
Pagi hari.
Nata terbangun di pagi hari. semalam ia seperti bermimpi tuan Yuda datang menyelinap ke kamarnya sambil memeluk erat Nata.
"Kemarin.... mungkin mimpi" ucap Nata lalu bergegas ke kamar Mandi membersihkan diri
30menit Nata selesai mandi. duduk di meja riasnya, merias diri secantik mungkin mengikuti gaya Angela
"Selesai..." Nata keluar dari kamarnya
Kenyataan/Mimpi??? Aku lihat jelas dia menyelinap ke kamar ku, sudahlah mungkin cuman mimpi. batin Nata
"Kak Nat... sini sarapan" Angela menarik kursi agar Nata duduk di samping nya
"Nak.. ayok makan... kalian mau ke kampus kan??? jangan keluyuran.. kalau pun mau jalan, jangan lupa izin sama Nenek" Nenek Asih memberi nasehat pada Nata dan Angela
"Ya Nek.."ucap Angela
"Baik Nek"ucap Nata
"Nek... kami pamit dulu, Angela lemot banget makan nya, nanti di parkiran ada Dani sama geng nya gimana" ucap Nata
Nenek Asih asing dengan nama Dani "Dani siapa???"
"Ouh.. Dani itu senior kampus Nek.. tapi belagu.. kemarin kak Nat tangan nya di pegang kenceng banget gak mau lepas" Angela mengadu
"Ya sudah jangan buat masalah, lebih baik di hindari saja orang orang pembuat onar seperti itu, dan Nenek ingin sekali kali Nata berani melawan jika di tindas Nak.. jangan terlalu menahan diri, jadilah apa adanya" ucap Nenek Asih, ia sedikit tidak suka cucunya diam saat di tindas, karna Nata menguasai ilmu bela diri, sedangkan Angela tidak. tapi dia berani maju jika di tindas
"Baik Nek"
"Good girls"
______________________❤
Tuan Yuda mulai berkutat kembali dengan berkas berkas yang menumpuk di kantor nya. setelah sekretaris Jimy mengundurkan diri, tuan Yuda selalu sibuk menemui para klien perusahaan nya. waktunya terkuras habis, sambil mencari sekretaris baru yang sempurna seperti Jimy
Pagi tadi tuan Yuda kelelahan karena baru pulang dari kampung puncak
Flashback on
"Ada apa???" tanya tuan Yuda. Detektif swasta yang sewa mendatangi istana
"Ini tuan.. saya sudah mendapat informasi dimana keberadaan istri anda" ucap Detektif menyerahkan berkas berkas yang ia selidiki
"Kerja bagus... ini cek mu" meleparkan cek pada Detektif tersebut dengan arogan
"Terimakasih tuan"
"Hmm"
"Heh.. baru kabur sebentar sudah ada pria lain... awas saja kau gadis nakal" ucap tuan Yuda melihat beberapa interaksi keluarga bahagia itu. "rupanya nenek kembali ke kampung kelahiran nya, Angela pun disana"
"Seperti nya aku harus cepat cepat kesana" tuan Yuda bersiap siap untuk ke kampung puncak, kampung kelahiran Nenek Asih
"Felix..." teriak tuan Yuda
__ADS_1
"Ya.. tuan, ada yang bisa saya bantu" lelaki muda penerus ayah nya ini lari lari mendengar teriakan tuan Yuda. Felix adalah anak dari kepala pelayan di istana, Ayahnya pensiun digantikan oleh anaknya, yaitu Felix
"Kemasi barang barangku!!"
"Baik tuan..."
Setelah menempuh waktu beberapa jam, tuan Yuda sampai di depan Vila nenek Asih. disana Nenek Asih terlihat tersenyum tanpa beban sementara Nata dan Angela sedang mengejar hamster hamster barunya
Tuan Yuda menyeringai melihat Nata "Gadis nakal ku, kamu budak ku!"
