Ceo Kejam Itu Suamiku

Ceo Kejam Itu Suamiku
3. Tawaran Kerja


__ADS_3

Keesokan paginya mereka berdua bangun dan segera mandi. Awalnya Dila merasa takut kalau nantinya dia diusir oleh pemilik kos karena dia menginap semalam tanpa sepengetahuan pemilik kos. "Kamu kenapa Dil???", tanya Nadia yang melihat ada kecemasan di raut wajah Dila. "Aku takut Nad kalau nantinya aku diusir oleh pemilik kos karena aku menginap tanpa memberitahukan terlebih dahulu.", jawab Dila. "Udah nggak pa pa kok nanti selesai siap-siap aku akan bertemu dengan pemilik kos dan bilang kalau ada sepupuku dari kampung yang menginap untuk sementara waktu sambil dia mencari kerja, udah nggak pa pa ko Dil, dia orangnya baik kok",kata Nadia sambil tersenyum. "Makasih sekali lagi yah Nad",kata Dila sambil memeluk Nadia. Nadia yang mendapatkan pelukan hangat dari Dila tiba-tiba merasakan sesuatu yang begitu nyaman. Bagaimana tidak, dari kecil Nadia sudah biasa hidup sendirian tanpa orangtuanya karena kedua orangtuanya berpisah sejak Nadia berumur 5 tahun dan tidak pernah merasakan kasih sayang dari orang tua dan saat itu Nadia hanya tinggal bersama neneknya. Dan sekarang neneknya sudah meninggal 2 tahun lalu dan rumah yang dia tempati bersama neneknya dulu sudah diambil oleh pamannya adik dari ayahnya, dan saat itu Nadia tidak punya tempat tinggal dan disinilah dia, tinggal di kos kosan. Yah udah aku siap-siap dulu yah Dil", kata Nadia sambil melepaskan pelukannya dengan Dila. Dila pun hanya mengangguk sambil tersenyum. Sambil menunggu Nadia selesai mandi Dila pun ke dapur dan melihat ada dua butir telur dan diapun segera menggorengnya dan memasak nasi untuk sarapan pagi mereka. Tidak menunggu lama telur goreng pun jadi walaupun hanya menggunakan bahan ala kadarnya saja dan dia pun duduk sambil menunggu nasi yang dia masak matang. Tidak lama kemudian Nadia keluar dari dalam kamar mandi dan mencium bau telur goreng. "Kamu lagi ngapain Dil",,tanya Nadia. "Aku lagi masak, oh iya Nad tadi aku goreng telur yang ada di dalam baskom, nggak pa pa kan??",,tanya Dila. "Iya nggak pa pa ko,makasih yah", jawab Nadia sambil tersenyum. "Yah udah mandi sana",, kata Nadia sambil mengibas-ngibaskan rambutnya yang basah. Dila pun segera mengambil handuknya yang ada dalam tas dan masuk dalam kamar mandi. Sambil menunggu Dila sementara mandi Nadia pun bersiap siap untuk berangkat kerja dan iapun pergi bertemu pemilik kos. "Selamat pagi bapak",, sapa Nadia kepada bapak kos yang lagi menyapu halaman rumah karena dia tidak memiliki istri, istrinya sudah meninggal 1 tahun lalu sehingga dia yang harus mengerjakan semua pekerjaan rumah. "Eh nak Nadia, selamat pagi, ada keperluan apa nak??",, tanya bapak kos sambil tersenyum. "Begini bapak, semalam itu ada sepupu saya yang baru datang dari kampung jadi sebenarnya itu saya mau meminta ijin sama bapak tapikan udah malam saya takutnya mengganggu bapak, jadi pagi ini saya mau meminta ijin kalau sepupu saya boleh menginap disini untuk beberapa waktu sambil dia mencari pekerjaan, bagaimana bapak???", tanya Nadia. "Oh itu,,iya boleh saja nak Nadia",, jawab bapak kos. "Terima kasih banyak pak", kata Nadia sambil tersenyum. "Kalau gitu saya permisi dulu pak",pamit