
"Ini masih pagi jangan membicarakan hal menjijikkan seperti itu!"
"Tapi kamu menyukainya kan baby?"
Vidya hanya menundukkan kepalanya diiringi dengan rasa malu.
Kaizo lalu memeluk vidya kedalam pelukannya dan membiarkan gadisnya itu tidur bersama dengannya.
"Kenapa kamu melakukan hal bodoh semacam itu?! apakah kau tahu betapa takutnya aku jika kamu sudah tidak ada berada disisiku lagi?!"
"Maafkan aku...tapi aku hanya ingin melindungimu saja" balas vidya dengan nada pelan
Kaizo lalu memejamkan matanya sembari menutup kedua mata vidya dengan tangan kanannya itu.
"Lain kali jangan seperti itu lagi! beristirahatlah,beberapa hari lagi aku akan membiarkan dokter untuk merawatmu di rumah sakit,dan punggungmu itu tidak akan meninggalkan bekas luka lagi"
"B...baiklah! sekarang lepaskan tanganmu dari mataku aku tidak bisa melihat!" ucap vidya yang meraba-raba tangan kaizo
"Tidak! sekarang kembali tidur ini masih pagi sekali!" ucapnya dengan nada dingin dan vidya hanya pasrah
...
01 minggu kemudian vidya sudah keluar dari rumah sakit.
__ADS_1
Vidya berjalan ke arah dapur karena dirinya ingin menyiapkan makan malam untuk kaizo.
"Apa aku bikin nasi goreng aja ya? siapa tahu dia suka"
Dengan senyuman yang menyeriangi wajahnya diiringi dengan penuh kesemangatan vidya berjalan untuk mengambil nasi dan beberapa sayur yang berada di kulkas.
Tiba-tiba datanglah kedua maid yang melihat vidya sedang berperang dengan alat dapur-dapurnya.
"Loh nona,nona kok berada disini?"
"Iya non, sebaiknya nona istirahat saja karena nona kan baru pulang dari rumah sakit terus...kalau sakitnya nona kambuh lagi bagaimana?"
Vidya yang mendengar itu dirinya hanya tertawa.kedua maid itu mengerutkan dahinya sembari menatap satu sama lain karena heran kekasih tuannya itu tertawa tanpa ada sebab.
"Nona sedang membuat apa?"
"Aku sedang membuat nasi goreng
"Tapi nona...tuan kaizo tidak tahu tentang makanan orang indonesia nona"
Vidya berfikir sejenak dirinya lupa jika kaizo adalah seorang pria berdarah amerika.pantas saja waktu kaizo mengajaknya ke pasar malam, saat vidya ingin membeli makanan yang bernama gado-gado kaizo sama sekali tidak mengenal nama makanan itu.
"Iya,saya tahu kalian duduklah di meja makan.malam ini aku membuat nasi goreng yang cukup banyak"
__ADS_1
"Tapi nona kami ingin membantu anda"
"Tidak perlu! sudah kalian duduklah!" ucap vidya membuat kedua maid itu hanya bisa menuruti ucapan dari kekasih tuannya tersebut
...
Kini kaizo sedang ada di balkon menikmati keindahan kota jakarta dari lantai atas dengan ditemani pekerjaan kantornya yang membuat dirinya lelah seharian.
"Kaizo sminth dasar kau pria tidak tahu diri! lepaskan aku!" teriak seorang laki-laki dari lantai bawah yang meminta ingin dilepaskan
Kaizo yang mendengar itu dirinya hanya diam saja dan tidak peduli dengan ucapan seorang pria yang mencaci makinya itu.
Dirinya hanya dibawa santai saja dengan kembali fokus mengerjakan berkas-berkas yang begitu cukup menumpuk di hadapannya itu.
"Tuan...sepertinya pria itu sedang mencaci maki tuan,apa boleh saya menegurnya dan memukulnya agar mulutnya itu bisa diam kembali?"
Kaizo mengambil sebatang rokok dan menghisap rokok itu kemudian membuang asap rokok itu dari mulutnya.
Kaizo beranjak dari tempat duduknya dan pergi meninggalkan berkas-berkas kantornya itu yang masih ia belum selesaikan.
"Ikut saya!" ucap kaizo dan di angguki oleh bodyguardnya yang sedari tadi berdiri di samping kaizo
|||Bersambung|||
__ADS_1