.


"*Aku sungguh tidak menyangkah,ternyata jika kaizo marah besar seperti ini dia akan terlihat sangat menakutkan seperti tidak yang aku kira"

__ADS_1


"Ingin sekali aku menghampirimu dan memelukmu kedalam pelukanku vidya...kenapa harus kau yang terkena tembakan itu? kenapa kau harus melindungi dia vidya? kenapa? seharusnya aku lah yang kau cintai dan bukan dia! kau tahu itu kan?! aku mencintaimu lebih sekedar darinya*..."


"Bawa di ke rumahku dan seret dia kedalam ruangan pribadiku!" tegas kaizo terhadap bodyguardnya


"Baik tuan!"


Kini bodyguardnya kaizo pun menyeret adit dan memaksa adit untuk ikut dengan mereka.


Adit memberontak dan meminta ingin dilepaskan namun bodyguard kaizo hanya mendengar ocehan adit dan tidak mempedulikan omongannya sama sekali.


...


Kini mata kaizo mulai sembab karena dirinya sedari tadi menangis tiada henti.


"Adit,kau! kau tidak akan kubiarkan hidup lagi di muka bumi ini lagi!"

__ADS_1


|||Bersambung|||


__ADS_2