
"Kenapa kau melirikku dengan tatapan seperti itu apakah kau menyukaiku nona vidya?" tanya adit dengan mendekatkan wajahnya ke arah vidya
Vidya sontak terkejut setelah mendengar ucapan bosnya tadi,ia tidak paham sebenarnya apa yang dikatakan bosnya barusan itu.ia menganggap kalau ucapan bosnya itu hanya dibuat bahasa candaan untuk menghiburnya
"Aishhh bercandanya kurang lucu tau hahaha" ucapnya dengan diiringi gelak tawa
"Saya tidak bercanda vidya saya serius,katakan apakah kau menyukai saya?"tanyanya dengan memasang wajah serius
Seketika vidya berhenti tertawa dan vidya diam sembari menundukkan kepalanya tanpa mengeluarkan suara lagi dari mulutnya
"Saya sedang berbicara denganmu angkatlah kepalamu itu! beginikah kelakuanmu terhadap atasanmu?!" tanyanya yang sudah mulai geram
Seketika keadaan menjadi tegang dan mengerikan dari sebelumnya.vidya mulai ketakutan karena bosnya itu tidak suka diajak bercanda maupun di ajak ghibah.vidya menyesal karena ia menganggap pertanyaan dari bosnya itu adalah sebuah bahan candaan
__ADS_1
"T... tidak pak,saya...saya tidak menyukai pak adit" jawabnya lalu pergi meninggalkan adit sendirian disana
Sebelum vidya hendak pergi adit lalu menarik tangan vidya kedalam pelukannya.kini mereka saling bertatap satu sama lain
"Tapi saya menyukaimu" ucap adit membuat mata vidya membulat
"Hah?!m...mana mungkin pak adit menyukai saya,saya wanita dari kalangan rendahan pak jadi...hapus perasaan pak adit kepada saya.saya merasa tidak pantas jika saya dicintai oleh seseorang kalangan tinggi" jawabnya yang membuat adit kecewa
"Bagi orang sekeren pak adit tidak ada alasan untuk suka pada orang seperti saya" sahutnya dengan memalingkan pandangnya ke arah lain
"Saya sama sekali tidak keren kok, semenjak kau melamar kerja disini saya awalnya biasa-biasa saja kepadamu,tapi...saat saya melihatmu bekerja begitu keras sampai-sampai kau menyelesaikan berkas-berkas kantor yang belum kau selesaikan.kau rela mengerjakan berkas-berkas itu sampai larut malam di dalam kantor sendirian tanpa ditemani siapapun.kau sakit tapi kau masih saja masuk kerja dan kau hanya berkata "saya tidak-apa apa saya hanya kecapean" tapi di dalam hatimu kau merasa sangat kesakitan.saya bisa merasakan penderitaanmu vidya.dan itulah perasaanku itu kepadamu entah datangnya darimana" menjelaskan panjang lebar hingga membuat vidya terharu
"Jadi...bolehkah saya menyukaimu vidya?saya mohon,saya janji saya akan selalu menjagamu dan melindungimu dari ancaman bahaya dari luar sanasana" ucapnya sekali lagi sembari memegang kedua tangan vidya
__ADS_1
"Maukah kau menikah denganku nona vidya?" tanya adit dengan berlutut sembari menyodorkan cincin berlian ke arah vidya
Vidya terkejut bukan main karena ia baru pertama kali dilamar oleh seorang laki-laki yang tidak ia cintai sama sekali,vidya bingung ia harus menjawab apa.jika ia menolaknya adit akan patah hati dan kecewa kepadanya dan jika vidya menerimanya adit akan senang namun tidak dengan vidya
"Saya butuh waktu untuk menjawab pertanyaan ini pak" jawab vidya yang memasang wajah seperti orang kebingungan
Setelah mendengar dari jawaban vidya adit lalu berdiri dan memegang kedua tangan asistennya itu
"Tidak apa-apa saya akan senantiasa menunggu jawabanmu itu,jangan menjawabnya dengan buru-buru saya tahu ini terlalu cepat,kau juga butuh waktu untuk memikirkannya"
"Iya pak terima kasih" ucapnya dengan melepaskan kedua tangannya yang dipegang oleh atasannya itu
|||Bersambung|||
__ADS_1