
Dua bulan pun telah berlalu.dan kini pasangan kekasih yang bernama kaizo sminth dan avidya carissa alicia itu sudah menjalin ikatan suci menjadi pasangan sebagai suami istri.
Di pagi yang cerah ini kaizo dan andy sedang berada di sebuah tempat yang bernama agen tiket pesawat.karena di minggu depan kaizo ingin segera terbang ke negara kelahirannya bersama dengan istrinya dan adik iparnya.
...
Sementara di kediaman rumah kaizo terlihatlah vidya yang sedang sibuk berkutat di dapur untuk menyiapkan makan siang nanti.
"Baby aku sudah pulang!!!" teriak seorang lelaki yang bernama kaizo sminth
"Jangan teriak-teriak seperti itu!" tegur vidya yang sedang fokus memotong sayuran
Kaizo menyuruh andy untuk pergi ke dalam kamarnya. sementara dirinya akan menghampiri istri tercintanya itu yang saat ini sedang berada di dapur.
Dan "greppp" kaizo diam diam memeluk vidya dari belakang.itu membuat vidya sontak sedikit terkejut.
"Aku kangen baby sama kamu" ucap kaizo dengan menenggelamkan wajahnya di pundak gadisnya
"Dasar,baru keluar lima menit saja sudah kangen" vidya merespon dengan menjitak kening suaminya "oh ya,apakah kamu sudah mendapatkan tiketnya?"
__ADS_1
"Tentu saja sudah baby,kita akan berangkat hari senin tepat jam tujuh pagi kita sudah harus ada di bandara!" kaizo berbicara dan vidya hanya tersenyum tipis
...
Seorang wanita yang sedang menangis terisak isak didalam kamarnya.kondisi wanita itu tidak terlalu baik.rambutnya yang acak acakan,pakaiannya kusut,mata sembab dan raut wajahnya pucat.
"Ibu,gita ingin kaizo bu,gita ingin kaizo jadi suami gita" pinta seorang wanita yang bernama gita sembari menangis tersedu sedu
"Anakku sayang relakan kaizo nak,dia bukanlah laki-laki yang baik untukmu.dia sudah menjadi suami orang sayang.ibu yakin diluar sana masih ada banyak laki-laki yang jauh lebih baik dari kaizo nak"
"Tidak! aku tidak mau laki-laki mana pun! gita hanya ingin kaizo bu! hanya kaizo! tidak ada yang bisa mengantikan kaizo dari kehidupan gita ibu hiksss...ibu tolong bilang ke wanita yang bernama vidya itu untuk menceraikan kaizo ibu! dan suruh dia untuk menyerahkan kaizo kepada gita!"
Sakit hati,sedih,itu semua yang gita rasakan.karena sudah begitu sangat depresi karena cintanya yang terlalu dalam sedalam samudra terhadap kaizo gita akan nekat bunuh diri jika keinginannya tidak terpenuhi.
Gita beranjak dari tempat duduknya dan pergi ke dapur untuk mengambil sesuatu.
"Gita kamu mau kemana nak? makan dulu! kamu dari kemarin belum makan sayang!" teriak sang ibu
Gita pun kembali ke kamarnya dengan membawa sesuatu benda tajam yang ia ambil dari dapur tadi.
__ADS_1
Sebuah benda tajam yang berupa pisau deba.tanpa ragu ragu gita menodongkan pisau itu ke dadanya dan berniat akan bunuh diri jika keinginannya tidak dapat dipenuhi.
Melihat anak semata wayangnya yang akan bunuh diri aretha mencoba mendekati anaknya.namun gita yang melihat ibunya yang ingin mendekat ke arahnya dirinya membentak ibunya untuk tidak mencoba coba mendekatinya.
"Anakku sayang apa yang kamu lakukan? turunkan pisau itu! jika ayahmu melihat semua ini bagaimana nanti sayang,ibu mohon nak kamu jangan seperti ini" pinta aretha dengan menangis melihat anaknya dengan keadaan seperti itu
"Katakan ibu!!! katakan!!! kaizo milikku kan?! bukan milik siapapun! tidak boleh ada yang merebut kaizo dariku! kaizo adalah laki-laki yang sangat baik! aku sangat mencintainya! sangat sangat mencintainya!!! benar kan ibu? menantu laki-laki ibu akan segera datang kerumah untuk melamarku. iya kan bu?" gita berbicara diiringi tertawa dengan tangisan
Aretha hanya bisa menggelengkan kepalanya dirinya tidak tahu apa yang harus ia lakukan.aretha hanya menangis dan menangis melihat anak semata wayangnya itu yang sungguh terobsesi dengan laki-laki yang bernama kaizo yang dulu pernah menjadi kekasihnya.
"Tidak nak tidak hiksss..."
Gita yang mendengar hal itu seketika raut wajahnya berubah. dan "jleppp" satu tusukan berhasil mendarat tepat di dada.seketika darah merah segar keluar dan mengalir ke arah bawah hingga terkena lantai.
"GITA!!!"
Gita pun kehilangan kesadaran dan tumbang setelah dirinya melakukan hal yang tak terduga.
|||Bersambung|||
__ADS_1