Ceo Kejam Itu Suamiku

Ceo Kejam Itu Suamiku
Belajar menjadi calon istri


__ADS_3

Sebenarnya kaizo sangatlah malas untuk mandi di pagi hari jika hari itu adalah hari libur kerjanya terutama hari minggu.


Tetapi setelah gadisnya mengucapkan satu kalimat sayang kepadanya,dirinya seketika bersemangat dan cepat-cepat mengguyur seluruh tubuhnya dengan air yang sudah disiapkan oleh gadisnya sejak tadi.


Hanya memakan waktu 10 menitan saja kini kaizo selesai melakukan ritual mandinya dan keluar dari kamar mandi dengan rambut yang basah membasahi seluruh kepalanya.


"Hm,kaizo sminth kau adalah pria keturunan amerika yang sangat tampan!" ucap kaizo dengan berkaca di depan cermin sembari mengeringkan rambutnya dengan hair drayer


Style yang digunakan kaizo hari ini



Setelah semunya selesai kaizo lalu turun ke lantai bawah sesuai yang diminta oleh gadisnya itu.


Kini terlihatlah vidya yang sudah duduk manis di meja makan sembari menunggu kedatangan seseorang yang ia tunggu sejak tadi.


Meja makan pun penuh dengan sebuah makanan.mulai dari roti,selai,buah-buahan dan air putih.semua itu sudah disiapkan oleh vidya sejak tadi waktu kaizo masih mandi.


"Baby,ambilkan buah apel untukku" pinta kaizo dengan senyuman tipis

__ADS_1


"Dasar manja!" ketus vidya lalu pergi mengambilkan satu buah apel untuk prianya itu


"Manja sama calon istri sendiri tidak apa-apa" balas kaizo dengan terkekeh


Vidya yang akan mengambilkan buah apel untuk kaizo seketika dia tidak jadi untuk mengambil buah apel itu setelah kaizo mengucapkan kata-kata yang barusan keluar dari mulutnya tersebut.


"A...apa? apa kamu bilang? coba ulangi sekali lagi! manja sama calon istri sendiri?!" vidya mengerutkan dahinya


"Iya baby,kenapa? kenapa reaksimu seperti itu? tetapi...aku akan melamarmu untuk menjadi tunanganku terlebih dahulu.setelah kita bertunangan baru kita akan secepatnya melandas ke amerika untuk menikah disana"


Mata vidya membulat diiringi dengan seluruh badan yang sama sekali tidak bergerak.dirinya masih terkejut setelah mendengar ucapan dari prianya.


"Aku tidak salah dengar kan???"


"Kamu tidak salah dengar baby,yang semua aku katakan itu benar.kaizo sminth tidak pernah bermain-main dengan ucapannya.apakah kamu berpikir bahwa ucapanku itu adalah hanya sebuah candaan?" tanya kaizo dengan memegang kedua pipi gadisnya


Vidya menundukkan kepalanya dirinya termenung sejenak karena memikirkan bagaimana jika kaizo mengajaknya pergi ke amerika lalu bagaimana dengan nasib adiknya itu yang ia akan tinggalkan sendirian nantinya?


"Aku kan sudah bilang baby jika aku sedang berbicara tataplah wajahku!" tegur kaizo dengan menaikkan dagu vidya

__ADS_1


Air mata pun jatuh secara tiba-tiba vidya lalu memeluk kaizo diiringi dengan tangisan yang begitu mendalam.


"Aku mau kok,aku mau menikah denganmu hiks... tetapi...jika kita pergi ke amerika bagaimana dengan adikku nanti? aku tidak mau jika andy aku tinggalkan sendirian disini hiks..."


"Kamu tenang saja,andy akan ikut bersama kita"


Vidya mendongokkan kepalanya ke atas dengan menatap kaizo yang menatap dirinya diiringi dengan sebuah senyuman.


"Benarkah?" tanya vidya dan kaizo mengangguk


Vidya hampir lupa bahwa minggu pagi ini dia akan berniat untuk pergi ke pasar tradisional.dengan cepat-cepat dirinya melepas pelukannya dan menghapus air matanya yang membanjiri pipinya.


"Pagi ini kamu sibuk tidak?"


"Tidak!"


"Mau tidak temani aku ke pasar tradisional untuk membeli semua kebutuhan dapur?"


Kaizo sedikit terkekeh lalu dirinya mengelus urai rambut gadisnya.

__ADS_1


"Mau belajar jadi calon istri?"


|||Bersambung|||


__ADS_2