Ceo Kejam Itu Suamiku

Ceo Kejam Itu Suamiku
Tidak akan pergi ke tempat itu lagi


__ADS_3

"Coba ngomong sekali lagi baby,panggil aku dengan sebutan sayang lagi" pinta kaizo dengan menatap gadisnya dengan tatapan sendu


Vidya yang mendengar itu dirinya hanya memutar bola matanya malas.vidya yang malas untuk menuruti ucapannya ia lantas seketika pergi dan meninggalkan kaizo yang tengah masih berdiri disana.


"Baby,jangan tinggalkan aku!" pekik kaizo yang menyusul gadisnya


...


"Sudahlah lupakan saja permintaanku tadi kepadamu,percuma juga kamu tidak akan menurutinya!"


Kaizo memayunkan bibirnya.padahal didalam hatinya ia sangat ingin sekali gadisnya itu memanggilnya dengan sebutan sayang lagi.


Namun vidya hanya bergeming dan tidak peduli apa yang diucapkan oleh kaizo kepadanya.


Selang 07 menit berlalu.mereka berdua telah keluar dari pasar tradisional itu.

__ADS_1


Kaizo menghela nafas dalam-dalam dan membuang udara yang baru saja ia hirup dengan kasar.kaizo sangat lega karena akhirnya dia bisa keluar dari tempat yang baginya tempat itu adalah tempat pembuangan mayat.


Aroma bau amis ikan dan daging-daging yang masih ada darahnya yang menempel di bagian-bagian tubuhnya membuat kaizo ingin sekali muntah.


Tetapi berbeda lagi dengan itu.kaizo yang sangat menyukai aroma darah manusia daripada darah hewan-hewan.kaizo sudah sangat sering membunuh orang-orang yang berani mengusik dan masuk kedalam kehidupannya.jadi,itu sudah terbiasa bagi dirinya dengan bau darah amis yang berasal dari darah manusia yang ia bunuh tersebut.


_"Eugh,akhirnya bisa keluar juga dari tempat yang menjijikkan itu! aku tidak akan pernah mau untuk masuk kedalam tempat itu lagi!"_ batin kaizo yang merasa geli


Frank yang melihat tuannya dan gadisnya itu yang sudah keluar dari tempat tersebut dirinya lalu keluar dari mobil dan berniat untuk menghampiri mereka berdua.


Kaizo yang mendengar itu dirinya tidak mengubris sama sekali omongan frank.ia lalu menyodorkan beberapa kantong belanjaan terhadap frank.


"Ini,ini kamu letakkan di bagasi mobil!"


Frank lalu menerimanya dan segera melaksanakan apa yang di perintahkan oleh tuannya.

__ADS_1


Kaizo lalu berjalan ke arah mobil dan segera masuk kedalamnya.melihat itu vidya segera menyusulnya dan ikut masuk kedalam.


Setelah mereka berdua masuk kedalam mobil vidya yang melihat kaizo sedari tadi memasang muka ekspresi panik dan tidak nyaman membuat dirinya menaikkan satu alisnya dan penasaran sebenarnya apa yang sedang dipikirkan oleh pria satu ini?


"Kamu kenapa? waktu kita keluar dari pasar kamu sedari tadi aku lihat kamu sepertinya sangat tidak nyaman begitu,apa ada masalah? atau...kamu risih dan marah terhadapku karena aku tadi tidak menuruti permintaanmu?" tanya vidya dengan nada pelan


"Hah? mana mungkin aku risih dan marah terhadapmu baby,kamu ini ada-ada saja.tidak apa-apa kamu tidak menuruti permintaanku,tetapi...jika aku meminta dirimu di malam hari kamu harus mau baby tidak boleh nolak!" ujar kaizo dengan menyenderkan kepalanya di bahu vidya


"Dasar jantan!" balas vidya namun kaizo hanya terkekeh kecil


Kaizo berbohong sebenarnya ia risih dan tidak nyaman itu karena dirinya menyesal karena memasuki tempat yang ia tidak pernah kunjungi sama sekali.


Karena takut menghina dan melukai perasaan gadisnya kaizo terpaksa berbohong karena kaizo menyadari bahwa gadisnya itu adalah orang-orang kalangan miskin.karena tempat itu sudah biasa dikunjungi oleh masyarakat dari kalangan bawah dan jarang masyarakat kalangan atas mengunjungi tempat itu.


"Permisi tuan maaf menganggu obrolan tuan dengan nona,apakah kita bisa menjalankan mobilnya sekarang?" tanya frank yang sedari tadi menyimak pembicaraan mereka berdua

__ADS_1


|||Bersambung|||


__ADS_2