Ceo Kejam Itu Suamiku

Ceo Kejam Itu Suamiku
Rencana untuk kabur dari rumah


__ADS_3

"Sekarang kau jadi milikku sayang" ucap kaizo sembari bersmirk


"M...maksudmu?" tanyanya yang tidak mengerti apa yang dimaksud oleh kaizo


"Sekarang kau jadi kekasihku atau biasa disebut pacar"


"Ngak! aku ngak mau! aku ngak mau punya pacar yang kejam sepertimu apalagi hatimu seperti iblis tuan!!!"


Dan "plakkk" satu tamparan yang keras mendarat di pipi kanan mulus vidya baru saja bibirnya yang terluka itu sudah di obati dan sekarang malah di sakiti lagi.


"Kamu harus mau sayang"


"Aku bilang aku tidak mau ya tidak mau!" ucapnya dengan penuh tekanan


"Plakkk" untuk kedua kalinya kaizo menampar pipi kiri mulus vidya

__ADS_1


"Tidak ada penolakan! dan jangan menjadi gadis yang nakal baby"


"Aku tidak peduli aku akan menjadi gadis nakal dan aku tidak mau mempunyai pacar yang hobinya membunuh orang seperti anda!!!" teriaknya


"Plakkk" "plakkk" untuk ketiga kalinya kaizo menampar kedua pipi mulus vidya itu yang baru saja di obati oleh para maid


"Jika kau tidak mau nyawa adikmu itu akan habis ditanganku!"


"Deg" jantung vidya berdegup kencang jika dia menolak untuk menjadi pacar pria itu adiknya akan meninggal tepat di hadapannya,ia bingung harus memilih yang mana disisi lain dia menyayangi adik satu-satunya itu.dan disisi sini dia tidak ingin menjadi pacar pria yang baru saja menampar pipinya itu.


"Bagaimana sayang?" tanya kaizo yang menaikkan satu alisnya


"Nahhh gitu dong daritadi baby" ucapnya lalu mengelus-elus rambut vidya


Kaizo lalu merebahkan tubuh kekarnya itu ke ranjang dengan hempasan kasar,ia lalu menarik vidya untuk tidur di dalam pelukannya

__ADS_1


"Kau tidur disini saja,temani aku baby" ucapnya sembari mencium kening vidya lalu di angguki oleh vidya


Kini malam sudah semakin larut dan jam sudah menunjukkan pukul 01.07 dini hari.vidya lalu terbangun dari tidurnya karena suara dengkuran kaizo yang begitu keras hingga membangunkannya.


"Aku harus bisa keluar dari rumah ini" batin vidya yang mengendap-ngendap berjalan menuju ke pintu


Saat sampai di pintu kamar vidya berusaha membuka pintu itu dengan perlahan-lahan agar tidak membangunkan kaizo.


"Oh ya aku lupa jika pintu ini dikunci olehnya" gumam vidya "Duhhh aku harus bagaimana?" batinnya yang menoleh ke arah kanan kiri


Saat vidya menoleh ke arah kanan kiri matanya pun terbelalak ia melihat sebuah jendela yang masih terbuka di kamar itu, dengan jalan yang mengendap-ngendap ia lalu berjalan menuju ke arah ranjang.vidya ingin mengambil selimut untuk mengikatnya di tubuhnya lalu mengikat selimut itu dibagian benda yang kuat dan membantu dia untuk keluar darisana.tapi sayang selimut itu telah dipakai oleh kaizo yang sedang tertidur pulas vidya tidak berani mengambilnya jika ia mengambilnya kaizo akan terbangun dan berpikir jika gadisnya itu akan kabur darinya.


Terpaksa vidya harus kabur dengan cara melompat dari jendela


Dan "brukkk" vidya jatuh dan mendarat dibagian rumput yang hijau sehingga ia tidak merasa sakit karena timbunan rumput hijau itu telah menampungnya. vidya jatuh dari ketinggian 3 lantai yang terletak di rumah mewah itu

__ADS_1


"Syukurlah aku bisa keluar dari rumah ini sebaiknya aku harus cepat pergi sebelum ada yang mengetahuiku jika aku kabur dari rumah ini" ucap vidya lalu berlari pergi jauh meninggalkan rumah mewah itu


|||Bersambung|||


__ADS_2