Ceo Kejam Itu Suamiku

Ceo Kejam Itu Suamiku
Biarkan aku yang mengalah


__ADS_3

"Hey apa-apaan kau ini? dia adalah tunangan saya! siapa kamu berhak memiliki tunangan saya?mau cari mati dengan saya?" ucapnya dengan kembali menarik vidya dari pelukan adit


"Deg" adit terkejut bukan main.gadis yang ia cintai selama ini ternyata sudah memiliki tunangan.sakit hati, kecewa, sedih yang kini adit rasakan,ia pikir ia bisa mendapatkan vidya untuk dijadikan istrinya tapi itu hanyalah sebuah mimpi dan tidak akan nyata


Sementara vidya bingung sebenarnya apa yang barusan di ucapkan kaizo kepada adit.vidya pikir ia hanya membuat lelucon agar vidya tidak bisa dekat-dekat dengan adit


"Semoga kau selalu bahagia dengan pilihanmu vidya, jika kau bahagia saya juga bahagia" ujar adit seolah-olah tidak terjadi apa-apa


"Tentu saja vidya bahagia dengan saya bukan denganmu!" sahut kaizo dengan jawaban sombong


"Oh ya pak kaizo kerja sama antara perusahaan kita dibatalkan saja.karena saya merasa tidak pantas kalau bekerja sama dengan perusahaan bapak yang berkembang besar hingga ke luar negeri seperti ini.sedangkan perusahaan saya hanya berkembang kecil-kecilan saja tidak seperti perusahaan bapak" ucap adit sembari tersenyum menutupi lukanya


"Oh jelas! perusahaan saya berkembang sampai ke luar negeri itu karena hasil dari kerja keras saya yang saya bangun selama bertahun-tahun lamanya" ucapnya dengan menyombongkan diri "ucapanmu itu ada benarnya juga.memang perusahaan saya itu tidak pantas bekerja sama dengan perusahaan kecil-kecilan seperti perusahaan milikmu itu!"


"Kau benar pak!" jawab adit dengan tersenyum sekali lagi padahal dia merasa tersinggung atas perkataan yang dilontarkan oleh kaizo kepadanya barusan

__ADS_1


"Oh ya vidya mulai hari ini kamu tidak perlu bekerja lagi di perusahaan saya,ini gajimu yang belum saya serahkan kepadamu!" ujarnya dengan menyodorkan uang 10 juta ke vidya


Saat vidya ingin menerimanya tiba-tiba tangan kaizo memegang tangan vidya karena kaizo menolak jika gadisnya menerima uang itu dari pria lain selain dirinya


"Tunanganku tidak membutuhkan uangmu itu tuan,kau simpan saja uangmu itu"


"Tapi kaizo aku sangat membutuhkan uang ini untuk membiayai sekolah adikku dan kebutuhan sehari-harinya" ucap vidya membuat kaizo menatap wajah cantik gadisnya itu


"Syuttt...baby mulai hari ini aku yang akan membiayai semua kebutuhan sekolah adikmu itu hingga ia lulus dan masuk ke campus ternama dan termahal di negara ini"


"Tapi kaizo itu terlalu berlebihan" jawab vidya yang membuat kaizo ingin mencium bibir gadisnya itu


"Kalau begitu saya permisi dulu,mari!" ucap adit dengan berlalu pergi dari ruangan milik kaizo


"P...pak adit tunggu saya!" teriak vidya namun tangannya dihentikan oleh kaizo

__ADS_1


"Kenapa kau mengejarnya baby?apakah kau menyukainya?" tanyanya sembari menaikkan satu alisnya


"Tidak!" jawabnya ketus


"Yakin baby?" tanyanya sekali diiringi dengan senyuman kecil


"Apakah kau tidak percaya kepadaku?!" tanya balik vidya sembari memutar badannya di hadapan kaizo


"Tentu saja aku percaya kepadamu baby" jawabnya dengan mencubit hidung mancung gadisnya itu


"Jika kau percaya kenapa kau malah bertanya lagi?"


"Ya...aku hanya ingin mengetesmu saja baby,kau marah atau tidak" jawabnya dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal


"Aishhh dasar kau! suka amat sih jailin orang!" ucapnya dengan memukul bidang dada milik kaizo

__ADS_1


|||Bersambung|||


"


__ADS_2