
Sandra langsung memeluk Tuan Yuda dengan erat. "Sakit Mas.." Rintih Sandra memegangi pipinya yang lebam.
"Keterlaluan" Tuan Yuda langsung membawa Sandra masuk ke dalam Istana.
"Ayah!!! Gila!!! Apa Ayah lebih memilih dia dari pada ibu" Teriak Kenzo kesal. Kenzo hendak menyeret keluar Sandra, tetapi Uncle Jimy langsung memegangi Kenzo erat dengan bantuan beberapa bodyguard.
"Jangan hancurkan rencana yang ayahmu buat!"gunam Uncle Jimy pelan.
"Awas saja kau Nyai Demit!!" Kenzo langsung di seret pergi masuk ke dalam kamar.
Tuan Yuda langsung membaringkan Sandra di ranjang, lalu ia pergi menuju kamar Kenzo. "Bocah itu selalu menghancurkan rencana ku" ucap Tuan Yuda meremas tangannya.
Di dalam kamar Kenzo. Jimy dan para bodyguard sempat kelelahan karena Kenzo terus memberontak ingin menghajar sang Nyai Demit Sandra. ( Demit / setan )
"Lepas! kalau sampai kalian tidak melepaskan aku! maka nyawa keluarga kalian yang menjadi taruhannya!!" teriak Kenzo dengan kencang. para bodyguard itu terlihat ragu memegangi Kenzo yang semakin menggila.
Tuan Yuda mendengar suara teriakan Kenzo. "Ayahhhhhhh!!!"
"Anak itu bisa bisa menghancurkan rencana ku" Tuan Yuda masuk ke dalam kamar Kenzo yang sudah berantakan karena kemarahan Kenzo.
__ADS_1
"Lepaskan dia!" ucap Tuan Yuda sembari duduk di sofa kamar Kenzo.
Kenzo langsung mendorong keras bodyguard itu sampai jatuh terjungkal. "Rasakan!"
"Ayah! kenapa Ayah membawa Nyai demit itu ke rumah kita?" tanya Kenzo dengan berapi api.
"Kali ini Ayah harus membiarkan ibu hidup dengan tenang!!!" Kenzo berjalan mendekat pada sang Ayah, ingin rasanya Kenzo menonjok muka sang Ayah. namun kata kata sang ibu selalu membuat Kenzo tak kuasa.
Kenzo mengepalkan tangannya. "Bebaskan ibu dari ikatan Neraka Ayah! aku tau Ayah berpura pura mencintai ibu. Ayah hanya perduli dengan kami anak anak ayah. karena ibu terlanjur hamil kami! jadi Ayah tidak jadi menyiksanya" Kenzo menatap lekat mata sang Ayah. mencari keberan dari sorot mata sang Ayah.
"Benar.. jika ibumu tidak hamil Kenza, Kenzi dam kamu! ayah tidak mungkin akan mengampuninya setelah kabur dan bersembunyi di desa terpencil" ucap Tuan Yuda.
Tuan Yuda masih terdiam tak ingin menjawab Kenzo. "Jika memang benar. maka lepaskan ibu!" ucap Kenzo. tangannya mengepal erat sambil melihat ekspresi wajah sang ayah.
"Sudah.. Ayah sudah kirim surat cerai itu pada ibumu. pastikan ibumu menandatangi surat cerai itu" ucap Tuan Yuda ketus.
Kenzo menatap tajam sang Ayah. Bug
Tuan Yuda tersungkur karena pukulan Kenzo.
__ADS_1
"Sampai kapanpun aku tidak akan memaafkan Ayah!!! setelah Ayah memilih wanita itu dari pada ibu!" Kenzo tak kuasa menatap sang Ayah. "Ayah sudah kehilangan aku dan kakak. mulai saat ini aku bukan lagi anak dari Yudana Arga Soedarjo!!!!" Kenzo langsung pergi keluar dari kamarnya dulu. Jimy langsung menyusul Kenzo keluar dari istana.
Sebelum menyusul Kenzo keluar Istana. Jimy berhenti sejenak lalu membungkuk hormat pada Tuan Yuda. "Maafkan saya Tuan. saya juga berhenti menjadi sekretaris pribadi anda. saya Jimy, bekerja kembali menjadi sekretaris pribadi anda karena saya ingin melindungi Nyonya Nata, tetapi orang yang saya lindungi telah pergi. jadi tugas saya sudah selesai" Jimy keluar dari kamar Kenzo.
Tuan Yuda mendegus kesal. "Hah"
**********
"Ibu ada apa?" tanya Kenzi dengan heran. sang ibu memegang kertas dengan gemetaran.
Kenzi langsung megambil kertas itu dari sang ibu. Kenzi langsung terbelalak membaca kertas itu. "Surat cerai" gunam Kenzi pelan.
Nata langsung merebut kertas itu dari tangan Kenzi. Nata dengan gemetar dan menangis menandatangi surat cerai yang suaminya kirim jauh jauh kemari. "Aku sudah tanda tangan! cepat pergi dari sini!" teriak Nata histeris sambil membuang kertas itu sembarang.
orang suruhan Sandra tersenyum. "Terimakasih Nyonya"
Jangan lupa Vote, like dan Fav
Kalo Favorit kakak bisa tau kapan Novel Ceo Pemaksa Update❤
__ADS_1