
"Kau ingin pergi kesana baby?" tanya kaizo lalu di angguki oleh gadisnya itu dengan diiringi senyuman lebar
"Baiklah ayo kita segera pulang dan memasukkan semua barang-barang kita ke dalam koper lalu kita akan membeli tiket pesawat!" ucap kaizo dengan menarik tangan gadisnya itu untuk keluar dari kamar milik andy
"Apakah dia menganggap ucapanku itu dengan serius? padahalkan aku hanya membohongi dia saja" batinnya dengan tangannya yang masih di gandeng oleh kaizo
"T...tunggu kaizo!" ucap vidya dengan melepaskan tangannya dari genggaman tangan kaizo lalu kaizo menghentikan langkah kakinya
"Kenapa baby?ada masalah?" tanyanya sembari menaikkan satu alisnya
"Emmm...sebenarnya...sebenarnya aku berbohong kepadamu kalau aku minta jalan-jalan ke luar negeri tadi.maafkan aku kaizo karena sudah berbohong kepadamu" ucapnya sembari menyodorkan tangan kanannya ke arah kaizo untuk meminta maaf
Melihat gadisnya yang meminta maaf dengan memasang wajah imut seperti itu membuat kaizo gemas dan ingin sekali dia menerkamnya.kaizo tertawa kecil sembari memalingkan pandangannya ke arah lain
"Aku akan memaafkanmu! tapi ada satu syarat!" ucap kaizo sembari memegang bibir sexynya itu
__ADS_1
"Syarat?syarat apa?apa yang harus aku lakukan kepadamu?" tanyanya sembari lebih mendekat ke arah kaizo
"Syaratnya...cium di bagian ini!" ucap kaizo dengan menunjuk jarinya ke arah bibir sexynya itu
Setelah mendengar persyaratan dari kaizo mata vidya lalu beralih ke arah bibir merah sexy milik kaizo itu.vidya dengan susah payahnya menelan air ludahnya itu ke tenggorokannya karena ia mulai tergoda dengan bibir sexy milik kaizo itu
"Bagaimana baby?" tanya kaizo membuat vidya membuyarkan lamunannya
"Apakah tidak ada persyaratan lain selain mencium bibirmu itu?!" tanyanya balik sembari serasa jijik jika mencium bibir kaizo itu padahal didalam hatinya vidya sangat menginginkannya
"Aishhh kaizo tunggu!" teriaknya lalu sedikit berlari menyusul kaizo dari belakang
Kaizo memang sengaja melakukan itu agar gadisnya mau mencium bibir merah sexynya itu
"Baiklah baiklah! aku mau menerima syaratmu itu!" teriaknya sekali lagi membuat kaizo menghentikan langkah kakinya sembari membalikkan badannya ke arah belakang
__ADS_1
"Tapi ini hanyalah sebuah ciuman! dan jangan sampai ciuman itu menjadi ******n hanya gara-gara kau yang membuatnya! ucap vidya sekali lagi membuat kaizo tersenyum kemenangan
"Sesuai persyaratannya baby! sini cium!" ucap kaizo dengan mendekatkan wajah tampannya ke arah vidya sembari menutup kedua matanya
"Cuppp" satu kecupan mendarat di bibir milik kaizo yang merah sexy itu.kaizo senang?oh tentu dia sangat senang karena dengan cara begitu kaizo mampu membuat gadisnya mau menuruti semua apa ucapan darinya
"Baiklah baby karena permintaanku sudah kau penuhi,maka aku sudah memaafkanmu" ucap kaizo dengan memegang kedua tangan gadisnya lalu vidya mengangguk diiringi senyuman tipis
"Oh ya malam ini akan ada pasar malam yang terdekat di daerah kota ini" ucap kaizo membuat kedua mata vidya membulat
"Pasar malam?malam ini?ayo kita pergi kesana kaizo! sudah lama aku tidak pergi ke pasar malam.terakhir kali aku pergi ke pasar malam bersama dengan andy,ibu dan ayahku waktu mereka masih ada di dunia ini" ucap vidya sembari teringat masa-masa indah bersama keluarga kecilnya itu
Kaizo yang melihat raut wajah sedih gadisnya itupun ia juga ikutan sedih,kaizo lalu memeluk vidya dan mengelus kepalanya untuk menenangkan gadisnya agar ia tidak sedih lagi
"Sudahlah jangan sedih baby,aku yakin ayah dan ibumu itu mereka berdua bahagia di atas sana.jika mereka melihatmu kau sedih seperti ini maka mereka juga akan ikutan sedih baby" ucap kaizo sembari mencium kening vidya lalu kembali mengelus kepala gadisnya itu
__ADS_1
|||Bersambung|||