
"Kenapa apakah kau kaget baby?" ucapnya dengan melihat vidya dari bawah sampai atas
Kaizo berjalan dengan perlahan-lahan ke arah gadisnya itu.sementara vidya ketakutan ia berjalan mundur dengan menatap wajah kaizo yang tampan itu sekarang berubah menjadi mengerikan
"Jangan mendekat!" tegas vidya namun tidak di hiraukan oleh kaizo
Saat vidya sudah mendarat sampai di dinding ia kebingungan harus bagaimana ia lalu menutupi kedua matanya karena takut kaizo akan berbuat apa kepadanya
"Hahahaha" tertawa kencang
Vidya mendengar suara tertawa kaizo ia lalu membuka matanya dengan perlahan-lahan dan melihat kaizo yang sedang tertawa terbahak-bahak seperti orang gila.vidya bingung ada apa sebenarnya dengan laki-laki satu yang ada di hadapannya ini?
"Kenapa kau tertawa?apakah ada yang lucu?" tanya vidya dengan sinis
"Ada hahaha,kamu itu polos sekali sih baby aku hanya bercanda dan kau malah menganggapnya serius hahahaha" ucapnya dengan tertawa terpingkal-pingkal "lucu banget sampe-sampe ingin jedotin jidat ke dinding hahaha" ucap kaizo
Setelah mendengar ucapan kaizo vidya ada ide jahil yang baru saja muncul di otaknya.ia lalu menghampiri kaizo dan mendorong punggung kaizo lalu vidya memegang kepala kaizo dan menjedotkannya ke dinding
"Awww apa yang kau lakukan baby?"
"Jedotin jidat kamu ke dinding" ucapnya santai dan tidak merasa bersalah
"Hentikan-hentikan jidat ku sakit baby!" ujarnya lalu di angguki oleh vidya
__ADS_1
"Lahhh katanya ingin jedotin jidat ke dinding kenapa harus berhenti?sini aku jedotin lagi" ucapnya yang berpura-pura bodoh
"Eh jangan nanti berdarah" titahnya dengan mengelus jidatnya yang baru saja di jedotin oleh gadisnya itu
Selang beberapa menit kemudian kaizo baru menyadari ternyata gadisnya itu ingin balas dendam karena kaizo selalu meledekinya
"Hah aku tahu kau balas dendam kan kepadaku baby?" berbisik ke telinga vidya
"Kalau iya kenapa?" jawabnya ketus
"Iya iya aku salah" ucapnya yang mengalah kepada gadisnya itu "maafkan aku ya?"
"Ngak!"
"Sudahlah aku mau ganti baju!" kesal vidya dengan mengambil pakaiannya yang terletak di ranjang
Namun kaizo tidak membiarkan gadisnya itu pergi begitu saja sebelum ia di maafkan oleh gadis kesayangannya itu ia menghadang gadisnya yang ingin pergi ke kamar mandi
"Minggir!"
"Tidak!"
Vidya lalu mengambil arah kanan,saat ia baru saja melangkah kaizo berpindah tempat
__ADS_1
"Apa yang sebenarnya kau inginkan?" tanya vidya dengan memasang wajah kesal
"Tidak banyak, aku hanya ingin minta maaf saja kepadamu baby" ucap kaizo membuat vidya menghala nafas kasar
"Sekarang kamu minggir!"
"Tidak!"
"Aku bilang minggir ya minggir!" bentak vidya namun kaizo tetap santai saja
"Aku kan sudah bilang baby,maafkan aku dulu baru aku minggir dari hadapanmu" ujar kaizo dengan melipat kedua tangannya di depan dadanya
Tidak ada pilihan lagi vidya pun memaafkan kaizo dengan tidak ikhlas
"Ya aku memaafkanmu!" ucapnya yang ketus
"Kelihatannya kamu seperti tidak ikhlas untuk memaafkan aku" ucap kaizo dengan menaikkan satu alisnya "pasang muka imut baby untuk memaafkan aku" ujarnya dengan menarik dagu vidya lalu vidya menghempas tangan kaizo dari dagunya
"Ohhh tuan kaizo yang sangat tampan yang tajir kaya raya dan yang baik hati di seluruh dunia sekarang nona vidya ini sudah memaafkanmu tuan" ucap vidya dengan suara yang dibuat-buat membuat kaizo terkekeh karena kelakuan gadisnya itu
"Sekarang aku ingin kau mengakui ku sebagai pacarmu dan panggil aku sayang dengan suara yang menggoda baby di hadapan publik" ucapnya dengan bersmirk
"A... apa? kamu gila?" sontak terkejut
__ADS_1
|||Bersambung|||