
Saat vidya menuangkan air rebusan ke dalam termos tanpa tidak sengaja maid yang tadinya bersama kaizo tadi ia menyenggol lengan vidya dan membuat air rebusan panas itu mengenai tangan vidya.
"Auwww panas!!!" teriak vidya kencang hingga teriakannya terdengar oleh kaizo
Kaizo yang mendengar teriakan gadisnya dari dapur pandangannya lalu tertuju ke sumber asal suara teriakan itu.
Kaizo lalu beranjak dari tempat duduknya sembari berlari menuju ke arah dapur karena ia takut jika gadisnya kenapa-kenapa.
Di dapur...
"M...maafkan saya nona,s...saya tadi...tadi tidak melihat jika ada nona disini.karena...karena saya sedari tadi menundukkan kepala saya.sekali maafkan saya nona" ucap maid itu yang melihat vidya meniup-niup pergelangan tangannya yang terkena air panas barusan
"Tidak apa-apa lagian kamu juga tidak sengaja,tidak perlu minta maaf seperti itu" ucap vidya dengan memberikan senyuman
"Baby? ada apa? apa yang terjadi?" tanya kaizo yang baru saja datang
"Tidak ada apa-apa,ini tadi aku sedang merebus air, saat aku menuangkannya ke dalam tremos lalu dengan cerobohnya aku menumpahkan air rebusan ini hingga airnya terkena pergelangan tanganku" ujar vidya berbohong agar kaizo mempercayainya
"Ya ampun baby harusnya kau hati-hati,sini coba aku lihat pergelangan tanganmu yang terkena air panas itu" ucap kaizo dengan memegang tangan gadisnya
__ADS_1
"Luka di pergelangan tanganmu cukup parah baby, apa sebaiknya kita kerumah sakit?" tawar kaizo namun vidya menggelengkan kepalanya
"Tidak perlu!" tolak vidya sembari merintih kesakitan
Kaizo yang melihat gadisnya kesakitan seperti itu ia menjadi kasihan.sementara maid yang tadinya tidak sengaja menyengol vidya ia sedari tadi hanya mematung dan tidak bergerak sama sekali.
"Hey?! kenapa kau masih diam disini saja?! apakah kau tidak punya inisiatif?! cepat ambilkan kotak p3k di atas laci!" ucap kaizo dengan tegas
"B...baik tuan!" balas maid itu dengan nada ketakutan lalu pergi darisana
"Tahanlah bentar baby,apakah masih perih?" tanya kaizo sembari mencium punggung tangan gadisnya
Maid itu lalu kembali lagi dan memberikan kotak p3k ke kaizo.kaizo lalu mulai mengobati pergelangan tangan gadisnya dengan perlahan-lahan.
Selesai di obati kini kaizo membalut pergelangan tangan vidya dengan kapas kasa gulung steril panjang.
"Done baby!" seru kaizo dengan memberikan senyuman lebar terhadap gadisnya
"Thank you!" ucap vidya sembari tersenyum lebar
__ADS_1
"N...nona maafkan saya,karena saya...saya tadi tidak sengaja menyenggol nona dan membuat pergelangan tangan nona terkena air panas" ucap maid itu dengan menundukkan kepalanya
Kaizo yang baru saja mendengar ucapan dari maidnya ia terkejut.ia lalu memalingkan pandangannya ke arah maidnya sembari memberikan tatapan tajam dan mengubah wajahnya menjadi mengerikan dari sebelumnya.
"Apa?! jadi kau yang membuat pergelangan tangan gadis saya terkena air panas?!" ucap kaizo dengan nada tinggi
"M...maafkan saya tuan,saya benar-benar tidak sengaja"
"Arghhh dasar kau tidak berguna! mulai hari ini kau saya pecat!" tegas kaizo
"Kalian bereskan semua barang-barang dia!" perintah kaizo kepada bodyguardnya yang selalu setia mengikuti kaizo kemana-mana
"Baik tuan!" balas mereka berdua lalu pergi meninggalkan tempat dapur
Maid yang mendengar ucapan dari majikannya itu matanya sontak membulat,ia lalu memohon kepada kaizo agar ia tidak memecatnya.
"Saya mohon tuan jangan pecat saya hiksss...jika anda memecat saya saya harus mencari pekerjaan dimana lagi tuan hiksss..." pinta maid itu dengan terduduk lemas sembari memegangi kaki kanan kaizo
|||Bersambung|||
__ADS_1