Ceo Kejam Itu Suamiku

Ceo Kejam Itu Suamiku
4. Kabar Baik


__ADS_3

Sesampainya Nadia di kantor iapun langsung ke ruang ganti untuk berganti pakaian OG. Didalam ruangan pun ia bertemu dengan rekan kerjanya yaitu Siti dan Yanto. "Pagi guys",,sapa Nadia sambil tersenyum. "Selamat Pagi Nad",,jawab Siti dan Yanto bersamaan. "Cieee yang berduaan", ganggu Nadia sambil cengengesan. Nadia memang kerap kali menjahili dua temannya itu karena mereka berdua bagaikan kucing dan tikus yang tidak pernah akur. "Ih amit-amit deh aku berduaan sama dia", jawab siti sambil memonyongkan bibirnya. "Tadi itu kami sama Bu Hanum, tapi Bu Hanumnya ada keluar di panggil sama Bu Dewi katanya tolong buatin kopi. ",jawab situ. "Oh gitu, aku kira cuma berdua,,, hehehehe", jawab Nadia sambil cengengesan. "Ih ogah",,jawab Siti. "Kamu pikir aku juga mau berduaan sama si nene lampir kaya kamu, aku mah ogah",,jawab Yanto tak kalah sama Siti. "Apa kamu bilang nenek lampir??",, tanya Siti sambil berteriak. "Eh udah-udah stop",,bentak Nadia. Mereka berdua pun langsung terdiam tapi siti masih melototi matanya ke arah Yanto yang senyum-senyum ledek ke arah Siti. "Oh iya kalian liat pak Alex nggak??",,tanya Nadia. "Belum Nad, kayanya pak Alex nya belum datang deh",, jawab Yanto. "Iya aku juga belum liat pak Alex dari tadi", tambah Siti. "Oh...yah udh deh makasih yah",,jawab Nadia. "Emangnya mau ngapain Nad??",,tanya Siti penasaran. "Itu..aku mau nanya masih ada nggak yah lowongan kerja buat satu orang",,jawab Nadia. "Emang siapa yang mau ngelamar kerja",tanya Siti. "Sepupu jauh aku dari kampung, baru semalam dia datang",,jawab Nadia."Oh...coba kau tanya sapa tau ada",,kata Siti. "Iya sebentar coba aku ke ruangannya pak Alex semoga aja masih ada yah",, kata Nadia berharap. "Iya amin",,jawab Siti.


Di Tempat Lain

__ADS_1


Dila yang merasa bosan hanya berbaring saja dari tadi, akhirnya dia memutuskan untuk keluar mencari udara segar. Dia pun memakai jaketnya lalu keluar. "Badan ku sakit semua dari tadi aku cuman baring saja, mending aku keluar mencari udara segar sekalian keliling kompleks.",,kata Dila pada dirinya sendiri. Ditengah jalan Dila melihat ada taman yang begitu indah dan banyak pemuda pemudi yang jualan bunga di pinggir taman. Dila pun singgah sebentar untuk duduk di dalam taman itu. "Aghhhhhhhhh",, tiba-tiba ada suara jeritan seorang anak. Seketika Dila melihat ada anak kecil yang tersenggol mobil. Dila pun segera berlari ke arah anak itu lalu menggendongnya. "Aduh sakit",kata anak kecil itu sambil meringis kesakitan. "Aduh gimana ini",,kata Dila sambil menenangkan anak kecil itu. Tiba-tiba dari dalam mobil keluar seorang pemuda tampan berjas lengkap. "Aduh deh kamu nggak kenapa-kenapa, apa ada luka??" tanya pemuda itu panik. Tiba-tiba datang seorang ibu yang mengaku sebagai ibu dari anak kecil itu. "Astaga nak, maafin mama yah",,kata ibu itu sambil menggendong anaknya. Anak kecil itu umurnya sekita 5 tahunan. "Aduh tante saya minta maaf karena nggak sengaja menyenggol anak tante. Kata pemuda itu. "Nggak nak tante yang salah, karena keteledoran dalam menjaga anak tante makanya bisa terjadi seperti ini",,kata ibu itu. "Oh iya makasih banyak ya nak udah mau nolongin anak Tante",,kata ibu itu kepada Dila. "Saya nggak ada nolong apa-apa Bu jangan berterima kasih seperti itu, tadi saya cuman nenangin doang ko Bu karena keliatannya Adik kecilnya syok",,jawab Dila. "Iya tetap aja makasih yah nak",,kata ibu itu bersih kukuh mau berterima kasih. "Yah udah coba ibu liat apa anaknya ada luka??",, tanya Dila. "Nggak ada nak, dia cuma kaget saja",,jawab ibu itu setelah memastikan kalau anaknya tidak mempunyai luka di tubuhnya. "Syukurlah kalau gitu Bu",,jawab Dila. "Kalau gitu saya permisi",kata ibu itu. "Ini Bu, mohon diterima yah Bu,,saya mohon,, kata pemuda itu sambil memberikan beberapa lempar uang sebagai ganti ruginya. "Aduh nak ngga usah repot-repot",,kata ibu itu. "Saya mohon Bu diterima uang nya anggap aja untuk menebus rasa bersalah saya Bu, saya mohon", kata pemuda itu memohon. "Yah udah saya terima",, kata ibu itu. "Kalau gitu saya permisi", lanjut ibu itu. "Iya Bu hati-hati",kata Dila. Ibu itu pun pergi. "Oh yah makasih yah",,kata pemuda itu tiba-tiba. "Untuk apa??",, tanya Dila. "Tadi kamu udah nolongin anak kecil itu",,jawab pemuda itu. "Hmmm iya iya",,jawab Dila singkat karena dia tidak mau panjang lebar lagi. "Yah udah kalau gitu saya permisi dulu yah mas",,kata Dila. "Oh yah nama kamu siapa??",,tanya pemuda itu sambil tersenyum. "Kenalin namaku Alex",, lanjut Alex sambil menyodorkan tangannya untuk berkenalan. "Namaku Dila",jawab Dila sambil berjabatan tangan. "Yah udah kalau gitu saya permisi",,kata Dila. "Iya iya hati-hati",,jawab Alex sambil tersenyum malu-malu. Alex pun masuk ke mobilnya lalu pergi. Dan dila melanjutkan aktivitasnya yaitu duduk di taman sambil menghirup udara segar.


