Ceo Kejam Itu Suamiku

Ceo Kejam Itu Suamiku
Minggu cerah


__ADS_3

"Apa?" vidya menghampiri kaizo


Kaizo beranjak dari tempat duduknya lalu memeluk vidya secara tiba-tiba.


Entah apa yang kaizo pikirkan saat ini sehingga dirinya tiba-tiba menjadi sedih jika vidya akan pergi meninggalkannya


"Apakah kamu sungguh-sungguh benar mencintaiku?" lirih kaizo dengan nada pelan


"T...tentu saja! jika aku tidak mencintaimu lalu untuk apa aku harus selalu berada disisimu selama ini?"


"Ada apa denganmu? apakah suasana hatimu sedang tidak baik?" tanya vidya sekali lagi


Kaizo melepaskan pelukannya lalu menghapus air matanya itu yang tiba-tiba jatuh tanpa di sengaja.


Kaizo berharap bahwa vidya adalah gadis yang ia cintai untuk terakhir kali ini.dirinya tidak mau lagi kehilangan seseorang untuk kedua kalinya lagi.


"Tidak ada,aku cuma bertanya.sebaiknya kita kembali ke kamar saja di luar udara dingin nanti kamu bisa masuk angin" ajak kaizo dan vidya hanya mengangguk


"Oh ya,kaizo apakah kamu tadi mendengar suara teriakan orang? saat aku sedang memasak tadi aku mendengar sebuah suara teriakan yang ingin meminta tolong kepadaku"


"Oh ya? tapi aku sama sekali tidak mendengar apapun. sudahlah mungkin itu hanya perasaan kamu saja sebaiknya kita tidur sudah malam" ucap kaizo yang pura-pura tidak tahu

__ADS_1


...


Pagi pun tiba sang sinar mentari menyapa dunia.vidya beranjak dari tempat tidurnya dan pergi ke kamar mandi untuk mengguyur seluruh tubuhnya.


Hari ini adalah hari minggu.vidya pagi ini berniat untuk pergi ke pasar tradisional untuk membeli kebutuhan dapur.


15 menit kemudian vidya selesai melakukan ritual mandinya.waktu vidya baru keluar dari kamar mandi dia melihat kaizo yang masih tertidur pulas seperti bayi sembari memeluk guling kesayangannya.


Style yang digunakan vidya pagi ini



Vidya hanya tersenyum ia lalu menghampiri jendela dan membuka gorden yang semalam telah menutupi jendela kamar itu.


"Kaizo,bangun ini sudah pagi!" ucap vidya yang menggoyang-goyangkan tubuh kaizo


Karena vidya sudah berkali-kali membangunkan kaizo namun kaizo tetap saja masih tidur dan tidak mau bangun dari ranjangnya itu apalagi membuka matanya sedikitpun vidya hanya pasrah lalu pergi beranjak dari kamar dan berniat ingin turun ke bawah.


Di lantai bawah


Vidya menuruni anak tangga satu persatu dengan perlahan.dirinya terkejut karena di lantai bawah semuanya sudah bersih dan rapi tanpa ada meninggalkan noda sedikitpun.

__ADS_1


"Wah,pagi-pagi sudah beres saja"


"Selamat pagi nona" sapa jonathan dengan memberikan senyuman manis


"Pagi juga"


"Mari nona,sarapan dulu" ajak jonathan


"Eoh? nanti saja,aku akan menunggu kaizo bangun terlebih dahulu,karena aku ingin sarapan bersama dengannya" ucap vidya dan jonathan hanya mengangguk


Karena merasa sedikit bosan karena vidya menunggu kaizo untuk bangun dari tidurnya itu vidya memutuskan untuk menonton acara pagi di TV sembari ditemani beberapa camilan kecil.


....


Selang waktu yang cukup lama dan jam sudah menunjukkan pukul 07.13 pagi kaizo lalu bangun walau matanya itu masih berat untuk dibuka.


"Baby?" panggil kaizo yang duduk di tepi ranjang sembari mengucek mata kanannya


Karena tidak ada sahutan sama sekali dari gadisnya tiba-tiba kaizo membulatkan matanya.dirinya lalu beranjak dari tempat duduknya dan mencari gadisnya di setiap ruangan sudut yang berada di kamarnya itu.


Kaizo lalu berteriak-teriak memanggil nama gadisnya.dia berfikir bahwa gadisnya itu pergi meninggalkannya tanpa sepengetahuannya seperti kejadian beberapa bulan lalu.

__ADS_1


|||Bersambung|||


__ADS_2