
...
Kini jam sudah menunjukkan pukul 19.00 malam.
Vidya mengambil handuknya dan berniat ingin mandi.karena seluruh tubuhnya panas dan ingin di segarkan oleh guyuran air dingin.
07 menit berlalu vidya keluar dari kamar mandinya dengan mengenakan handuk yang melilit di tubuhnya.vidya ingat bahwa malam ini dirinya harus memakai pakaian yang dipinta oleh prianya pagi tadi.
"Tok tok tok" suara ketokan pintu yang berasal dari luar.dengan keadaan yang masih memakai handuk tanpa basa-basi vidya membukakan pintu kamarnya itu yang diketok oleh seseorang.
"Permisi nona vidya,tuan kaizo meminta saya untuk mengantarkan pakaian ini kepada nona.oh ya tuan bilang nona harus memakai pakaian itu sekarang juga"
"Oh begitu ya? terima kasih ya sudah mengantarkannya.maaf telah merepotkanmu" ucap vidya dengan menerima pakaian itu yang sudah dilipat dengan rapi
"Tidak masalah nona,sudah menjadi tugas saya menjadi seorang pembantu.kalau begitu saya pergi dulu nona,selamat malam" respon maid itu dengan sedikit membungkukkan badannya dan pergi meninggalkan vidya
Vidya pun masuk kedalam kamar dan menutup pintu kembali.vidya bernafas dengan lega karena orang yang mengetuk pintunya tadi bukanlah laki-laki melainkan perempuan.jika yang mengetok tadi adalah laki-laki apa jadinya nanti jika kaizo mengetahuinya.
__ADS_1
Vidya pun melepas lilitan handuk yang sedari tadi menempel di tubuhnya lalu ia memakai pakaian yang diantarkan oleh maid tadi.
Vidya sedikit terkejut dengan pakaian yang ia baru saja kenakan.
"Pakaian macam apa ini?! kenapa kaizo membeli pakaian yang kurang bahan seperti ini? ck pakaian ini sangatlah tidak nyaman untukku pakai! ini terlalu terbuka,aku benar-benar sungguh tidak nyaman sama sekali!"
Vidya terus saja mengoceh sendiri tiada henti.ingin sekali rasanya melepas pakaian itu dan menggantinya dengan pakaian lain.tetapi vidya sudah terlanjur janji dengan syarat kaizo bahwa dirinya malam ini harus mengenakan pakaian yang terbuka.
"Vidya kau bodoh,kau bodoh! kenapa kamu malah menyetujui syarat dia sih?!" ucap vidya dengan memukul kepalanya sendiri berulang-ulang
...
"Oh ya tuhan bagaimana ini? apa reaksi dia saat nanti jika melihatku memakai pakaian ini? firasat ku mengatakan bahwa malam ini akan terjadi sesuatu hal yang buruk kepadaku"
...
__ADS_1
Kini terlihatlah kaizo yang memasuki rumahnya.dirinya sedikit tersanjung karena seluruh isi rumahnya itu sudah dihiasi dengan dekorasi natal.
"Sangat indah! kalian hari ini sudah begitu bekerja keras untuk menyiapkan semua ini.bulan ini saya akan menaikkan gaji kalian menjadi dua kali lipat!" ucap kaizo yang santai dengan mendaratkan pantatnya ke arah sofa
Seketika semua para bodyguard dan para maid yang berada di ruangan itu mata mereka membulat karena terkejut dan tidak percaya apa yang diucapkan oleh tuannya barusan kepada mereka.
"Benarkah tuan?"
"Apakah anda akan benar-benar menaikkan gaji kami dua kali lipat?"
"Tuan apakah anda sedang tidak bercanda?"
"Untuk apa saya bercanda?,saya benar-benar serius untuk menaikkan gaji kalian menjadi dua kali lipat! apakah kalian tidak mau jika gaji kalian saya naikkan?"
"Tentu mau tuan,saya mau sekali jika anda menaikkan gaji saya"
"Kalau begitu diamlah kalian dan jangan banyak berbicara lagi!" tegas kaizo seketika mereka terdiam
__ADS_1
|||Bersambung|||