Di Kantor

__ADS_1


Siti yang sudah menunggu diluar pun langsung bertanya kepada Nadia. ''Gimana Nad, masih ada",,tanya Siti. "Syukurlah sit, masih ada",,jawab Nadia senang. "Syukurlah, yah udah ayok lanjut kerja", ajak Siti.


Tak terasa jam menunjukkan pukul 7 malam Nadia dan teman-temannya pun pulang. Dan Dila yang menunggu di kos sudah sangat khawatir karena Nadia belum juga pulang jam segini. Tiba-tiba ada suara ketukan pintu dan dila pun segera membukakan pintunya. "Kamu kok baru pulang jam segini Nad??",, tanya dila khawatir. "Tadi ada lembur di kantor Dil",,jawab Nadia. Yah udah mandi gih abis itu kita makna yah aku udah masak",,kata Dila. "Oke deh",jawab Nadia. Setelah Nadia selesai mandi dia pun memberi tahukan kabar gembira ke Dila. ''Dil,,aku punya kabar gembira buat kamu",,kata Nadia sambil senyum-senyum. "Apa itu nad??",,tanya Dila semangat. "Tadi aku udah nanya ke HRD aku soal lowongan kerja dan katanya masih ada lowongan kerja buat kamu Dil",,kata Nadia semangat. "Beneran Nad??",,tanya Dila memastikan. "Iya bener Dil",,kata Nadia meyakinkan Dila. "Yeeeyyyyyyyyy",, teriak dila sambil memeluk Nadia. "Makasih banyak yah nad, kamu udah banyak banget nolongin aku,, makasih banyak",,kata Dila sambil terus memeluk Nadia erat. "Kamu mau aku mati ya Dil??",,tanya Nadia. "Kok kamu ngomongnya gitu sih Nad",,jawab Dila sambil terus memeluk Nadia." Iya kamu sih meluk nya kencang banget dilllll aku nggak bisa napas",,kata Nadia sambil teriak. Sontak Dila melepaskan pelukannya. "Astaga kamu nggak pa pa kan Nad, aku tadi nggak sengaja saking senangnya",,jawab Dila. "Hehehehe aku ngerti kok Dil",,jawab Nadia sambil cengengesan. "yah udah yuk kita makan kau udah lapar banget ini",,ajak Nadia. "Yah udah ayok",,jawab Dila. Mereka berdua pun makan bersama sambil Nadia menceritakan kesehariannya di tempat kerjanya.

__ADS_1


__ADS_2