Ceo Kejam Itu Suamiku

Ceo Kejam Itu Suamiku
Sadar dari pingsan


__ADS_3

"Dimana aku?dan...kamar ini terlihat sangat asing bagiku!" ucap vidya dengan memegangi kepalanya yang masih terasa pusing


Kedua maid yang sedari tadi di dalam kamar menunggu vidya untuk sadar dari pingsannya itu kini mereka lalu menghampiri vidya dan menenangkannya.


"Syukurlah nona sudah sadar" ucap salah satu maid dengan memberikan senyuman


Vidya memalingkan pandangannya ke arah sumber asal suara itu.ia heran,siapa kedua wanita itu yang menghampirinya dengan mengenakan pakaian pelayan?.


"Kalian siapa? dan bagaimana aku bisa berada disini?" tanya vidya dengan agak sedikit mundur karena ia ketakutan


"Nona jangan takut kami ini orang baik-baik,sebenarnya kami adalah seorang maid yang bekerja dirumah ini.dan,majikan kami menyuruh kami untuk membantu anda merias diri anda" balas maid itu dengan ucapan ramah


Seketika vidya mengerutkan dahinya dengan menatap kedua maid itu dengan penuh keheranan.ia tidak mengerti apa yang kedua maid itu maksud dari ucapan barusan yang keluar dari mulutnya.


"Hah? merias? maksudnya apa?"

__ADS_1


Belum sempat maid itu menjawab kini gita yang tadinya berada di ruangan pribadi tadi kini ia berdiri di depan pintu kamar dengan memberikan senyuman misterius.


Dengan berjalan yang anggun gita menghampiri vidya yang saat ini ia menatapnya dengan tidak penuh percaya.


"Baguslah kau sudah sadar juga" ucap gita dengan mendekatkan wajahnya ke arah wajah vidya


"Kak gita apakah kakak menculikku?!" tanya vidya dengan penuh tekanan


"Iya,benar! aku memang menculikmu! kenapa? takut? cihhh dasar penakut!" balas gita dengan memalingkan pandangannya


"Aku salah apa sama kakak? sampai-sampai kakak menculikku seperti ini?" tanya vidya lagi dengan memberontak


Tanpa di sengaja setetes air matapun jatuh dari mata vidya.vidya memang gampang menangis jika seseorang membentaknya atau melukai perasaannya.


Gita yang melihat vidya yang tiba-tiba menangis karena ia bentak tadi membuat dirinya menganggap bahwa vidya itu seperti bocah SD yang dibentak sedikit langsung saja nangis.

__ADS_1


"Ck ck ck kaizo memang tidak pantas memiliki pacar yang kelakuannya kek bocah SD gini!" ungkap gita dengan menatap vidya yang menangis tanpa suara


Karena gita yang tidak suka dengan kata yang menunggu lama ia lalu menyuruh kedua maidnya itu untuk segera merias dan mengenakan gaun pernikahan yang sudah disiapkan oleh gita sejak tadi.


Gita membalikkan badannya dan pergi untuk membiarkan kedua maidnya merias vidya.


"Nona sudah jangan menangis" ucap maid itu dengan menenangkan hati vidya


"Nona gita memang seperti itu asal ceplas-ceplos saja ngomongnya,tidak perlu di masukkan ke hati" sahut salah satu maid itu yang ikut menenangkan vidya


Saat kedua maid itu ingin merias vidya,vidya bertanya kembali tentang pertanyaannya yang belum dijawab oleh kedua maid tadi.kedua maid itu seketika menghentikan tangannya yang ingin merias wajah vidya.


"Tunggu sebentar! memangnya ada acara apa? sehingga kak gita menyuruh kalian untuk meriasku?" tanya vidya dengan polosnya


"Jadi begini nona,nona gita ingin menikahkan anda dengan tuan adit" balas maid itu dengan nada agak canggung

__ADS_1


"Iya benar nona,dan pernikahan kalian diadakan di dalam rumah ini dan hanya dihadiri oleh para tamu khusus saja!" sahut salah satu maid yang begitu antutias


|||Bersambung|||


__ADS_2