Nadia. "Iya", jawab bapak kos ramah. Dila yang selesai mandi tidak melihat Nadia. Tidak lama kemudian Nadia pun datang. "Eh Nad, kamu darimana aku pikirnya kamu udah berangkat kerja", tanya Dila. "Aku baru dari depan bertemu bapak kos untuk meminta ijin kalau kamu bole menginap disini untuk beberapa waktu sambil kamu mencari pekerjaan.", jawab Nadia. "oh itu,,makasih sekali lagi yah Nad",,kata Dila. "iya sama-sama Dila",,jawab Nadia. "Yah udah kamu makan, nanti kamu telat lagi berangkat kerjanya,,, hehehehe ",,kata Dila sambil tertawa kecil. Mereka pun makan bersama sambil berbincang-bincang. "Oh yah Dil, kamu rencananya mau kerja apa??",,tanya Nadia sambil mengunyah makanannya. "Rencananya aku mau lamar kerja di toko-toko atau restauran gitu Nad jadi pelayan soalnya aku cuma ada ijasah SMA doang",kata Dila sambil tersenyum. "Coba nanti aku tanya atasan aku yah Dil sapa tau masih ada lowongan buat kamu, tapi kamu mau kan jadi OG (Office Girl)",,tanya Nadia. "Iya aku mau kok Nad selama itu halal aku pasti mau",jawab Dila sambil tersenyum. "Jadi sekarang kamu jangan kemana-mana dulu kamu kan baru disini takutnya kamu nyasar,,,, hehehehe ",,kata Nadia sambil tertawa. "Kalau aku hanya diam mana bisa aku dapat pekerjaan Nad",jawab Dila. "Udah nggak pa pa kok, kalau nanti di kantor aku nggak ada lowongan buat kamu nanti aku temenin kamu cari kerja, tenang aja",jawab Nadia sambil tersenyum. "Kamu kok baik banget sama aku Nad, Kitakan baru kenal aku jadi nggak enak sama kamu",,jawab Dila malu. "it's ok Dil, selagi aku bisa pasti aku bantuin",jawab Nadia enteng. "Makasih ya Nad", kata Dila. "Yah udah aku berangkat yah",kata Nadia bangkit berdiri. "Yah udah hati-hati yah di jalan", kata Dila. "Pasti", jawab Nadia sambil tersenyum. Nadia pun berangkat kerja sambil diantar oleh Dila sampai ke teras kos. "Dada",kata Dila sambil melambaikan tangan ke arah Nadia yang berjalan beriringan dengan teman-teman kos lainnya yang juga berangkat kerja, Nadia pun membalasnya dengan melambaikan tangannya ke arah Dila. " Itu siapa Nad??",, tanya salah satu teman kosnya. " Oh itu sepupuku dari kampung mau mencari pekerjaan di sini", kata Nadia meyakinkan temannya. "ohh gitu", jawab temannya sambil mengangguk-angguk. Setelah Nadia hilang dari pandangannya Dila pun hendak masuk ke dalam. Tapi tiba-tiba ada suara yang menegurnya. "Selamat pagi nak",,sapa bapak kos ramah. "Eh selamat pagi pak, bapak pemilik kos ini yah??", tanya Dila sambil tersenyum. "Iya nak, kamu sepupunya nak Nadia yah??", tanya bapak kos. "Iya pak, maaf sebelumnya pak saya belum meminta ijin untuk menginap", jawab Dila malu-malu. "Iya nggak pa pa ko bapak ngerti", jawab bapak kos ramah. " Terima kasih banyak bapak dan maaf sekali lagi bapak",,kata Dila. "Iya sama-sama,,semoga kamu betah tinggal disini yah nak", kata bapak kos. "Iya pak", jawab Dila. "Kala begitu bapa pamit yah mau memberi makan burung-burung bapak,, hehehe",kata bapa kos sambil tertawa kecil. "Oh iya pak, silahkan", jawab Dila ramah. Obrolan mereka pun tidak begitu panjang dan segeralah Dila masuk ke dalam kamarnya. Kemudian iapun membersihkan perkakas kotor bekas mereka makan lalu berisitirahat sejenak setelah selesai bersih-bersih.


__ADS_2