Tuan Yuda terus mengawasi, sampai tengah malam mereka mulai masuk kedalam Vila. di Vila tidak ada satpam atau penjaga sama sekali, sangat sepi dan sunyi. Tuan Yuda mulai mengendap endap masuk kedalam Vila menuju ke kamar Nata
Flashback off
Jadi sudah jelas, yang kemarin tidur satu ranjang dengan Nata adalah tuan Yuda, dan bukan mimpi
___________________❤
Angela dan Nata sampai di kampus, seperti biasa banyak mahasiswa berkumpul melihat mobil Angela. sementara Nata terlihat acuh tak acuh, Angela dan Nata pergi dari parkiran menuju kantin kampus, karna masih 1jam lagi kelas akan di mulai
"Bu Murah..." Angela memesan teh anget manis
"Eh.. neng Angela" ucap bu Murah
"Bu Murah.. Angela pesen teh Anget dua sama gorengan bu"
"Siap Neng.. udah neng Angela duduk saja sama Neng Nata... nanti bu Murah antarkan... lihat neng den Dani mulai mendekati neng Nata lagi" bu Murah menunjuk Dani yang sedang berdiri di belakang Nata. Nata tidak menyadari Dani di belakang nya karna sedang asyik menggarap tugas
Angela segera menghampiri Nata. dan tanpa di duga
Bug
"Hahah ****** loh" Angela tertawa riang. sementara para mahasiswa melihat Angela tertawa langsung terkesima oleh bidadari barbar, julukan Angela di kampus
Salsa terkejut bukan main melihat Dani tersungkur akibat tangan sikutan Nata "Dan.. lo gakpapa??"
Dani tidak menjawab pertanyaan Salsa. dia segera pergi dari kantin kampus karna terlanjur malu di tertawakan oleh Mahasiswa
Rendi pun langsung mengikuti Dani "Dan.. udah.. gak usah ganggu dia lagi... si bidadari kalem itu gak selemah yang lo kira"
"Diem lo.." ucap Dani meninggi
Sementara tuan Yuda tengah asyik menonton pertunjukan itu langsung tertawa terbahak bahak.
Wah.. wah.. wah.. gadis nakal ku masih kalem tapi menghanyutkan. tapi kalau dia menyuruh duduk laki laki itu... pasti sudah ku seret.
batin tuan Yuda
"Neng.. ini gorengan sama minuman nya" ucap Bu Murah
"Terimakasih bu.." ucap Angela tersenyum
"Sama sama Neng" bu Murah beranjak pergi
"Bu... ini bayar nya" ucap Nata menghampiri bu Murah
__ADS_1
"Eh.. Neng Nata.. tadi sudah di bayar sama suami Neng" Bu Murah menunjuk laki laki berjaket hodie hitam, bertopi hitam memakai masker. saat Nata melihat ke arah lelaki tersebut. laki laki itu membuka masker nya
Deg Deg Deg
"Tuan Yuda" gunam Nata pelan
"Kak Nat.. ada apa??" tanya Angela, muka Nata terlihat pucat
"Tuan Yuda.." gunam Nata kecil
"Hah.. Kak Yuda ada disini!" Angela mulai menyuruh Nata duduk dan minum agar bisa tenang
Angela mulai menelpon Nenek
Angkat... Nek... darurat...
batin Angela
Angela ☎ Assalamualaikum Nek
Nenek Asih ☎ Waalaikumsalam
Angela ☎ Nek.. gawat... kakak menguntit kami di kampus
Nenek Asih ☎ Tenanglah ... dia sudah janji akan membiarkan Nata seminggu di kampung
Angela ☎ Tapi Nek.. aku gak mau kita tinggal terpisah Nek..
Nenek Asih ☎ Angela.. dengarkan Nenek. status Nata masih istri tuan Yuda.. akan berdosa jika Nata terlalu lama meninggal kan suaminya
Angela ☎ Kalo kak Nat pergi kita ikut.
Nenek Asih ☎ Tenang saja kita akan ikut dimana pun Nata berada
Sambungan terputus
B
E
R
S
A
M
B
U
N
G
__ADS_1
Jangan lupa kak, Like dan Vote
Like nya masih Naik turun, author jadi kurang bersemangat.