Ceo Kejam Itu Suamiku

Ceo Kejam Itu Suamiku
Membeli tuxedo


__ADS_3

"K..k...kaizo? apakah kamu baik-baik saja?" tanya vidya dengan gugup


Kaizo yang mendengar gadisnya memanggil namanya ia lalu menoleh ke arah gadisnya dan menghela nafas dalam-dalam diiringi dengan senyuman yang mengambang di wajah tampannya.


"Kenapa baby? kenapa nada bicaramu terlihat seperti orang yang sedang ketakutan akan melihat hantu?"


Kaizo tidak bisa marah terhadap gadisnya.raut wajahnya kini seketika berubah dari sebelumnya.


"Ada apa denganmu? apakah kamu sedang marah?" vidya bertanya dengan nada pelan


"Tentu saja tidak baby,untuk apa aku marah jika tidak ada sebabnya?" balas kaizo sambil terkekeh dan vidya hanya mengangguk paham


Kaizo memasang ekspresi senang di depan gadisnya.walaupun di dalam hatinya ia masih sangat marah dan kesal karena masalah kecil tadi.dirinya masih tidak terima jika dirinya dipanggil bapak-bapak oleh karyawan tadi.


"Tuan,apakah anda ingin mampir ke sebuah tempat lagi sebelum kita kembali ke rumah?" tanya frank dengan sedikit menoleh ke arah belakang


"Iya ada,saya ingin pergi ke toko pakaian yang menjual tuxedo"

__ADS_1


"Baik tuan!"


Hanya memakan waktu 10 menitan saja mereka berdua telah sampai di sebuah toko pakaian yang mewah.


"Frank ikut saya masuk kedalam!" ajak kaizo yang membuka pintu mobil


"Baik tuan!"


Kini kaizo,vidya dan frank mulai memasuki area toko pakaian itu.mereka pun disambut hangat oleh karyawan-karyawan disana.


Sementara vidya yang sedari tadi berjalan sembari menggandeng tangan kaizo dengan sangat erat membuat tangan kekar kaizo merasa sakit karena gadisnya itu menggenggamnya terlalu erat.


"Kenapa kamu tidak sekalian saja membeli tuxedo di butik tadi?" tanya vidya dengan sedikit mendongakkan kepalanya


"Oh,itu...karena disana merknya tidak terlalu bagus dan pasti bahannya itu murahan.aku tidak ingin memakai pakaian murahan seperti itu! karena itu sangat tidak cocok untuk dipakai oleh orang kalangan atas!" ujar kaizo sembari memalingkan pandangannya ke arah lain


"Hemmm...orang kaya selalu memandang rendah orang-orang kalangan bawah seperti diriku ini.ya tuhan kenapa diriku ini bisa mencintai pria sombong dan kejam seperti ini? harusnya aku tidak mencintai dia ya tuhan!" batin vidya dengan menggelengkan kepalanya

__ADS_1


"Kenapa geleng-geleng baby?" tanya kaizo dengan kembali memalingkan pandangannya ke arah gadisnya


"Eoh? tidak ada,sudahlah ayok kita pergi mencari tuxedo yang cocok untukmu!"


Vidya berjalan duluan diiringi dengan sebuah senyuman yang mengukir wajah cantiknya itu.sementara kaizo mematung dengan meratapi gadisnya yang pergi meninggalkan dirinya sendirian yang masih berdiri disana.


Vidya menghentikan langkah kakinya dan membalikkan badannya ke arah belakang.ia lalu melambaikan tangannya ke arah kaizo untuk segera cepat menghampirinya.


"Apakah kamu masih ingin berdiri disana? oh ayolah jika kamu tidak segera kesini aku akan pergi meninggalkanmu.frank ikutlah denganku!" sewot vidya lalu membalikkan badannya kembali


"Kamu jangan turuti ucapannya! hanya saya saja yang boleh ada disampingnya! laki-laki lain tidak boleh selain saya! kamu mengerti?!" sinis kaizo dengan melototi frank yang akan melangkahkan kakinya untuk pergi menghampiri vidya


"I...iya saya mengerti tuan!" balas frank yang cepat-cepat menundukkan kepalanya


"Baby,wait for me!" teriak kaizo dengan berlari menyusul gadisnya


Kini tersisalah frank yang masih disana.karena takut ada wanita-wanita genit yang mencoba untuk merayunya frank bergegas berlari untuk menyusul tuannya itu yang sudah pergi meninggalkannya duluan.

__ADS_1


|||Bersambung|||


__ADS_2