
Kedua bodyguard yang tadinya disuruh oleh vidya untuk pulang ke rumah tadi mereka mulai panik,karena gadis tuannya itu tidak kunjung pulang sedari tadi.
Jika kaizo mengetahui hal ini bahwa gadisnya itu tidak dikawal oleh kedua bodyguardnya itu maka kaizo tanpa ampun menghajar kedua manusia itu hingga keduanya tewas di tangannya sendiri.ia tidak peduli itu bodyguardnya maupun orang lain.
"Malam akan semakin larut bagaimana ini nona vidya belum kembali juga,apa jangan-jangan nona vidya dalam bahaya???"
"Apa yang kau ucapkan?! jangan mengucapkan kalimat seperti itu! ucapan adalah doa!" bantah bodyguard itu dengan menautkan alisnya
Dengan ekspresi muka yang panik dengan gelagapan(kebingungan apa yang harus dilakukan)kedua bodyguard itu memutuskan untuk mencari vidya.
Tepat saat mereka berdua hampir memasuki mobil,sebuah mobil berwarna hitam bermerk nissan GT-R50 mobil produk dari jepang itu yang seharga 2 miliar parkir di depan rumah kaizo.
Kedua bodyguard itu memalingkan pandangannya ke arah pelat mobil yang parkir di depan rumah tuannya itu.
Seketika kedua mata mereka terbelalak dan terkejut bahwa mobil yang terparkir di depan rumah tuannya itu adalah mobil milik kaizo, mobil tuan mereka sendiri.
Kaizo keluar dari mobil dengan ekspresi muka yang begitu kelelahan karena sepanjang pagi tadi ia hanya bisa duduk di kursi kantornya tanpa berdiri sama sekali untuk menyelesaikan pekerjaannya dan menginterview beberapa karyawan baru diperusahaannya.
__ADS_1
"Kalian?" ucap kaizo dengan menghampiri kedua bodyguardnya
Kedua bodyguard itu sama-sama menegang,dan melirik satu sama lain.bagaimana mereka tidak menegang karena mereka takut akan tuannya itu bagaimana nanti jika tuannya itu menanyai tentang gadisnya?.
"Kalian barusan pulang atau sudah sampai daritadi?" tanya kaizo sekali lagi
"Sudah daritadi tuan"
"Lalu...dimana gadisku? apa dia berada didalam?"
"Haruskah saya mengulangi perkataan sekali lagi agar kalian bisa menjawab?" tanya kaizo yang mulai geram
"T...tidak perlu tuan!" balas bodyguard itu dengan nada yang ketakutan
Kaizo mengerutkan dahinya karena mendengar nada ucapan yang keluar dari mulut bodyguardnya.setakutnya kah bodyguardnya itu terhadapnya karena pertanyaan yang ia lontarkan barusan?.
"Kenapa nada bicaramu seperti orang yang sedang ketakutan akan rahasianya terbongkar?" tanya kaizo dengan serius
__ADS_1
"T...t...tuan sebenarnya...sebenarnya nona...nona vidya..."
"Iya ada apa?kenapa dengan gadisku?dan kau kenapa nada bicaramu juga ikut-ikutan frank?"
"Jadi begini tuan,sebenarnya nona vidya sedari tadi belum kunjung pulang ke rumah tuan" sahut bodyguard yang bernama frank
Kaizo memalingkan pandangannya ke arah lain diiringi dengan gelak tawa kecil dirinya tidak percaya bahwa gadisnya itu belum kunjung pulang daritadi. jika gadisnya belum pulang seharusnya kedua bodyguardnya itu juga belum pulang.kaizo menganggap bahwa ucapan frank adalah candaan saja.
"Hey! hey! frank,jonathan tidak bisakah kalian membuat candaan lain dibandingkan dengan candaan seperti itu? itu sangatlah tidak lucu!" ucap kaizo dengan menatap mereka berdua
"Tuan kaizo,kami tidak bercanda! kami saat ini serius! nona vidya memang benar-benar belum pulang semenjak dari sore tadi!" ucap frank yang memberanikan diri untuk mengatakannya bahwa didalam hatinya ia masih sedikit takut
"Jadi begini tuan ceritanya,saat tuan kaizo sudah berangkat ke kantor nona vidya menyuruh kami untuk mengantarkannya ke rumahnya yang dulu.lalu nona vidya menyuruh kami untuk pulang saja daripada untuk menjaganya" ungkap jonathan
"Yang dikatakan jonathan benar!sebenarnya kami juga ingin menolak perintah dari nona vidya.namun,nona vidya bersikeras untuk menyuruh kita pulang,kita tidak bisa berbuat apa-apa lagi selain menuruti ucapan dari nona vidya tuan" sahut frank dengan menjelaskan panjang lebar
|||Bersambung|||
__ADS_1