
Kenzi terbangun karena terganggu oleh sinar matahari yang menerobos masuk ke dalam kamarnya bersama Rey. dengan langka gonta Kenzi berjalan menuju ke dalam kamar mandi sambil meringis. "Sangat ganas" Kenzi langsung berpegangan pada pintu kamar mandi. Andai saja di kamar tidak ada Rey yang sedang tertidur pulas, mungkin Kenzi sudah berteriak kesakitan.
Di dalam kamar mandi Kenzi membersihkan diri di dalam bathup dengan sabun mawar disertai dengan kelopak mawar merah.
Ceklek
Rey masuk ke kamar mandi dengan santainya menggunakan boxer yang ketat. Kenzi terkejut melihat suaminya yang mulai memasuki bathup bersamanya. "Kak" Kenzi terpekik kaget karena pelukan Rey yang semakin erat.
"Aku ingin bilas kak, kasihan Baby Reyki belum minum asi" Rey langsung melepaskan pelukannya pada Kenzi. dengan cepat Kenzi langsung berjalan tertatih menuju shower untuk membilas tubuhnya.
Rey memperhatikan jalan Kenzi yang tertatih. dengan cepat Rey langsung membilas tubuhnya, lalu memakai handuk kimononya. "Lambat sekali" Rey langsung menggendong Kenzi menuju kamarnya. Kenzi langsung tersenyum melihat tingkah romantis suami es nya ini.
"Waktu yang merubah segalanya" Kenzi tersenyum melihat seuaminya ini.
"Turunkan aku!" Rey langsung menurunkan Kenzi.
Kenzi langsung mencari baju yang akan ia pakai. ketika sudah siap, Kenzi langsung berjalan menuju ke kamar Baby Reyki. "Anak Momy.." Kenzi langsung menggendong Baby Reyki. Reyki terlihat kehausan mencari cari dada sang ibu. Kenzi langsung menyusui Baby Reyki.
Baby Reyki tidak mau menerimanya. Kenzi semakin bingung karena Baby Reyki. Kenapa benar benar tidak ingin Baby Reyki meminum susu formula.
"Anak Momy kenapa?" Kenzi terlihat bingung sekali.
"Reyki" Reyan masuk ke dalam kamar Reyki. "Ada apa?" tanya Rey heran. Kenzi terlihat malu untuk menjelaskannya.
"Pakai saja susu formula" Rey langsung menimang Baby Reyki. lengan kekarnya sangat nyaman untuk bayi itu. Baby Reyki terlihat tertidur pulas.
"Baiklah Kak.. jaga Reyki sebentar" Rey hanya mengangguk mendengarkan ucapan sang istri.
__ADS_1
"Anak Ayah tau saja itunya momy kepunyaan Ayah" Rey terlihat tersenyum bahagia karena Baby Reyki menolak asi Kenzi. bagaimana bisa sang Rey cemburu dengan bayinya sendiri.
"Kak.. kamu tak apa?" tanya Kenzi sambil mengecek kening Rey. mungkin saja Rey sedang panas tinggi karena tersenyum senyum sendiri seperti orang stres.
"Aku masih waras Ji!" Rey mendengus kesal melihat ulah Kenzi. dia langsung menjauhkan tangan Kenzi dari keningnya sendiri. "Kamu kira suami kamu ini stres??"
Kenzi hanya mengangguk tersenyum kikuk. "Bhahah maaf, aku kira kakak memang sangat banyak pikiran sampai sampai tersenyum senyum sendiri seperti orang gila" Kenzi langsung berlari menjauh dari jangkauan suaminya.
"Ji!!!" Teriak Rey keras. Baby Reyki langsung menangis kencang karena mendengar suara sang Ayah.
Sedangkan Kenzi langsung berlari kembali menuju kamar Baby Reyki. "Kak! sedeng!" Kenzi langsung mencoba mengambil Baby Reyki dari gendongan Rey, yang mencoba menenangkan sang Baby.
"Kembalikan!" Kenzi langsung menggendong memberikan asi untuk Baby Reyki. tanpa di duga Baby Reyki mau menerima asi Kenzi.
Rey yang melihat itu langsung mengerang keras. agaknya Baby Reyki mencoba balas dendam karena sang Ayah membangunkan tidur pulasnya.
"Kak tidurlah di samping Baby Reyki!" Kenzi mengguncang tubuh suaminya.
"Ini terlalu sempit untuk mu! ayolah pindah ke samping Baby Reyki"
"Geser saja Reyki nya" ucap Rey.
Kenzi menggeleng gelengkan kepalanya karena melihat kelakuan suaminya. Rey memeluk Kenzi dari belakang, menggesek gesekan mukanya ke punggung Kenzi.
"Geli! ya ampun" Kenzi tertawa terbahak bahak. untung saja Baby Reyki tak terganggu sama sekali dengan tawa sang ibu yang menggelegar.
"Kak.. jangan kencang kencang peluknya! aku sesak" Kenzi mulai kesal dengan Suaminya.
__ADS_1
Kenzi menyikut Rey.
Bug
Rey langsung terjatuh dari tempat tidur. "Ji--
suara Rey terpotong, kerena jari telunjuk Kenzi tepat berada di depan bibirnya.
"Ya ampun! diamlah.. jangan sampai Baby Reyki bangun lagi" Kenzi membantu Rey untuk bangun dari karpet bulu yang halus dan empuk. Kenzi mengantisipasi kalo kalo Baby Reyki terjatuh.
"Aku sudah bilang kalo aku kesempitan kakak" Kenzi langsung membaringkan Rey di sebelah Baby Reyki. sekarang Baby Reyki menjadi pembatas antara Kenzi dan suaminya, Reyan.
"Kak.. kamu gak kerja?" Tanya Kenzi penasaran. biar bagaimanapun, Reyan harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan yang di perlukan Baby Reyki.
Rey menggeleng cepat.
😂😂😂😂
Yuks yuks main ke Novel author yang terbaru yang berjudul NONA MUDA ANGKUH
Ceritanya gak kalah seru loh.
Ceritanya tentang pertemuan GILSA GUSTOF DAN KENZO ARGA SOEDARJO.
Kenzo itu anak ke tiga dari Nata dan Tuan Yuda guys.. barangkali ada yang minat baca. silahkan Klik profil Yana
Jangan lupa tinggalkan LIKE, COMENT, VOTE, DAN RATE 5😍😘😘😘
__ADS_1