
Kini hari sudah menjelang mulai malam dan jam sudah menunjukkan pukul angka 19.00 malam.teman-teman andy pun pamit kepada vidya dan kaizo untuk pulang ke rumah masing-masing.
Setelah kepergian teman-teman andy kini tersisalah ketiga orang yang masih duduk di tempat yang sama sembari menikmati suasana malam yang begitu indah.
Hembusan angin di malam hari,beberapa bintang yang berkelip di atas langit,bulan sabit yang berbentuk seperti sebuah lingakaran besar yang dikosongkan oleh sebuah lingkaran kecil yang berporos di satu sisi membuat suasana malam semakin sangat indah untuk dinikmati.
"Ehem,adik ipar ikutlah dengan kami! bereskan barang-barangmu sekarang juga.aku ingin kamu tinggal dirumahku" ucap kaizo dengan memecahkan keheningan
Seketika kedua kakak adik itu memandang satu sama lain dan kembali menatap kaizo dengan tatapan yang begitu sangat tidak percaya.
Andy menundukkan kepalanya.pasalnya memang jika dirinya tidak ingin tinggal sendirian semenjak kakaknya itu pergi tinggal dirumah pacarnya.
"Kak kaizo serius? emang aku boleh tinggal dirumah kakak?" andy berbicara dengan nada yang tegang
"Ck,kamu itu bicara apa sih adik ipar? tentu saja boleh.kan aku yang ingin kamu tinggal di rumahku.sudahlah sekarang sana bereskan baju-bajumu yang ingin kamu bawa"
Andy mengangguk,ia pun beranjak dari tempat duduknya dan pergi kedalam rumah untuk membereskan barang-barangnya.
"Sayang?" panggil vidya
"Iya? kenapa baby ku?"
"Terima kasih ya" vidya berbicara sembari tersenyum
"Terima kasih? terima kasih untuk apa?" kaizo mengerutkan alisnya
"Aku sungguh tidak menyangka jika kamu membolehkan andy untuk tinggal bersama dengan kita.sebenarnya...ini sudah lama aku pendam.dulunya aku ingin meminta kepadamu agar andy ikut juga dengan kita.tetapi,aku lebih memilih diam saja karena aku tahu pasti jawabanmu itu lain dan tidak seperti yang aku pikirkan"
__ADS_1
Kaizo membuang sebatang rokoknya yang sedari tadi ia hisap.dirinya lalu memegang kedua pipi gadisnya kemudian memeluknya.
"Kenapa kamu baru ngomong sekarang hm? ngomong-ngomong saja tidak perlu takut seperti itu.jika kamu mengatakannya dari dulu mungkin andy sudah tinggal bersama dengan kita"
Pelukan yang sungguh hangat membuat vidya tidak bisa menahannya lagi.vidya pun membalas pelukan kaizo dan tidak ingin melepaskan pelukan hangat bagi dirinya itu.
"Kak kaizo,kak vidya aku sudah membereskan semua barang-barangku" ucap andy yang tiba-tiba datang membuat kedua pasangan kekasih itu terpaksa harus melepas pelukan satu sama lain
Pandangan vidya tertuju kepada satu tas yang saat ini menempel di punggung andy.
"Itu kamu cuma bawa tas aja? koper ga bawa?"
"Nggak kok kak,lagian aku hanya ingin membawa barang-barang yang penting aja.seperti peralatan sekolah,skincare,dan beberapa baju sudah itu saja"balas andy dan vidya hanya mengangguk
"Sudah semua kan? tidak ada barang yang tertinggal?" sahut kaizo
Karena kini jam sudah menunjukkan pukul 19.30 malam kaizo segera meminta gadisnya dan adiknya untuk segera masuk kedalam mobil.
"Eh?... sayang,tapi...kita belum membereskan semuanya" ucap vidya dengan melihat tikar yang masih belum di gulung di depan halaman rumahnya dan bekas-bekas bungkus sampah makanan yang mereka makan tadi
"Sudahlah baby,aku akan meminta frank dan jonathan untuk datang kemari dan membersihkan itu semua" respon kaizo dan vidya hanya pasrah
Kaizo mulai menjalankan mobilnya dan pergi meninggalkan rumah tersebut.
...
"Ayo turun" ajak vidya yang sudah lebih dulu keluar dari mobil
__ADS_1
Seketika andy tercengang karena dirinya sangat kagum melihat rumah yang begitu sangat besar yang saat ini tepat berada ada di hadapannya.
"Wow,rumahnya besar sekali kak! apakah benar? kalau rumah ini milik kak kaizo? jika dilihat-lihat rumah ini seperti bukan rumah melainkan seperti istana yang begitu megah!"
Mendengar itu kaizo hanya bisa tersenyum tipis.
"Tentu saja ini rumahku.bagaimana?sangat megah dan indah kan?" balas kaizo dan andy mengangguk "diluar udaranya dingin karena hari sudah malam sebaiknya kita segera masuk kedalam"
Kaizo menggandeng tangan gadisnya untuk pergi masuk kedalam.sementara andy hanya bisa mengikuti kakaknya dan calon kakak iparnya itu dari belakang.
"Bibi lestari!" teriak kaizo yang memanggil salah satu maidnya
"Iya tuan ada apa? ada yang bisa saya bantu?" ucap maid yang bernama lestari itu
"Perkenalkan nama anak laki-laki ini adalah alvaro andy atharayhan.bibi panggil aja dia andy.dia adalah adik iparku"
"Oh,halo den andy.senang bertemu dengan den andy.nama bibi,bibi lestari.jika den andy membutuhkan apa-apa den andy tinggal panggil saja bibi lestari" ucap bi lestari dengan ramah
"Oh? senang bertemu denganmu juga bibi" andy meresponnya dengan sedikit canggung
"Sekarang antarkan adik ipar saya ke kamarnya"
"Baik tuan kaizo,mari den andy ikut bibi" ajak bi lestari dan andy hanya menganggukinya
"Adik ipar pergilah ikut bersama dengan dia.dia ingin mengantarkanmu ke kamar barumu.istirahatlah dengan tenang,ini sudah malam" kaizo berbicara lagi karena dirinya melihat andy yang sedari tadi diam dan tak kunjung jalan untuk mengikuti bibi lestari
"B...baik kak" ucap andy lalu mulai pergi dari hadapan mereka berdua
__ADS_1
|||Bersambung|||