
Seorang pelajar yang tengah melamun yang bernama andy dirinya pun beranjak dari tempat duduknya dan pergi menyusul kakaknya dan kakak iparnya yang saat ini sedang berada di dapur.
Entah apa yang ada dipikiran andy.andy berfikir bahwa kakaknya itu pergi ke dapur pasti menyempatkan waktu untuk bermesraan di dapur bersama dengan kekasihnya. karena merasa diabaikan oleh teman-temannya dan kakaknya andy berniat ingin menganggu keromantisan kakaknya terlebih dahulu lalu menganggu keromantisan temannya tersebut.
Terlihat di dapur seorang sepasang kekasih yang sedang membantu kekasihnya untuk ikut masak di dapur sembari ditemani dengan candaan.andy hanya mengintip kemesraan mereka dari balik dinding yang menghalangi dirinya.andy pun mengurungkan niatnya untuk menghampiri kakaknya dan menganggu keromantisannya.
"Ck,semua teman-temanku sudah mempunyai pacar masing-masing.apalagi kakakku. arghhh ini sangat menyebalkan! Tuhan sangat tidak adil kepadaku! kapan aku mempunyai pacar dan tidak menjadi lajang lagi?! arghhh" umpat andy didalam hati
Andy pun pergi dari dapur dan kembali menghampiri teman-temannya yang masih ada diluar.
"Darimana aja lo? dicariin ga ada" tanya zidan yang penasaran dengan temannya itu yang entah pergi kemana tanpa memberitahunya terlebih dahulu
"Dari dapur gue.tadinya gue pengen nyamperin kakak gue eh tapi ga jadi lah gue takut ganggu keromantisan kakak gue ma pacarnya itu,lo mau tau ga? kenapa ya? setiap gue selalu ngelihat orang pacaran yang mesra gitu gue kok jadi iri? dan pengen cepat-cepat pun" keluh kesah andy dengan lesu
Zidan menyuruh andy untuk duduk di sampingnya.
__ADS_1
"Sudah tidak apa-apa,lo ga sendiri ndy,ada gue.gue juga masih single" zidan berbicara sembari menepuk pundak andy yang sebelah kanan berkali-kali
Mira yang sudah bosan memainkan ponselnya dirinya pun ikut bergabung juga kedalam obrolan antara andy dengan zidan.
"Ngobrol apaan sih kalian? asik banget sepertinya sampai-sampai gue ga diajak" mira berbicara sembari memonyongkan bibir tipisnya yang berwarna merah muda
"Yang ga ngajak lo buat ikut ngobrol siapa? prinsip gue mah kalau mau gabung ikut ngobrol ya ayok kalau ga ya ga.lagian juga daritadi sibuk mulu sama hpnya sekalian tuh makan HP biar kenyang!" tegas zidan dengan ekspresi sungguh tidak biasa
"Brengsek banget ya lo jadi cowok! gue nanya baik-baik lo malah ngebentak gue" timpal mira yang sudah terlanjur kesal
"Terserah gue lah,mulut mulut gue bukan mulut lo bebas dong mau ngebentak siapapun" respon zidan membuat mira semakin geram
...
Terlihatlah vidya dan kaizo yang tiba-tiba muncul sembari membawa nampan plastik yang diatasnya ada beberapa mangkok yang berisi kan mie intan dan beberapa gelas yang sudah diisikan dengan teh yang hangat.
__ADS_1
"Sudah mengerjakan tugas kelompoknya?" vidya bertanya sembari meletakkan nampan plastik di hadapan mereka
"Sudah kok kak vidya"
"Aduh kak vidya ngerepotin banget sih pakai kayak gini segala.kan zidan jadi ga enak sama kakak"
"Sudah tidak apa-apa tidak merepotkan sama sekali kok.sudah-sudah ayo dimakan mienya nanti keburu dingin jadi ga enak" ucap vidya dan di angguki oleh mereka
"Woy david jihan! sini makan! ya ampun pacaran mulu.kalau mau pacaran jangan dirumah gue di luar aja sana!" teriak andy yang memanggil kedua temannya yang duduk dibawah naungan pohon yang cukup besar
"Berisik lo andy!" timpal david dan jihan secara bersamaan sembari beranjak dari tempat duduknya dan pergi ikut bergabung bersama dengan teman-temannya yang lainnya
"Kalian pacaran sejak kapan?" vidya bertanya dengan duduk disamping kaizo
"Lumayan sih kak sudah lama.kira-kira sudah lima bulan kami pacaran" david merespon dan vidya hanya mengangguk mengerti
__ADS_1
Kini mereka semua pun makan bersama dengan keadaan suasana hening dan cuma ada suara dentingan sendok,garpu dan hembusan angin di sore hari yang berhasil menerpa tubuh mereka.
|||Bersambung|||