
"Tuan adit dan bocah SMP itu terlihat benar-benar sangat serasi!" ungkap kirana dengan tersenyum lebar
Kedua mempelai wanita dan mempelai pria itu lalu menginjakkan kedua kakinya yang akan menuju ke pelaminan.
"Apakah kau bersedia menikahi wanita ini?mencintainya,menyayanginya dan setia kepadanya baik dalam keadaan kaya maupun miskin,sehat maupun sakit hingga maut memisahkan kalian berdua.apakah anda bersedia?"
"Saya bersedia!" ucap adit yang begitu terlihat sangat bahagia
"Apakah kau bersedia menikahi pria ini? mencintainya,menyayanginya dan setia kepadanya baik dalam keadaan kaya maupun miskin,sehat maupun sakit hingga maut memisahkan kalian berdua.apakah anda bersedia?"
Vidya yang mendengar itu ia hanya nampak bergeming.rasanya sangat sulit untuk mengucapkan kedua kata itu dari mulutnya.
Vidya merasa dirinya sedang dijebak oleh suatu permainan yang dibuat khusus untuknya.
__ADS_1
Disisi lain dia sangat mencintai kaizo.mau tidak mau dirinya harus mengikuti sebuah pernikahan konyol ini tanpa ada sebuah rasa cinta.
"Kaizo aku mencintaimu!aku sungguh-sungguh benar sangat mencintaimu! kaizo...dimanapun dirimu berada jika kau mengetahui semua ini aku mohon jangan bersedih dan kendalikan emosimu.hanya kau....hanya kau satu-satunya pria yang kucintai saat ini setelah kak rizky"
"Saya..."
Belum sempat vidya melanjutkan kata-katanya tiba-tiba datanglah ketiga seorang pria yang memiliki tubuh kekar berwajah cool dan tampan dengan sorotan tatapan mata tajam seperti elang.
"Gadis sialan! jangan pernah coba-coba kau menjawab bersedia untuk menikah dengan pria bajingan itu!" tegas seorang pria dengan menendang pintu
"K...kaizo?"
"Kaizo???bagaimana dia bisa tahu jika di dalam rumahku akan ada sebuah pernikahan?" batin gita yang begitu tidak percaya karena melihat kaizo yang begitu tiba-tiba datang
__ADS_1
"Ini pasti ulah adit! iya,pasti adit yang memberitahukan soal ini kepada kaizo!" lanjut gita
Kaizo saat ini sedang berdiri tegap di hadapan vidya dan adit dengan raut wajah yang begitu suram membuat vidya tidak berani menatapnya.berbeda dengan adit dirinya menatap kaizo diiringi dengan senyuman yang menyeringai wajahnya.
"Maafkan saya karena tidak mengundang anda dalam pernikahan kami.ahhh tapi ya sudahlah lupakan.saya tidak perlu repot-repot mengundang anda karena anda sudah datang kesini" ucap adit dengan melingkarkan kedua tangannya di pinggul vidya
"Karena anda dan kedua teman anda baru saja datang silahkan duduk terlebih dahulu dan nikmati makanan yang sudah disiapkan oleh para maid-maid yang sudah mau membantu pernikahan saya dengan vidya" lanjut adit yang kembali memanasi kaizo
Kaizo yang melihat tingkah laku adit yang sudah berani menyentuh gadisnya membuat amarahnya tidak dapat dikendalikan lagi.rasanya ingin sekali menghabisi pria satu ini yang saat ini ada dihadapannya.
Frank dan jonathan berusaha menenangkan tuannya itu yang kini sudah naik pitam tinggi.
02 menit pun berlalu apapun cara yang mereka berdua lakukan namun itu tidak berhasil membuat tuannya tenang.jonathan lalu berfikir hanya vidya lah yang bisa menenangkan kaizo saat kaizo sedang naik pitam.
__ADS_1
Frank justru menganggap jika kaizo sedang naik pitam seperti itu dirinya berfikir bahwa kaizo itu seperti seorang manusia yang tengah emosi dan emosinya tidak dapat terkendali membuat manusia itu tubuhnya harus dimasuki oleh setan.dan setan itu dapat mengendalikan tubuh manusia itu sesukanya.
|||Bersambung|||