Ceo Kejam Itu Suamiku

Ceo Kejam Itu Suamiku
Kangen berat pen meluk


__ADS_3

Hanya dalam beberapa hitungan menit saja makanan dan minuman yang barusan datang ke meja telah habis tak tersisa.


"Kenyang juga" ucap olivia dengan menyandarkan punggungnya ke kursi


Sementara rasa sakit kepala yang vidya alami dari sore pun sudah menghilang.


Dan kini malam pun tiba jam menunjukkan pukul 19.05.vidya lalu beranjak dari tempat duduknya dan berbicara kepada temannya bahwa ia ingin pergi ke toilet sebentar untuk buang air kecil.


Sebelum vidya pergi darisana dengan sengaja olivia memanggilnya,sontak membuat vidya menoleh kearah sumber suara yang memanggil namanya itu.


"Tadi kan kau bilang bahwa setelah selesai makan kau berjanji untuk membelikanku es cream" ucap olivia yang sedari tadi masih mengingat ucapan dari sang teman


"Iya,setelah aku buang air kecil aku akan membelikanmu dua buah es cream" balasnya dan olivia hanya mengangguk "Dasar olivia masih ingat saja!" batin vidya dengan menggelengkan kepalanya pelan


Vidya lalu pergi darisana dan berjalan menuju ke arah toilet khusus wanita.setelah buang air kecil vidya lalu keluar dari toilet itu dan mencuci tangannya di kran wastafel sembari berkaca di depan cermin yang tepat ada di hadapannya.


"Ya ampun vidya seharusnya kau tadi tidak perlu ikut jalan-jalan bersama mereka,awalnya kau terlihat senang eh endingnya malah jadi seperti ini!" ucapnya dengan menatap dirinya sendiri di depan cermin

__ADS_1


Setelah 03 menit berlalu vidya lalu meninggalkan tempat itu.saat ia akan kembali berkumpul bersama teman-temannya hpnya pun tiba-tiba berdering.vidya lalu melihat layar hpnya itu,ia melihat bahwa kaizo meneleponnya.


Telfon "on"


"Hallo baby,bagaimana?apakah kau sudah pulang ke rumah dengan selamat atau kau masih di luar bersama temanmu itu?" tanya kaizo


"Aku belum pulang dan aku saat ini berada di mall,sedangkan kamu sudah pulang atau masih berada di kantor?" tanya vidya balik dengan berkeringat dingin


Vidya mulai panik dengan keringat yang mulai bercucuran membasahi wajahnya itu.jika kaizo tahu bahwa kedua bodyguardnya itu ia minta untuk pulang kaizo akan marah tidak karuan layaknya seperti macan yang sedang mengamuk karena kedua bodyguardnya lebih memilih pulang daripada menjaga gadis kesayangan tuannya itu.


Vidya lega sembari menghela nafas dalam-dalam setelah mendengar ucapan dari kaizo bahwa ia saat ini ia masih berada di kantor dan belum kembali ke rumah.


"Kenapa kau belum pulang juga kerumah dan masih bersenang-senang di luar sana bersama temanmu itu?" tanya kaizo dengan memasang raut wajah yang tidak begitu senang


"A...aku belum pulang karena...karena aku dan temanku belum puas mainnya hehehe" jawab vidya dengan cengegesan membuat kaizo menggelengkan kepalanya


"Sejak dari pagi sampai malam belum puas hm, baiklah! jika sudah puas mainnya cepat pulang dan jangan keluyuran ke mana-mana lagi!dan secepatnya aku juga akan pulang karena aku sudah kangen berat sama kamu baby" goda kaizo membuat vidya tersipu malu

__ADS_1


"Baru ditinggal beberapa jam sudah kangen saja" balas vidya diiringi sedikit gelak tawa


"Iya kangen berat pengen banget cepat-cepat pulang meluk gadis kesayangan tuan kaizo yang satu ini" balas kaizo yang antutias


Mereka berdua saling tertawa satu sama lain di telefon.hingga akhirnya keadaan pun menjadi hening untuk sementara.


Sementara kaizo yang sedaritadi tidak mendengar suara sama sekali yang keluar dari mulut kedua bodyguardnya itu membuat ia menjadi curiga.


"Baby?"


"Iya kenapa?"


"Apakah kedua bodyguardku itu ada disampingmu atau tidak?sedari tadi aku tidak mendengar suara mereka" tanya kaizo dengan menautkan kedua alisnya


Seketika vidya kebingungan ia harus menjawab apa terhadap kaizo.bahwa sebenarnya ia menyuruh bodyguardnya itu untuk pulang ke rumah daripada harus selalu mengikutinya kemana-mana pun ia pergi.


|||Bersambung|||

__ADS_1


__ADS_2