Ceo Kejam Itu Suamiku

Ceo Kejam Itu Suamiku
Ingin pulang


__ADS_3

"Baiklah aku akan berhenti" ucap kaizo yang berhenti menggores tangan gita dengan pisau "tapi jika kau macam-macam kepada gadisku lagi aku tidak akan segan-segan untuk membunuhmu! kau mengerti?!"


"I...iya aku mengerti"


Kaizo lalu pergi dari ruangan itu dan meninggalkan gita yang sudah lemas dengan tubuh yang tidak berdaya sendirian disana,kini kaizo ingin menemui gadisnya itu karena kaizo sudah mulai mencintai vidya sejak pandangan pertama.


Kaizo menaiki tangga dengan terburu-buru ia lalu menuju kamar,dimana vidya diobati oleh para maidnya


Vidya tetap memberikan senyuman dan mengatakan "lukaku cuma sedikit jadi tidak apa apa dan ini juga tidak sakit sama sekali" padahal luka di bibirnya dan di kepalanya itu cukup banyak


"Ekhem"


Suara yang dibuat oleh kaizo membuat keempat orang yang disana langsung mengalihkan pandangannya ke arah suara tersebut.


"Keluar sekarang juga!" perintah kaizo kepada maidnya


Ketiga maid itu lalu pergi dari kamar itu.dan kini tersisalah kaizo dan vidya yang ada disana


"Apakah lukamu sudah membaik nona?"


"Sudah tadi bibi-bibi baik itu telah mengobatinya"

__ADS_1


"Oh baguslah" ucap kaizo lalu pergi dari kamar itu


Vidya lalu keluar dari kamar ia turun dari tangga dengan tergesa-gesa,ia sedang mencari kaizo karena ia mau berpamitan ingin pulang karena adiknya pasti khawatir karena kakaknya tidak pulang dari semalam


"Emm...permisi bi tuan yang tadi ada dimana ya bi?" tanya vidya kepada salah satu maid yang disana


"Tuan sedang ada di balkon nona"


"Baiklah terima kasih,tapi bi bisa tunjukkan tempat balkonnya bi?"


"Tentu nona, ayo ikut saya"


"Terima kasih maaf merepotkan" ucap vidya yang tidak enak


Kini vidya dan maid itu sampai di sebuah balkon.terlihatlah seorang pria tampan yang memiliki tubuh kekar pria itu sedang membaca buku sembari meminum kopi kesukaannya.


"Permisi tuan maaf menganggu,nona ini ingin berbicara dengan tuan" ujar maid itu sembari menunduk


"Hm,sekarang kau pergilah"


Maid itu pergi meninggalkan vidya dan kaizo disana

__ADS_1


"Tuan terima kasih atas makanan dan pengobatan yang anda berikan tadi,jadi...saya pamit pulang ya tuan karena adik saya sudah menunggu saya dari kemarin.saya tidak betah tinggal di rumah ini" pinta vidya sembari menundukkan kepalanya. "permisi" ucapnya lalu cepat-cepat pergi


Disaat vidya ingin pergi tangannya lalu ditahan oleh kaizo


"Lepaskan tanganku tuan aku mau pergi" pinta vidya yang berusaha melepaskan tangannya dari pria yang menahannya


"Tidak! saya tidak akan melepaskanmu dan tidak ada yang boleh pergi dari rumah ini!"


"Aku mohon tuan aku mempunyai adik yang masih duduk di kelas 01 sma dia pasti saat ini sedang lapar karena belum aku kasih makan dari kemarin" ucap vidya sembari meneteskan air matanya agar kaizo merasa kasihan kepadanya


"Biarkan saja saya tida peduli! lagian adikmu itu kan sudah besar bukan anak kecil lagi" ucap kaizo lalu menarik vidya ke dalam pelukannya


"Ayo kita ke kamar" ucapnya lalu menggendong vidya ala bridal style


"Turunkan aku tuan, turunkan aku!" ucap vidya dengan penuh tekanan sembari memukul bidang dada milik kaizo


Tak butuh waktu beberapa lama kini kaizo dan vidya sampai di kamar milik kaizo,kaizo lalu masuk dan menurunkan vidya ke arah ranjang lalu ia berjalan menuju pintu dan menguncinya


"A...aku mohon tuan b...biarkan aku p...pulang" mohon vidya dengan menangis terisak- isak"


"Saya bilang tidak ya tidak!!!" bentak kaizo

__ADS_1


|||Bersambung|||


__ADS_2