
Jam menunjukkan pukul 13.00 siang kini mereka ber lima telah sampai di sebuah mal.
Olivia,reyhan,dan rizky lalu turun dari mobil.mereka bertiga lalu memutuskan untuk mencari angin sebentar.gara-gara ada kecelakaan tadi membuat mereka terjebak macet yang begitu panjang sehingga membuat pikiran mereka jenuh dan bosan.
Sementara sekar masih di dalam mobil ia ingin membangunkan vidya yang tertidur pulas sepanjang perjalanan tadi.
"Hey vidya bangun kita sudah sampai" panggil sekar dari kursi depan mobil
Merasa ada seseorang yang memanggilnya dengan perlahan-lahan vidya membuka kedua matanya sembari mengeliatkan badannya.
"Eoh sekar apakah kita masih terjebak macet?" tanya vidya dengan mengucek mata kanannya
Sekar menghela nafas ia lalu keluar dari mobil tanpa menjawab pertanyaan dari vidya.
Vidya yang kini ditinggal sendirian di dalam mobil ia lalu membuka power window yang tepat ada disampingnya.saat kaca mobil itu hampir terbuka terlihat lah sekar yang tiba-tiba muncul dari kaca mobil.
Seketika vidya terkejut diiringi dengan teriakan cukup keras,membuat sekar menutup kedua telinganya sembari memejamkan kedua matanya.
Olivia,reyhan dan rizky mendengar suara teriakan vidya membuat mereka bertiga mengalihkan pandangannya ke sumber suara teriakan itu.dengan sigap mereka bertiga berlari dan menghampiri vidya dan sekar yang tak jauh dari mereka.
__ADS_1
POV SEKAR DAN VIDYA
Cucuran air keringat tiba-tiba jatuh secara deras dari kening gadis itu.dengan jantung yang berdegup kencang membuat gadis itu bernafas dalam keadaan sangat cepat
"Sekar?apakah itu kau?" tanya vidya dengan menautkan kedua alisnya
"Iya ini aku,dan kau kenapa terkejut seperti itu setelah melihatku?" tanya sekar dengan sedikit memasukkan kepalanya ke kaca mobil
"Karena aku kira kamu tadi adalah hantu dengan arwah yang tidak tenang yang tiba-tiba saja mengagetkanku!" ungkap vidya yang merautkan wajahnya
Sekar yang mendengar itu matanya kini membulat ia lalu tertawa secara tiba-tiba.vidya mengerutkan dahinya dan heran dengan melihat sekar yang tiba-tiba tertawa tanpa sebab.
"Ah sudahlah lupakan perkataanku,sebaiknya kau turun lalu kita menyusul olivia,reyhan dan rizky" ucap sekar dengan mengusap rambutnya ke arah belakang
Vidya lalu turun dari mobil dan menghampiri sekar yang sudah turun dari mobil daritadi.
"Ada apa?apa yang terjadi?apakah kalian terluka?" tanya rizky yang tiba-tiba datang dengan diiringi kedua temannya
"Vidya kenapa kau berteriak?apakah terjadi sesuatu kepadamu? dan kau sekar apakah kau juga baik-baik saja?" tanya olivia dengan memasang wajah panik
__ADS_1
"Apakah ada orang yang menyakiti kalian berdua?" sahut reyhan dengan menaikkan satu alisnya
Vidya dan sekar kini saling bertatapan satu sama lain mereka tidak mengerti apa yang dimaksud dengan perkataan ketiga temannya.
"Berteriak?" tanya vidya dengan menaikkan satu alisnya
"Iya tadi kau berteriak mangkanya kami langsung menghampiri kalian takut terjadi sesuatu" jawab rizky
"Oh,tadi...aku berteriak karena sekar mengagetkanku,karena tadi dia tiba-tiba muncul dari kaca mobil mangkanya tadi aku berteriak hehehe" ucap vidya dengan menggaruk pipinya yang kanan yang tidak gatal
Olivia,reyhan,rizky menghembuskan nafas dengan kasar secara kompak setelah mendengar ucapan dari vidya.
"Astaga jadi begitu ceritanya,ya sudah kita masuk kedalam mall yuk nanti nanti keburu sore loh" ajak reyhan dengan berjalan duluan
"Yang dikatakan kekasihku benar,belum juga kita makan terus nonton film di bioskop" ucap olivia yang melipatkan kedua tangannya di depan dadanya
Mereka berlima lalu mulai memasuki area tempat mall itu.
|||Bersambung|||
__ADS_1