
"Vidya tolong aku! pria mu ingin membunuhku!" teriak adit yang begitu tiba-tiba
...
Vidya yang sedang berada di dapur memasak nasi goreng untuk makan malam ini secara spontan dirinya mendengar suara teriakan yang memanggil namanya itu.
"Apakah ada seseorang yang memanggil namaku dan ingin meminta pertolongan dariku?" vidya bertanya kepada dirinya sendiri
FLASHBACK ON
Saat vidya tengah sibuk mandi kaizo memberitahu maidnya untuk tidak memberitahukan soal ini terhadap gadisnya.bahwa dirinya menyekap adit di ruangan khusus pribadinya.
Jika salah satu bocor dan vidya mengetahui semua ini maka maid-maid yang dipinta oleh kaizo untuk menjaga soal rencananya itu kaizo tidak akan segan-segan membunuh mereka berdua bersama adit tepat di malam ini.
"Apakah kalian berdua sudah mengerti?" tanyanya dengan nada dingin
"S...sudah tuan!"
"Hm,baiklah!" ucap kaizo lalu pergi darisana
FLASHBACK OFF
"M...mungkin itu perasaan nona saja jadi tidak perlu di pikirkan" ucap maid itu yang cengegesan
__ADS_1
"Iya benar nona,mungkin suara itu adalah suara tetangga sebelah yang sedang bermain game, terus game yang dipermainkannya itu mungkin kalah hehehe makanya dia berteriak seperti itu"
Vidya sedikit curiga karena melihat kedua gerak-gerik kedua maid itu yang begitu aneh dihadapannya.vidya merasa bahwa ada sesuatu yang disembunyikan oleh kedua maid itu.dan mereka tidak ingin memberitahukannya kepada dirinya.
"Nona! saya mencium bau hangus! mungkinkah nasi gorengnya gosong?" ucap maid itu yang mengalihkan pembicaraan
Vidya hampir lupa bahwa dirinya sedang memasak nasi goreng dan tidak sempat untuk mematikan kompornya yang sedari tadi menyala.
Karena takut kebakaran tanpa berfikir panjang terlebih dahulu vidya bergegas mengambil air dan menyiramkan air itu ke arah api yang masih menyala di kompor itu.
Dan "byurrr" seketika api yang tadinya menyala kini telah padam karena disiram oleh air.
"Padahalkan aku hanya cuma mencium bau hangus saja kenapa nona vidya malah gegabah seperti itu?" batin maid itu yang tercengang
Nasi goreng yang tadinya hampir matang dan hampir akan disajikan kini nasi goreng itu telah dipenuhi oleh banyak air sehingga tidak layak untuk di makan.
"Eh?"
Vidya kaget ternyata nasi goreng itu tidaklah terbakar melainkan hanya kematangan saja dan tercium bau hangus karena vidya tidak cepat-cepat untuk mematikan kompornya disaat nasi goreng itu hampir matang.
Raut wajah vidya seketika berubah dirinya sangat kecewa karena malam ini dia melakukan kesalahan yang tidak terduga.
"Apa-apaan aku ini?!" kesal sendiri dengan menatap nasi goreng itu yang kini dipenuhi oleh banyak air
__ADS_1
Kedua maid itu lalu menghampiri vidya dan mencoba untuk menghiburnya.
"Tidak apa-apa nona,kita akan membuatnya lagi" ungkap maid itu dengan memegang kedua pundak vidya
"Iya nona,nona tidak perlu sedih seperti itu ada kami! kami akan membantu nona untuk membuat nasi goreng itu lagi!" sahut salah satu maid yang menyemangati vidya
"Kalian...terima kasih" vidya melebarkan senyumannya
...
Dengan gerak cepat kaizo lalu meluncurkan timah panas ke arah kaki adit setelah adit tadi berteriak ingin meminta tolong terhadap gadisnya itu.
"Tidak ada gunanya anda berteriak-teriak seperti itu!" ucap kaizo dengan bersmirk
"Jangan harap malam ini ada yang ingin menyelamatkan anda hahaha! ucap kaizo dengan tertawa jahat
Tanpa basi-basi dan membuang banyak waktu kaizo lalu melesetkan dua timah panas ke arah kepala dan dada adit.
"Dorr" seketika darah merah yang segar menciprat ke arah wajah kaizo.
"Akhhh" teriak adit yang kesakitan lalu adit tewas seketika ditempat
Dengan usapan yang lembut kaizo mengusap darah adit yang terkena wajahnya itu dengan tangan kekarnya dengan penuh perasaan yang begitu senang dan bahagia.
__ADS_1
|||Bersambung|||