
Vidya menyadari jika para karyawan sedang berbisik satu sama lain sembari melihat vidya dengan tatapan penasaran.vidya berfiki positif mungkin para karyawan itu membicarakan dirinya dan mereka pasti penasaran siapa dirinya.vidya hanya acuh tak acuh dirinya sama sekali tidak peduli jika dirinya dibicarakan oleh mereka.
. . .
Kaizo pun menyuruh asisten pribadinya untuk memanggil semua karyawan dan rekan kerjanya untuk berkumpul di ruangan c.karena ada sesuatu hal yang penting yang ingin kaizo sampaikan.
Setelah semuanya sudah berkumpul di ruangan c kaizo meminta para karyawannya itu untuk diam dan tidak berisik selagi kaizo sedang berbicara maupun sebelum kaizo berhenti berbicara.
"Ehem,terima kasih kalian sudah datang dan berkumpul disini.disini saya hanya ingin memberitahukan kalian sesuatu" kaizo berbicara sembari duduk di kursi kebanggaannya
"Perkenalkan gadis ini adalah avidya carissa alicia kalian bisa memanggilnya nyonya vidya.karena gadis ini akan menjadi nyonya di keluarga sminth" kaizo berbicara lagi seketika membuat semua karyawan dan rekan kerjanya terkejut setelah bosnya mengatakan itu
__ADS_1
Semua karyawan pun berbicara dengan berbisik satu sama lain.karena mereka sungguh tidak percaya dan terkejut.mereka berfikir hal yang negatif mungkin bosnya itu memacari vidya hanya untuk melampiskan semua pelampiasannya kepada vidya dan bosnya itu tidak mencintai vidya dengan sungguhan.
Kaizo seketika mendobrak meja dengan sangat keras sehingga-hingga membuat para karyawan dan rekan kerjanya yang tadinya sibuk berbicara satu sama lain seketika mereka terdiam membisu.
"Apakah kalian masih tidak mengerti juga?! saya kan sudah bilang jangan berbicara selagi saya belum selesai berhenti berbicara! ini kah sikap kalian kepada atasan kalian ini?!" bentak kaizo membuat suaranya menggema di seluruh ruangan itu
"Sayang sudahlah,mungkin mereka lupa dengan nasehat yang kamu sampaikan tadi kepada mereka.namanya manusia kan pasti ada tempatnya salah dan lupa.sudahlah jangan marah lagi nanti aku takut jadinya kalau lihat kamu marah" vidya mencoba menenangkan sembari menepuk pelan pundak kaizo
Kaizo pun seketika luluh dan amarahnya kini mereda setelah ditenangkan oleh gadis kesayangannya.dirinya pun melanjutkan ucapannya yang sempat terhenti tadi.
jadi...kalian jangan lupa datang ya"
__ADS_1
"Baik tuan!"
"Saya pasti tentu datang tuan,tuan jangan khawatir.tapi...bolehkah saya datang dengan membawa kekasih saya?"
"Tentu saja boleh,ajaklah seluruh keluargamu untuk datang ke acara pertunangan saya.semakin lebih banyak orang akan semakin ramai dan meriah" kaizo merespon dengan senang hati
"Tuan tenang saja.kami semua akan datang ke acara pertunangan tuan.jika salah satu dari kami tidak datang tuan bisa menjewer telinga kami lalu tendang keluar" sahut salah satu karyawan dan itu membuat kaizo tertawa kecil setelah mendengar apa yang diucapkan oleh karyawannya
"Sudah,sudah,sudah.sekarang kalian kembali ke ruangan kalian dan kembali bekerja" tegas kaizo dengan berhenti tertawa
Mereka semua sedikit menundukkan badannya dan mulai melangkahkan kakinya untuk pergi dari ruangan itu. kaizo pun juga menyuruh asisten pribadinya itu untuk keluar juga bersama mereka.
__ADS_1
Setelah semuanya pergi dari ruangan itu kaizo pun juga mengajak gadisnya untuk pergi juga dari ruangan itu dan ingin pergi ke ruangan miliknya yang berada di lantai tujuh.
|||Bersambung|||