Ceo Kejam Itu Suamiku

Ceo Kejam Itu Suamiku
Asal ceplas-ceplos


__ADS_3

Olivia yang mendengar itu ia hanya menghembuskan nafasnya dalam-dalam dan kembali bermain ponselnya.


Vidya lalu mengambil tas selempang nya dan ingin pergi meninggalkan tempat itu tanpa keempat temannya.sementara rizky yang baru saja selesai menghabiskan makanannya itu ia melihat vidya dengan memasang wajah ekspresi panik.


"Vidya ada apa denganmu?kenapa kau terlihat panik seperti itu?" tanya rizky dengan melemparkan semua pertanyaannya terhadap vidya


"Emmm...aku harus pulang, karena tadi andy menelefon ku katanya ada seseorang yang datang mencariku" balas vidya dengan menatap rizky diiringi dengan senyuman tipis "dan...maafkan aku karena aku tidak bisa ikut menonton film bioskop bersama kalian,tapi tidak apa-apa jika ada waktu di lain hari aku akan ikut menonton film bioskop bersama kalian berempat"


Saat vidya akan pergi dari tempat itu olivia tiba-tiba memanggilnya.sebelum vidya pergi ia meminta vidya untuk membelikannya dua buah es cream sesuai yang vidya janjikan terhadapnya.


"Hey vidya tunggu dulu!" panggil olivia membuat langkah kaki vidya terhenti


"Iya kenapa?" tanya vidya dengan memutar badannya

__ADS_1


"Apakah ada sesuatu yang kau lupakan?" tanya olivia dengan melipatkan kedua tangannya di depan dadanya


Vidya termenung sejenak,memang ada sesuatu yang ia lupakan sejak keluar dari toilet tadi. namun vidya bersikeras untuk kembali mengingat sesuatu yang ia lupakan itu.


"Coklat dan strobery!" ucap olivia yang memberikan kode terhadap vidya


Baru saja mendengar ucapan dari olivia.vidya lalu mulai ingat bahwa dirinya sudah berjanji akan membelikan es cream untuk olivia.


"Astaga maafkan aku olivia karena aku lupa!" ucap vidya dengan menepuk-nepuk jidatnya berulang kali namun olivia hanya menggelengkan kepalanya "baiklah aku membelikanmu dan segera cepat kembali lagi kesini" ucapnya sekali lagi lalu berjalan dengan tergesa-gesa


"Tidak perlu!" teriak balik vidya yang sudah mulai jauh meninggalkan tempat itu


Sementara pelanggan-pelanggan yang masih ada di tempat sana mereka merasa tidak nyaman dan terganggu atas teriakan olivia tadi.

__ADS_1


"Hey nona tolong kecilkan suara anda!" tegur salah satu pelanggan yang tepat ada sampingnya


"Kenapa?terserah saya dong! apakah teriakan saya menganggu anda nyonya? tapi saya tidak peduli jika anda merasa terganggu,jika anda merasa terganggu atau tidak nyaman silahkan pergi dari sini!" ucap olivia yang asal ceplas-ceplos


Reyhan yang mendengar ucapan dari sang kekasih itu yang berkata tidak sopan terhadap orang yang lebih tua darinya membuat reyhan malu.dengan sigap rehan lalu membungkam mulut olivia dengan tangan kanannya agar mulutnya itu tidak bisa berbicara tidak sopan lagi terhadap pelanggan itu.


"Saya minta maaf nyonya atas nama kekasih saya yang sudah tidak berkata sopan terhadap anda,saya harap anda bisa memaafkan kami" ujar reyhan dengan ramah


"Baiklah! saya memaafkan kekasihmu itu,dan tolong beritahu dia jaga ucapannya jika dia sedang berbicara terhadap orang lain.apakah dia tidak berfikir bahwa dia mengucapkan kalimat seperti itu apakah tidak membuat orang tersinggung maupun sakit hati?!" ujarnya dengan menautkan kedua alisnya


"Iya nyonya saya tahu,sekali lagi maafkan saya dan kekasih saya" ucap reyhan sekali lagi dengan keadaan masih membungkam mulut kekasihnya itu


Karena pelanggan itu sudah terlanjur sakit hati terhadap ucapan yang tadi di lontarkan oleh olivia kepadanya ia lalu pergi meninggalkan tempat itu tanpa menjawab ucapan dari reyhan.

__ADS_1


|||Bersambung|||


__ADS_2